Breaking News
light_mode
Beranda » Properti » Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

Rangka Atap Baja Ringan vs Kayu, Lebih Baik Pilih yang Mana?

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemilihan rangka atap masih menjadi topik hangat di kalangan pemilik rumah, terutama antara baja ringan dan kayu. Dulu, kayu merupakan material yang selalu digunakan untuk membuat rangka atap rumah.

Namun seiring berjalannya waktu, baja ringan semakin diminati sebagai material alternatif. Keduanya memiliki karakteristik berbeda yang memengaruhi kekuatan, keawetan, dan biaya konstruksi.

Dengan meningkatnya pembangunan dan renovasi jelang akhir tahun, isu ini kembali menjadi perhatian. Jadi mana yang lebih kuat rangka atap baja ringan vs kayu, berikut dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kelebihan baja ringan dalam hal kekuatan dan ketahanan
Baja ringan dikenal memiliki kekuatan tarik yang tinggi serta stabil terhadap cuaca ekstrem. Material ini tidak mudah melengkung atau memuai sehingga struktur bangunan lebih terjaga dalam jangka panjang. Lapisan pelindung pada baja ringan juga membantu mencegah karat serta membuatnya tahan terhadap serangan rayap.

Keunggulan lain terletak pada bobotnya yang ringan, sehingga pemasangan jauh lebih cepat dan tidak memberi beban besar pada struktur bangunan di bawahnya. Faktor ini membuat baja ringan semakin populer untuk hunian modern yang mengutamakan efisiensi.

2. Kayu masih menjadi pilihan untuk Tampilan Natural
Meski tren baja ringan terus meningkat, kayu tetap dipilih untuk rumah yang mengedepankan estetika alami. Jenis kayu keras seperti jati dan merbau memiliki kekuatan yang baik dan mampu memberi kesan hangat pada ruangan, terutama bila rangka atap dibuat terekspos.

Namun, penggunaan kayu membutuhkan perawatan tambahan agar tetap awet. Kayu rentan terhadap rayap, perubahan kelembapan, serta kemungkinan retak atau melengkung apabila kualitasnya tidak terjaga dengan baik.

3. Perbandingan kekuatan: baja ringan lebih konsisten
Ketika dibandingkan dari sisi kekuatan struktur, baja ringan umumnya lebih unggul karena memiliki mutu yang seragam dan tidak mengalami perubahan bentuk. Kayu dapat menjadi sangat kuat, tetapi kualitasnya bergantung pada jenis dan proses pengawetan.

Dalam penggunaan jangka panjang, baja ringan lebih tahan terhadap kerusakan dan membutuhkan perawatan yang lebih minimal.

4. Tren penggunaan baja ringan diperkirakan meningkat
Dengan meningkatnya minat pada rumah bergaya minimalis dan kebutuhan material yang efisien, penggunaan baja ringan diprediksi terus bertumbuh. Sementara itu, kayu tetap bertahan sebagai pilihan premium bagi pemilik rumah yang menaruh perhatian besar pada estetika dan karakter material.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

    ASEAN Sepakati Aturan Baru Perdagangan Barang, Dorong UMKM dan Ekonomi Hijau

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) resmi menyepakati aturan baru dalam perdagangan barang melalui penandatanganan The Second Protocol to Amend the ASEAN Trade in Goods Agreement (ATIGA Upgrade). Kesepakatan ini menandai langkah besar ASEAN dalam memperkuat integrasi ekonomi kawasan dan menghadapi tantangan global. Penyerahan naskah perjanjian dilakukan oleh Menteri Investasi, Perdagangan, dan […]

  • Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

    Rupiah Tikung Dolar AS, Melesat Rp16.762

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Rupiah menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.762 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.798 per dolar AS. Penguatan ini seiring melemahnya indeks dolar di tengah sentimen global yang mereda. Saat ini indeks dolar mengalami depresiasi sebesar 0,18% menuju posisi 97,45. Mayoritas mata uang di kawasan […]

  • Awal Tahun Harga Batubara Acuan Bersinar, Semua Kategori Naik

    Awal Tahun Harga Batubara Acuan Bersinar, Semua Kategori Naik

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren kenaikan harga batubara sejak akhir tahun terus berlanjut. Terbaru, harga batubara acuan (HBA) untuk periode pertama Januari 2026 juga mengalami kenaikan. Batubara dengan kandungan kalor tertinggi (6.322 GAR) mengalami kenaikan tertinggi. Dari 100,81 USD/ton di periode kedua Desember 2025, naik sebesar 2,49 USD menjadi 103,30 USD. Harga batubara acuan ini ditetapkan berdasarkan […]

  • Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    Puasa Ramadan 2026 di Arab Saudi Diperkirakan Mulai 19 Februari

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Umat Islam di Arab Saudi diperkirakan akan memulai ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026. Perkiraan tersebut didasarkan pada perhitungan astronomi yang dilakukan Departemen Astronomi dan Ilmu Antariksa Universitas King Abdulaziz. Departemen tersebut menyebutkan awal Ramadan kemungkinan jatuh pada 19 Februari, berdasarkan perhitungan fase bulan dan parameter astronomi tertentu. Meski […]

  • Harga Cabai Rawit Merah Naik 31 Persen di Pasar Talang Banjar Jambi

    Harga Cabai Rawit Merah Naik 31 Persen di Pasar Talang Banjar Jambi

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga cabai rawit merah di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Senin (19/1/2026), harga cabai rawit merah naik sebesar 31,03 persen menjadi Rp 58.000 per kilogram. Kenaikan tersebut terjadi di tengah kondisi sebagian besar harga kebutuhan pokok […]

  • Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    Purbaya Pastikan Tak Ada Pajak Baru di 2026

    • calendar_month Sel, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wajib pajak bisa bernapas lega tahun depan. Pemerintah memastikan tidak ada pajak baru maupun kenaikan tarif pajak pada 2026. Namun, otoritas fiskal menyiapkan sejumlah kebijakan baru yang menuntut kesiapan wajib pajak dalam menjalankan kewajiban perpajakan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan arah kebijakan pajak tahun 2026 akan fokus pada reformasi sistem, peningkatan kepatuhan, […]

expand_less