Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Indonesia Hentikan Impor Beras Industri Mulai 2026

Indonesia Hentikan Impor Beras Industri Mulai 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNSI.COM – Pemerintah memastikan Indonesia tidak lagi melakukan impor beras untuk kebutuhan bahan baku industri pada 2026. Kebijakan ini mencakup beras pecah dan beras ketan pecah dengan tingkat keutuhan di bawah 15 persen yang selama ini digunakan sebagai bahan baku industri pangan.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Neraca Komoditas (NK) Tahun 2026 yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Dalam rapat itu, pemerintah menegaskan komitmen untuk mengutamakan pasokan dari hasil produksi petani dalam negeri.

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono mengatakan, selain beras industri, pemerintah juga memastikan tidak ada impor untuk beras konsumsi maupun gula konsumsi pada 2026.

“Impor gula konsumsi tidak ada. Impor beras konsumsi juga tidak ada. Beras industri pun tidak jadi diimpor. Untuk konsumsi, kita hampir seluruhnya sudah swasembada,” ujar Tatang dalam keterangan resmi, Selasa (30/12/2025).

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia tidak lagi mengimpor beras umum yang sebelumnya sempat ditugaskan kepada Perum Bulog untuk menambah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Adapun pada 2025, pemerintah sempat menerbitkan kuota impor beras industri bagi 13 pelaku usaha swasta untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tepung beras dan bihun. Namun, kebijakan itu tidak dilanjutkan pada tahun depan.

Dengan dihentikannya impor beras industri, pemerintah mendorong pelaku usaha untuk mengoptimalkan bahan baku lokal, seperti beras pecah dan beras ketan pecah produksi dalam negeri. Pemerintah berharap bahan baku lokal mampu memenuhi spesifikasi industri, termasuk kadar amilosa, tingkat kebersihan, viskositas, serta tingkat kekerasan (hardness).

Selain beras, pemerintah juga memastikan tidak ada impor gula konsumsi pada 2026. Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional Tahun 2026 per 28 Desember 2025, carry over stock gula konsumsi dari 2025 ke 2026 diperkirakan mencapai 1,437 juta ton.

Sementara itu, kebutuhan konsumsi gula nasional diperkirakan sebesar 2,836 juta ton per tahun. Dengan estimasi produksi gula konsumsi mencapai 2,7 juta hingga 3 juta ton, pemerintah menilai ketersediaan gula dalam negeri berada pada kondisi surplus yang cukup kuat.

Kebijakan serupa juga diterapkan pada komoditas jagung. Pemerintah memastikan tidak ada impor jagung pakan, benih, maupun jagung rumah tangga pada 2026. Stok jagung nasional dari sisa tahun sebelumnya diperkirakan mencapai 4,521 juta ton, meskipun terdapat potensi susut sekitar 831.600 ton.

Produksi jagung nasional pada 2026 diproyeksikan sebesar 18 juta ton, sedangkan kebutuhan tahunan sekitar 17,055 juta ton. Dengan demikian, pemerintah menilai pasokan jagung nasional tetap aman meski tanpa impor.

Kebijakan penghentian impor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat swasembada pangan nasional serta meningkatkan serapan hasil produksi petani lokal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    Sudah Diposisi Rp17.126, Rupiah Kembali Menguat Gegara Faktor Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat pada perdagangan Selasa (21/4/2026) pagi. Rupiah menguat 42 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.126 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.168 per dolar AS. Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong oleh meningkatnya optimisme pasar terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai […]

  • Kawasan JBC Play Button

    Ada Tiga Venue Malam Pergantian Tahun di JBC

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Jambi Business Center (JBC) menyiapkan beragam hiburan untuk masyarakat Jambi dengan konsep acara yang tersebar di beberapa titik kawasan. Manajemen JBC menyiapkan tiga venue utama, yakni Paviliun JBC, VR Park JBC, dan Kopi Mansur, guna memberikan pengalaman hiburan yang lebih variatif bagi pengunjung. Pihak Manajemen JBC menyampaikan bahwa […]

  • Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau ngomongin kuliner khas Palembang, kebanyakan orang langsung ingat pempek. Padahal, ada satu hidangan tradisional yang nggak kalah lezat dan sarat makna, yaitu burgo. Makanan khas Palembang ini punya cita rasa gurih dengan kuah santan putih yang lembut dan bikin nagih, apalagi disantap saat sarapan atau berbuka puasa. Sejarah Burgo, Warisan Kuliner Palembang […]

  • Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    Ahli Konstruksi Ingatkan Pentingnya SNI dan SLF untuk Semua Gedung

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli Konstruksi Davy Sukamta menyarankan seluruh bangunan gedung harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Standar Layak Fungsi (SLF). Hal itu salah satunya guna memitigasi terjadinya kebakaran gedung. “Kita punya SNI 03-1735-2000 yang mengatur akses bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung,” kata Davy Sukamta dikutip Kompas.com, Kamis (11/12/2025). […]

  • Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

    Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergeseran perilaku konsumsi masyarakat pada akhir 2025 dinilai menjadi sinyal awal tantangan perekonomian Indonesia pada 2026. Tekanan biaya hidup dan ketidakpastian pendapatan mendorong rumah tangga lebih memilih menabung dibandingkan meningkatkan belanja. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan porsi pendapatan masyarakat yang dialokasikan untuk konsumsi atau average propensity to consume pada Desember 2025 turun […]

  • Menkes Budi Gunadi Sadikin: Gunakan Label Nutri-Level, Pilih Makanan Sehat dari A hingga B

    Menkes Budi Gunadi Sadikin: Gunakan Label Nutri-Level, Pilih Makanan Sehat dari A hingga B

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat memanfaatkan label Nutri-Level sebagai panduan dalam memilih makanan dan minuman sehat. Label ini dinilai dapat membantu publik memahami kandungan nutrisi secara cepat dan sederhana. “Pastikan kalau makan dan minum, pilih yang sehat, utamakan kategori A dan B. Kalau D, sebaiknya dibatasi,” kata Budi dalam peluncuran sistem […]

expand_less