Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Mobil Toyota Diklaim Siap Tenggak BBM Campur Etanol 20%

Mobil Toyota Diklaim Siap Tenggak BBM Campur Etanol 20%

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Jepang, Toyota mengungkapkan kesiapan perseroan menjelang kebijakan mandatori dari pemerintah Indonesia yang akan mewajibkan campuran BBM dengan etanol 10% (E10).

Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan, seluruh lini produk Toyota di pasaran saat ini sudah kompatibel dengan BBM campuran etanol 20% alias E20. Alhasil, menurutnya produsen otomotif di Indonesia sejatinya sudah siap terhadap kebijakan mandatori E10.

“Kalau Toyota sudah sampai E20. Mungkin brand yang lain E10. Jadi aman E10 sebenarnya, aman lah,” ujar Bob dikutip Senin (13/10/2025).

Mengacu laman resmi Toyota, mobil yang dapat menenggak bahan bakar bioetanol dikembangkan melalui teknologi khusus yang bernama flexy fuel vehicle (FFV). Mesin flexy fuel dapat menggunakan bahan bakar bioetanol dengan kadar 5% (E5) hingga 100% (E100).

Sejatinya, FFV mirip dengan kendaraan konvensional berbasis BBM (internal combustion engine/ICE). Namun, yang membedakan adalah sistem bahan bakar yang dapat menggunakan etanol dan pengaturan sistem penggerak yang berbeda. Meskipun efisiensi bahan bakar biasanya menurun dengan peningkatan kadar etanol, beberapa mesin FFV justru menunjukkan kinerja akselerasi yang lebih baik saat menggunakan campuran etanol yang lebih tinggi.

Perlu diketahui, bioetanol merupakan bahan bakar alternatif dari nabati seperti tebu, singkong, atau jagung yang dapat dicampur dengan bensin dalam kendaraan bermotor. Sejumlah negara pun telah mengembangkan bioetanol, seperti Amerika Serikat (AS), Brasil, hingga Eropa.

“Di luar negeri itu sekarang hampir semua negara ini sudah menerapkan E10, E20, bahkan Thailand itu sudah bergerak ke E20. Di Amerika juga mereka sudah menerapkan di beberapa negara bagian E10, E15, bahkan ada E85. Di Brasil sudah E100,” jelas Bob.

Dari sisi lingkungan, penggunaan etanol disebut mampu menurunkan emisi hingga 65%. Di sejumlah negara seperti India, program etanol bahkan mendapat subsidi pemerintah karena bahan bakunya berasal dari hasil pertanian. Peningkatan permintaan etanol turut mendongkrak pendapatan petani. “Kalau bensin, itu kan tambang yang memproduksi, yang kaya kan pemilik tambang. Kalau etanol yang kaya siapa? Petani tebu, jagung, singkong. Nah, jadi kalau itu bisa berkembang dengan baik, itu bisa jadi pilar kedua pertumbuhan ekonomi kita setelah sawit. Jadi ada multiplier effect,” pungkas Bob.

Diberitakan sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku telah mendapatkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk segera membuat peta jalan untuk mendorong bensin di dalam negeri dicampur dengan etanol 10% guna menekan impor BBM.

“Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatory 10% etanol. Dengan demikian kita akan campur bensin kita dengan etanol tujuannya agar kita tidak impor banyak,” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (7/10/2025). Kendati demikian, Bahlil memastikan bahwa mandatory E10 tidak akan diterapkan tahun depan. Dia menyebut, hal tersebut masih perlu dipersiapkan dari segi bahan baku dan pengolahannya.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Perbedaan Balkon dan Teras, Harus Tahunya!

    Ini Perbedaan Balkon dan Teras, Harus Tahunya!

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pada banyak hunian modern, balkon dan teras kerap dianggap sebagai elemen serupa yaitu ruang kecil di luar bangunan yang menjadi tempat menikmati udara segar. Padahal, keduanya memiliki karakter, fungsi, dan pengalaman ruang yang berbeda. Perbedaan ini bukan sekadar istilah, tetapi menyangkut posisi dalam struktur bangunan, skala ruang, hingga cara penghuni berinteraksi dengan lingkungan […]

  • Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali terpukul Kamis (9/4/2026) pagi ini. Pelemahan ini terjadi karena tertekan sentimen global di tengah ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran dan arah kebijakan suku bunga The Fed. Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp17.030 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan sebelumnya di level Rp17.012 […]

  • Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga Kebutuhan hingga Transportasi Masih Naik

    Inflasi Jambi Juli 2026 Capai 3,25 Persen, Harga Kebutuhan hingga Transportasi Masih Naik

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Inflasi Provinsi Jambi mencapai 3,25 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada Juli 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh kelompok pengeluaran masyarakat. Dalam laporan Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi Jambi Juli 2026, BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) Jambi naik dari 108,87 pada Juli 2025 menjadi 112,41 […]

  • Harga Perak Antam Makin Berkilau, Naik Rp850 per Gram!

    Harga Perak Antam Makin Berkilau, Naik Rp850 per Gram!

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terus menguat. Pada perdagangan Kamis (13/8/2026), harga logam mulia berwarna silver itu kembali melesat dan lebih mahal dari sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp850 menjadi Rp43.950 per gram. Perdagangan sebelumnya, harga perak berada di level 43.100 per gram. Antam sendiri menyediakan sejumlah pilihan […]

  • Bandara Lombok Siap Layani Rute Penerbangan Langsung ke Turki

    Bandara Lombok Siap Layani Rute Penerbangan Langsung ke Turki

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Angkasa Pura Indonesia menyatakan Bandara Lombok telah siap melayani rute penerbangan internasional baru menuju Turki. Kesiapan tersebut mencakup seluruh aspek infrastruktur dan fasilitas pendukung sesuai standar operasional internasional. Humas Bandara Lombok Angga Maruli Anugrah mengatakan, pembukaan rute baru ini akan memperkuat konektivitas pariwisata dan ekonomi antara Indonesia dan Turki. “Kami siap melayani […]

  • Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah jeblok lagi. Pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.845 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, mata uang Indonesia melemah 51 poin atau tergerus 0,29 persen menjadi Rp17.845 per dolar AS. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi Rp17.794 per […]

expand_less