Sebentar Lagi Bayar Transportasi di Korsel Bisa Pakai Kartu Kredit
- account_circle -
- calendar_month Sel, 16 Des 2025
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Pemerintah Korea Selatan mempersiapkan sistem untuk wisatawan asing menggunakan bus dan kereta bawah tanah dengan kartu kredit yang diterbitkan di luar negeri.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Pemerintah Korea Selatan mulai meninjau sistem yang memungkinkan wisatawan asing menggunakan bus dan kereta bawah tanah di negara itu dengan kartu kredit yang diterbitkan di luar negeri.
Kementerian Pertanahan dan Transportasi baru-baru ini meluncurkan penawaran untuk menugaskan studi tentang pengenalan sistem pembayaran transportasi umum sistem terbuka, yang akan dimulai bulan ini dan berlangsung hingga akhir tahun depan, menurut para pejabat yang dikutip Yonhap.
Studi itu bertujuan untuk memungkinkan warga asing membayar transportasi umum secara langsung dengan kartu kredit internasional.
Saat ini, pengunjung harus membeli dan mengisi ulang kartu transportasi dengan uang tunai atau membeli kartu prabayar yang dirancang khusus untuk warga asing, yang sering kali menimbulkan ketidaknyamanan.
Melalui studi ini, kementerian berencana untuk memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk memperkenalkan sistem baru dan menentukan siapa yang harus menanggung biaya terkait. Kebutuhan akan peningkatan itu meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung asing sebesar 15,2% secara tahunan menjadi 15,82 juta selama periode Januari-Oktober 2025.
Kota-kota besar global, termasuk New York dan London, telah mengadopsi sistem yang memungkinkan penumpang menggunakan transportasi umum dengan kartu kredit mereka sendiri.
“Akan sulit untuk menerapkan sistem ini secara nasional dalam waktu singkat, sehingga pemerintah kemungkinan akan mengadopsi perluasan bertahap dengan berkonsultasi dengan pemerintah daerah dan operator transportasi umum,” kata seorang pejabat pemerintah.
Jika studi tersebut menghasilkan keputusan untuk memperkenalkan sistem tersebut, implementasi sebenarnya dapat dimulai paling cepat pada 2027, tambahnya.
Langkah pemerintah Korea Selatan untuk mengkaji sistem pembayaran transportasi umum yang terintegrasi dengan kartu kredit internasional mencerminkan upaya strategis untuk meningkatkan daya saing pariwisata negara tersebut di panggung global. Dalam era perjalanan yang serba digital, kemudahan akses transportasi publik menjadi salah satu faktor penentu utama pengalaman wisatawan.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan asing sebesar 15,2% secara tahunan, masalah ketidaknyamanan dalam membeli dan mengisi ulang kartu transportasi menggunakan mata uang lokal menjadi hambatan yang perlu diatasi.
Keputusan ini juga sejalan dengan tren adopsi di kota-kota besar dunia seperti New York dan London, yang telah lama mengaplikasikan sistem pembayaran terbuka/ open-loop payment system. Jika sistem ini berhasil diimplementasikan pada 2027, Korea Selatan akan semakin memperkuat citranya sebagai destinasi yang modern, efisien, dan ramah teknologi bagi turis internasional.
Upaya ini merupakan bagian dari visi yang lebih luas untuk menyederhanakan layanan publik, menjadikan pengalaman berkunjung menjadi lebih mulus dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua
- Sumber: Investor

Saat ini belum ada komentar