Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Properti » Menteri ATR/BPN Soroti Penerima TORA yang Banyak Salah Sasaran

Menteri ATR/BPN Soroti Penerima TORA yang Banyak Salah Sasaran

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap sejumlah persoalan yang masih muncul dalam pelaksanaan Reforma Agraria. Salah satunya ketidaktepatan sasaran subjek Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA).

Padahal, aturan sudah jelas bahwa penerima TORA harus memenuhi kriteria prioritas, antara lain warga yang tinggal di sekitar objek tanah. Kemudian, masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada tanah, baik petani maupun buruh tani; serta kelompok masyarakat miskin ekstrem yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kategori desil satu (sangat miskin) dan desil dua (miskin dan rentan).

Namun dalam praktiknya, Nusron menyoroti adanya intervensi dan tekanan politik lokal yang menyebabkan penetapan subjek tidak sesuai ketentuan.

Situasi ini berpotensi memunculkan ketidakadilan baru dalam program Reforma Agraria.

“Jangan sampai karena tekanan politik lokal, orang-orang yang tidak tinggal di sekitar objek atau bukan petani justru mendapatkan jatah. Apalagi kalau yang mestinya menerima adalah mereka yang masuk desil satu dan desil dua,” tegasnya dikutip Kompas.com, Rabu (26/11/2025).

Untuk itu, Nusron meminta agar para kepala daerah dan anggota Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) ikut memastikan subjek penerima TORA benar berasal dari kelompok yang berhak. Subyek TORA harus kita prioritaskan kepada masyarakat miskin dan mereka yang hidupnya bergantung pada tanah.

“Jangan sampai keputusan ini dipengaruhi tekanan atau kepentingan politik,” ujar dia.

Keterlibatan tersebut sebagaimana sudah ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2023. Perpres tersebut menyebutkan bahwa Ketua GTRA di tingkat daerah adalah kepala daerah secara ex-officio. Di tingkat pusat, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto bertindak sebagai Ketua GTRA, sedangkan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid sebagai Ketua Harian.

Dalam struktur tersebut, Kementerian ATR/BPN memiliki mandat menyediakan dan menetapkan objek TORA, namun penetapan subjek penerima sepenuhnya berada pada kewenangan kepala daerah. Di hadapan bupati, wali kota, dan anggota GTRA se-Provinsi Bali, Nusron meminta agar penetapan subjek TORA dilakukan secara cermat dan berintegritas.

Dia mengingatkan kepala daerah untuk tidak memasukkan nama-nama yang tidak memenuhi syarat hanya karena kedekatan politik atau imbal jasa.

“Kalau bisa diteliti betul oleh timnya, Pak Bupati. Pastikan penerima benar-benar tepat dan memberi manfaat,” pungkasnya.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    IHSG Dibuka Loyo ke 8.112 Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada sesi pertama perdagangan Jumat (17/10/2025). IHSG melemah 9,62 poin atau 0,14% ke 8.112,63. Sebanyak 252 saham naik, 144 saham turun dan 201 saham stagnan. Lima indeks sektoral menguat, Sedangkan enam indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku […]

  • Ngeri! Perumahan Subsidi di Bekasi Tenggelam, Ribuan Warga Mengungsi

    Ngeri! Perumahan Subsidi di Bekasi Tenggelam, Ribuan Warga Mengungsi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Banjir parah kembali merendam kawasan perumahan subsidi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Genangan air mencapai ketinggian hingga 2 meter, membuat kawasan hunian warga berubah bak danau besar dan memaksa ribuan warga mengungsi. Banjir terjadi sejak Jumat (23/1/2026) akibat luapan Kali CBL yang tak mampu menampung debit air. Hingga Minggu (25/1), air […]

  • Emas Antam Kembali Tergelincir, Segini Harga Buyback Hari Ini

    Emas Antam Kembali Tergelincir, Segini Harga Buyback Hari Ini

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin (18/5/2026). Setelah sempat bergerak fluktuatif dalam beberapa hari terakhir, harga logam mulia kini turun Rp5.000 per gram. Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas Antam dibanderol Rp2.764.000 per gram. Angka tersebut lebih rendah dibanding perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.769.000 per gram. Tak […]

  • UMP 2026 Tak Lagi Diputuskan Pemerintah Pusat, Penetapan Diserahkan ke Kepala Daerah

    UMP 2026 Tak Lagi Diputuskan Pemerintah Pusat, Penetapan Diserahkan ke Kepala Daerah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 tidak lagi diumumkan secara terpusat. Penetapan akan dilakukan oleh kepala daerah berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan di masing-masing wilayah. Ketentuan baru ini tengah disiapkan melalui rancangan Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengupahan. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan bahwa regulasi baru tersebut memberikan ruang lebih besar bagi daerah untuk menyesuaikan besaran kenaikan […]

  • BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291

    BPS Catat Ketimpangan Pengeluaran di Jambi Menurun, Gini Ratio September 2025 Jadi 0,291

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat gini ratio September 2025 sebesar 0,291, turun dibandingkan Maret 2025 yang sebesar 0,301 dan September 2024 yang mencapai 0,315. Penurunan gini ratio tersebut mengindikasikan distribusi pengeluaran penduduk Jambi yang semakin merata. BPS menyebutkan, tren penurunan ini menjadi […]

  • Mengenal Healthy Aging, Peran Gaya Hidup, dan Potensi Teknologi Nanobubble

    Mengenal Healthy Aging, Peran Gaya Hidup, dan Potensi Teknologi Nanobubble

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Penuaan merupakan proses biologis alami yang dialami setiap manusia. Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, mulai dari menurunnya produksi energi, melambatnya regenerasi sel, hingga berkurangnya efisiensi sistem imun dan mekanisme perbaikan jaringan. Meski demikian, para peneliti menilai proses penuaan tidak hanya dipengaruhi oleh usia kronologis. Berbagai faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, kualitas […]

expand_less