Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.956, Pengamat Sebut Faktor Penyebabnya Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah sore ini. Rupiah terkoreksi sebesar 1,50 poin atau 0,01 persen di level Rp 16.956 dari penutupan sebelumnya di level Rp16.955.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemahan ini terutama didorong oleh serangkaian faktor eksternal yang menguatkan dolar. Sementara kekhawatiran atas proyeksi fiskal domestik juga menambah tekanan.

Ia menganalisis bahwa gejolak geopolitik dan kebijakan Amerika Serikat menjadi pemicu utama. Indeks dolar AS menguat di tengah ketegangan baru antara Washington dan Eropa, menyusul pernyataan Presiden Donald Trump yang mempertahankan tuntutannya atas Greenland dan mengancam memberlakukan tarif impor baru terhadap delapan negara Eropa.

“Selama akhir pekan, kekhawatiran akan perang dagang yang diperbarui meningkat setelah Trump mengatakan dia akan mengenakan bea tambahan 10 persen mulai 1 Februari pada barang impor dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris, meningkat menjadi 25 persen pada 1 Juni jika tidak ada kesepakatan tentang Greenland yang tercapai,” kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Sementara itu mengenai prospek penurunan suku bunga, sebagian besar analis memperkirakan Federal Reserve AS (Fed) akan menghentikan pelonggaran moneternya pada pertemuannya akhir bulan ini karena kondisi pasar tenaga kerja yang stabil.

“Pasar saat ini memperkirakan hanya 5 persen kemungkinan penurunan suku bunga Fed pada pertemuan kebijakan Januari, menurut alat CME FedWatch,” ucapnya.

Sementara itu, di tengah gempuran eksternal, sentimen domestik juga turut membebani rupiah.
Menurut Ibrahim, pelemahan ini terjadi meskipun dua lembaga keuangan global terkemuka, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, secara simultan merevisi ke atas prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk dua tahun ke depan.

Dalam proyeksi terkininya, IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027 akan bertengger di level 5,1 persen, sedikit lebih tinggi dari estimasi untuk tahun 2025 yang diproyeksikan tumbuh 5 persen.

Revisi naik ini mencerminkan optimisme yang lebih besar, dengan angka untuk 2026 naik 0,2 persen poin dan untuk 2027 naik 0,1 persen poin dari ramalan Oktober 2025. Proyeksi ini sejalan dengan perbaikan prospek ekonomi global, di mana IMF juga merevisi pertumbuhan dunia 2026 menjadi 3,3 persen dari sebelumnya 3,1 persen.

“IMF tak mengulas prospek terbarunya itu untuk ekonomi Indonesia. Namun, secara global, ketahanan pertumbuhan ekonomi lebih disebabkan gencarnya stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang akomodatif,” katanya.

Optimisme serupa datang dari Bank Dunia, yang memperkirakan pertumbuhan Indonesia akan terjaga di level 5,1 persen pada 2026, sebelum meningkat menjadi 5,2 persen pada 2027.

Bank Dunia menilai, terjaganya laju pertumbuhan ini didorong oleh efek kucuran stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah sejak 2025, ditambah dengan investasi yang akan terus dimotori pemerintah.

Secara relatif, jelas Ibrahim, performa ekonomi Indonesia yang diproyeksikan tetap kuat. Laju pertumbuhan 5,1 persen pada 2026 dan 2027 ini masih lebih cepat dibandingkan banyak negara dalam daftar 30 negara terpilih IMF, dan hanya tertinggal dari Filipina 5,6 persen pada 2026 serta India 6,4 persen pada 2026.

“Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp16.950-Rp16.980,” jelas Ibrahim dalam proyeksinya.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Asosiasi Emiten Terhadap Reformasi Integritas Pasar Modal 

    Dukungan Asosiasi Emiten Terhadap Reformasi Integritas Pasar Modal 

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pertemuan dengan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) untuk menjelaskan berbagai langkah tindak lanjut dalam pelaksanaan reformasi penguatan integritas pasar modal Indonesia. Hadir dalam pertemuan yang digelar di Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu, Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi, […]

  • Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    Gaikindo Tunggu Langkah Konkret Pemerintah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memberitahu bahwa tahun depan tidak ada insentif untuk mobil listrik. Meski demikian, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yakin pemerintah memiliki solusi terbaik. Alasan pemerintah tidak lagi memberikan insentif untuk mobil listrik adalah karena saat ini sudah banyak mobil listrik yang dirakit secara lokal. Selain itu, banyak juga mobil listrik yang harganya […]

  • Update Harga Sembako Jambi Hari Ini, Cabai Naik hingga 15 Persen

    Update Harga Sembako Jambi Hari Ini, Cabai Naik hingga 15 Persen

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga bahan pokok di Pasar Angso Duo pada Selasa (7/4/2026) menunjukkan tren yang relatif stabil, meski sejumlah komoditas strategis mengalami kenaikan dan penurunan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan bawang terpantau tidak mengalami perubahan harga. Harga beras medium seperti Beras […]

  • Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa temuan tambang emas ilegal di dekat kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) harus ditindak secara hukum. Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM hanya bertanggung jawab terhadap tambang yang memiliki izin resmi. “ESDM itu mengelola tambang yang ada izinnya. Kalau tidak ada […]

  • Setahun Pemerintahan Prabowo, Sektor ESDM Ciptakan 276 Ribu Lapangan Kerja dan PNBP Rp183 Triliun

    Setahun Pemerintahan Prabowo, Sektor ESDM Ciptakan 276 Ribu Lapangan Kerja dan PNBP Rp183 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mencatat capaian positif di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Menteri Bahlil Lahadalia berhasil membukukan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mencapai Rp183 triliun serta membuka lebih dari 276 ribu lapangan kerja baru di seluruh Indonesia. Bahlil menegaskan bahwa arah pembangunan sektor […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Lantik Robert Leonard Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

    Purbaya Yudhi Sadewa Lantik Robert Leonard Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Sekjen Kemenkeu), Jumat (27/3/2026). Robert menggantikan Heru Pambudi yang telah menjabat selama sekitar lima tahun sejak 2021. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24/TPA/2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 16 Maret 2026. Dalam prosesi pelantikan di […]

expand_less