Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Penjualan air Zamzam di Pasar Tanah Abang kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengungkapkan jalur distribusi air Zamzam dari Arab Saudi ke Indonesia, di tengah pembatasan ekspor yang diberlakukan pemerintah setempat.

Berdasarkan penelusuran di lokasi, air Zamzam yang dijual di pasar tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari jamaah umrah, importir khusus, hingga awak kabin pesawat.

Salah satu pedagang, Riadi, mengatakan pasokan air Zamzam umumnya dibawa langsung oleh jamaah umrah. Menurut dia, jalur ini lebih memungkinkan dibandingkan melalui jamaah haji yang memiliki aturan lebih ketat terkait barang bawaan.

“Kalau di sini, air Zamzam dibawa oleh jamaah umrah. Kalau haji kan lebih susah karena ada ketentuannya,” ujar Riadi.

Ia menambahkan, jamaah umrah yang membawa air tersebut merupakan bagian dari jaringan toko yang bersangkutan dan rutin bepergian ke Tanah Suci.

Sementara itu, pedagang lain bernama Firman mengaku memperoleh pasokan dari importir khusus. Ia menyebut saat ini persyaratan distribusi air Zamzam semakin ketat, sehingga tidak bisa dibawa secara sembarangan.

“Air Zamzam yang dijual di sini dari importir. Ada importir khusus karena sekarang persyaratannya lumayan ketat,” kata Firman.

Ketatnya jalur distribusi berdampak pada harga jual. Untuk kemasan galon 5 liter, air Zamzam dijual sekitar Rp 500.000 per galon.

“Karena lewat importir khusus, jadi harganya mahal. Satu galon 5 liter bisa Rp 500.000,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Deny, menyebut pasokan juga datang melalui pramugari. Menurut dia, pembatasan ekspor dari Arab Saudi membuat jalur distribusi semakin terbatas.

“Di sini dibawa pramugari, karena kalau lewat orang biasa sudah tidak boleh dari sananya,” kata Deny.

Dalam sehari, ia mengaku bisa memperoleh sekitar lima galon ukuran 5 liter. Namun, pengambilan dilakukan secara berkala setiap dua pekan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditangkap Pasukan Elite AS, Ini Rekam Jejak Nicolas Maduro hingga Jadi Presiden Venezuela

    Ditangkap Pasukan Elite AS, Ini Rekam Jejak Nicolas Maduro hingga Jadi Presiden Venezuela

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Venezuela Nicolas Maduro dilaporkan ditangkap oleh pasukan elite Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Delta Force, unit misi khusus tertinggi militer AS, sebagaimana diungkap sejumlah pejabat Amerika Serikat kepada CBS News. Maduro dikenal sebagai salah satu tokoh politik paling berpengaruh sekaligus kontroversial di Venezuela dalam dua dekade […]

  • DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim 280 Persen, Minta Reformasi dan Pengawasan Ketat

    DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim 280 Persen, Minta Reformasi dan Pengawasan Ketat

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan gaji hakim hingga 280 persen merupakan langkah bersejarah dalam memperkuat fondasi keadilan nasional. Namun, ia menegaskan kebijakan ini harus diiringi dengan reformasi sistem dan pengawasan ketat agar benar-benar meningkatkan integritas peradilan. “Langkah Presiden Prabowo patut diapresiasi karena menunjukkan keberpihakan terhadap […]

  • PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon sepanjang 2025. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berhasil menekan emisi hingga 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) melalui berbagai inisiatif pelayaran berkelanjutan. Kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari armada tanker unggulan PIS, di antaranya Pertamina Prime sebesar 37.596 ton […]

  • Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    Garuda–Citilink Kocok Ulang Rute, Cegah Kanibalisasi & Perkuat Efisiensi Operasional

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan Citilink melakukan penataan ulang rute penerbangan untuk mencegah kanibalisasi antarunit usaha dalam satu grup. Langkah ini menjadi bagian dari strategi transformasi untuk mengembalikan kinerja perseroan agar lebih sehat dan kompetitif. Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Sugiarto Oentoro, menegaskan bahwa harmonisasi jaringan penerbangan menjadi kunci untuk menghindari gesekan pasar […]

  • OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama dalam pengembangan bidang FinTech dan memperkuat kerja sama di bidang keuangan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi Keuangan (Fintech). MoU ini melanjutkan kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2018, serta memperluas upaya bersama dalam […]

  • Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    Ini Penyebab Timnas Indonesia Keok dari Arab Saudi

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi setelah kalah tipis 2-3 pada laga perdana Grup B Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan harus menyerah dari tim tuan rumah. […]

expand_less