Kamis, 30 Apr 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

Tips Mengatasi Kantuk Saat Nyetir Mudik Lebaran

  • account_circle say say
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2026

JAMBISNIS.COM – Rasa kantuk saat mengemudi jarak jauh, terutama saat perjalanan mudik Lebaran, menjadi salah satu faktor utama yang dapat memicu kecelakaan di jalan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi hingga mengalami Microsleep, yaitu tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari.

Pengamat keselamatan berkendara sekaligus Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana, menjelaskan ada beberapa faktor yang memicu rasa kantuk saat mengemudi jarak jauh.

Menurutnya, durasi perjalanan yang terlalu lama, cuaca panas, serta suasana berkendara yang monoton dapat membuat pengemudi mudah mengantuk.

“Kalau mengemudi ngantuk biasanya karena durasi panjang, cuaca panas, atau suasana membosankan. Tiga hal itu sering memicu kantuk yang akhirnya bisa berujung microsleep,” kata Sony.

Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur selama beberapa detik tanpa disadari. Dalam situasi berkendara, kondisi ini sangat berbahaya karena pengemudi kehilangan kendali terhadap kendaraan.

Kecelakaan bisa terjadi hanya dalam hitungan detik ketika mobil keluar jalur, terlambat mengerem, atau tidak mampu menghindari rintangan di jalan.

Karena itu, pengemudi yang melakukan perjalanan mudik disarankan menerapkan beberapa cara untuk mengurangi rasa kantuk agar perjalanan tetap aman.

1. Lakukan Commentary Driving

Cara pertama adalah menerapkan teknik commentary driving, yaitu berbicara sambil menjelaskan kondisi jalan atau objek di sekitar kendaraan.

Teknik ini dinilai efektif karena ketika seseorang berbicara, rahang akan bergerak sehingga membantu memompa oksigen ke otak. Aliran oksigen yang lancar membuat otak tetap fokus dan mengurangi rasa kantuk.

2. Istirahat Secara Berkala

Pengemudi juga disarankan tidak menunggu hingga benar-benar mengantuk untuk beristirahat. Idealnya, istirahat dilakukan setiap dua hingga tiga jam perjalanan.

Pengemudi dapat berhenti di rest area untuk meregangkan otot, berjalan sebentar, atau sekadar menyegarkan tubuh dan pikiran.

Istirahat singkat selama sekitar 15 menit sudah cukup membantu meningkatkan konsentrasi sebelum melanjutkan perjalanan.

3. Ciptakan Suasana Kabin yang Nyaman

Selain itu, kondisi kabin juga berpengaruh terhadap tingkat kewaspadaan pengemudi. Suasana yang terlalu panas atau membosankan dapat mempercepat rasa kantuk.

Pengemudi disarankan memilih navigator atau pendamping perjalanan yang dapat membantu menjaga fokus selama perjalanan. Navigator yang tepat dapat membantu memberi arahan sekaligus menjaga komunikasi agar pengemudi tetap terjaga. Jika mengemudi sendirian, pengemudi juga bisa menyalakan musik yang membantu meningkatkan fokus selama perjalanan jauh.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    DME, Energi Alternatif Pengganti LPG untuk Kurangi Impor Gas dan Emisi Karbon

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia terus mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor gas elpiji (LPG). Salah satu inovasi yang kini menjadi sorotan adalah Dimethyl Ether (DME), bahan bakar alternatif yang disebut-sebut mampu menggantikan peran LPG di masa depan. DME merupakan senyawa eter paling sederhana dengan rumus kimia CH₃OCH₃. Bahan ini memiliki karakteristik mirip dengan LPG, […]

  • Harga Perak Antam Terkoreksi Rp2.900 Hari Ini: Anjlok!

    Harga Perak Antam Terkoreksi Rp2.900 Hari Ini: Anjlok!

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam mengalami penurunan hari ini, Selasa (3/3/2026). Data terbaru menunjukkan bahwa harga perak Antam terkoreksi cukup dalam setelah perdagangan sebelumnya. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp2.900 per gram. Pergerakan ini menempatkan harga perak pada level Rp 56.200 per gram, dari harga perdagangan sebelumnya berada di […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Talang Banjar, dan Kasang Terbaru

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Talang Banjar, dan Kasang Terbaru

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Selasa (6/1/2026). Meski demikian, beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit dan bawang merah mengalami penurunan harga di sejumlah pasar rakyat. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit hijau dan cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan cukup […]

  • Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    Sentimen Positif Bursa Global, IHSG Dibuka Berseri

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan terakhir Oktober dengan penguatan di zona hijau pada Senin (27/10/2025). Penguatan yang terjadi ini seiring sentimen positif dari bursa global dan regional. Mengutip data RTI dari Kontan, IHSG naik 0,49% atau 40,57 poin menjadi 8.312,29. Sebanyak 304 saham menguat, 192 saham melemah, dan 176 saham […]

  • Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    Nusron Wahid Tegaskan Lahan 16,4 Hektare di Makassar Sah Milik Jusuf Kalla

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid angkat bicara terkait sengketa lahan antara Jusuf Kalla (JK) dan pihak GMTD di Makassar, Sulawesi Selatan. Nusron menegaskan bahwa berdasarkan data resmi, tanah seluas 16,4 hektare tersebut sah dimiliki oleh Jusuf Kalla melalui perusahaan miliknya, PT Hadji Kalla. “Di atas tanah tersebut […]

  • Gunung Sakurajima Erupsi, Abu Vulkanik Terbang 4.400 Meter ke Langit Jepang

    Gunung Sakurajima Erupsi, Abu Vulkanik Terbang 4.400 Meter ke Langit Jepang

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gunung Sakurajima, salah satu gunung berapi paling aktif di Jepang, kembali mengalami erupsi pada Minggu (16/11) pagi waktu setempat. Letusan tersebut memuntahkan abu vulkanik setinggi sekitar 4.400 meter, menurut laporan dari pejabat Prefektur Kagoshima. Meski erupsi terlihat cukup besar, otoritas setempat memastikan tidak ada kerusakan maupun korban. Pemerintah segera mengeluarkan peringatan hujan abu […]

expand_less