Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.762 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.798 per dolar AS.

Penguatan ini seiring melemahnya indeks dolar di tengah sentimen global yang mereda. Saat ini indeks dolar mengalami depresiasi sebesar 0,18% menuju posisi 97,45.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,31%. Disusul won Kora menguat 0,16%, yen Jepang menguat 0,12%, dan dolar Singapura menguat 0,12%.

Kemudian yuan China menguat 0,07%, peso Filipina menguat 0,06% dan dolar Taiwan menguat 0,03% terhadap dolar AS.

Sedangkan dolar Hong Kong menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS pagi ini dengan pelemahan 0,01%.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif tetapi berpotensi ditutup melemah pada rentang Rp16.790 hingga Rp16.830 per dolar AS pada hari ini.

Sebelumnya, dia menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan kemarin, terjadi di tengah dinamika eksternal yang cukup kuat dan rilis data inflasi domestik yang meningkat.

Menurutnya, penunjukan Kevin Warsh menjadi sorotan utama pasar karena pandangannya yang kritis terhadap aktivitas pembelian aset bank sentral.

Meski dianggap setuju dengan keinginan Trump untuk pemangkasan suku bunga tajam, Ibrahim menuturkan bahwa kebijakan moneter jangka panjang di bawah Warsh diprediksi tidak akan se-longgar yang diperkirakan.

“Warsh kemungkinan besar akan menekankan kelemahan pasar tenaga kerja sebagai risiko terbesar. Jika dikonfirmasi, ia diprediksi mendukung penurunan suku bunga lebih lanjut saat masa jabatan Powell berakhir pada Mei mendatang,” ujar Ibrahim dalam risetnya kemarin.

Di sisi lain, tensi geopolitik menunjukkan tanda-tanda de-eskalasi setelah Donald Trump menyatakan Iran mulai serius untuk bernegosiasi.

Dari sisi internal, kondisi fundamental ekonomi Indonesia mencatatkan performa positif. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2025 mencatatkan surplus kumulatif US$41,05 miliar, lebih tinggi dibandingkan capaian 2024 yang sebesar US$31,04 miliar.

Namun, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada realisasi inflasi Januari 2026 yang tercatat mencapai 3,55% secara tahunan (year on year/yoy).

Kenaikan IHK terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar yang memberikan andil inflasi sampai dengan 11,93%.

“Inflasi tahunan yang cukup tinggi ini dipengaruhi oleh low base effect tahun sebelumnya, terutama terkait penyesuaian tarif listrik. Namun, secara bulanan, Januari 2026 sebenarnya mengalami deflasi sebesar 0,15%,” ucap Ibrahim.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA dan Pantau Ketat 5 Emiten

    Harga Saham Bergerak Tak Wajar, BEI Tetapkan UMA dan Pantau Ketat 5 Emiten

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat aktivitas perdagangan lima emiten yang mengalami pergerakan tidak biasa dan masuk kategori Unusual Market Activity (UMA). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan investor di pasar modal. Kelima emiten tersebut adalah PT Mahkota Group Tbk (MGRO), PT Lancartama Sejati Tbk (TAMA), PT Jantra Grupo Indonesia Tbk […]

  • Tol IKN Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya

    Tol IKN Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar baik bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. Pemerintah membuka sementara jalan tol menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan tarif gratis selama periode tertentu guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kalimantan Timur menyampaikan bahwa dua akses jalan bebas hambatan menuju kawasan […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

    Nasib Kopi Indonesia di Tengah Harga Tak Stabil dan Iklim Ekstrem

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia dikenal sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia. Namun, industri kopi nasional kini menghadapi tantangan serius akibat volatilitas harga global, perubahan iklim, serta pengetatan regulasi internasional yang terus berkembang. Kondisi tersebut berdampak langsung pada petani hingga eksportir kopi di Tanah Air. Di tengah tekanan tersebut, Louis Dreyfus Company (LDC) menempatkan diri […]

  • BTN Pede, Dana Rp 25 Triliun Habis pada November

    BTN Pede, Dana Rp 25 Triliun Habis pada November

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tetap menyatakan optimismenya bahwa penempatan uang negara sebesar Rp 25 triliun di BTN akan terserap habis pada November 2025. Ini sejalan dengan upaya perseroan menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif, termasuk perumahan rakyat yang menjadi prioritas dan keahlian perseroan. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa penyerapan […]

  • OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026

    OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 T 2026

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana melalui pasar modal Indonesia mencapai Rp250 triliun pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari, dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan yang digelar di Jakarta Pusat, Kamis (5/2/2026). Friderica menekankan, pencapaian target penghimpunan dana di pasar […]

expand_less