Rabu, 14 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Minyak Dunia Tembus US$104, Ketegangan Iran–AS dan Gangguan Pasokan Picu Kenaikan

Harga Minyak Dunia Tembus US$104, Ketegangan Iran–AS dan Gangguan Pasokan Picu Kenaikan

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (1/4), bertahan di atas level psikologis US$100 per barel di tengah kekhawatiran pasar terhadap pasokan global yang masih terganggu akibat konflik di Timur Tengah.

Kontrak minyak mentah Brent pengiriman Juni tercatat naik 0,63 persen ke posisi US$104,63 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Mei menguat 0,95 persen menjadi US$102,34 per barel.

Kenaikan ini memperpanjang reli tajam sepanjang Maret, di mana harga Brent melonjak hingga 64 persen—menjadi kenaikan bulanan tertinggi sejak pencatatan data LSEG pada 1988.

Penguatan harga minyak terjadi meski muncul sinyal diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik. Pasar tetap berhati-hati lantaran belum ada kemajuan konkret dalam proses negosiasi.

Analis LSEG menyebut risiko terhadap pasokan global masih tinggi, terutama akibat serangan maritim yang berlanjut serta ancaman terhadap infrastruktur energi di kawasan konflik.

“Risiko terhadap pasokan tetap condong meningkat, didorong minimnya progres nyata diplomatik dan gangguan distribusi energi,” tulis analis dalam risetnya.

Harga minyak sempat terkoreksi pada perdagangan sebelumnya setelah muncul laporan yang belum terkonfirmasi terkait kesiapan Iran mengakhiri konflik. Namun, ketidakpastian yang masih tinggi membuat harga kembali pulih.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyebut operasi militer berpotensi berakhir dalam dua hingga tiga pekan. Kendati demikian, pelaku pasar menilai kerusakan infrastruktur energi akibat konflik dapat berdampak jangka panjang terhadap suplai minyak global.

Selain itu, gangguan di Selat Hormuz—jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dan LNG dunia—turut menekan pasokan. Jalur tersebut belum sepenuhnya kembali beroperasi normal.

Di sisi lain, produksi minyak negara-negara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) juga dilaporkan turun signifikan pada Maret, imbas pembatasan ekspor dan gangguan distribusi.

Kondisi tersebut mendorong revisi proyeksi harga minyak global. Dalam survei terbaru Reuters, harga Brent diperkirakan rata-rata mencapai US$82,85 per barel pada 2026, naik tajam dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar US$63,85.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberika di Tanjab Barat

    PLN Indonesia Power Resmikan Sekolah Lapang Kopi Liberika di Tanjab Barat

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jambi kembali memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bersama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, perusahaan meresmikan Program Sekolah Lapang Kopi Liberika di Kelompok Tani Sri Utomo 2, Kecamatan Betara, pada 16 Juli 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas […]

  • Tidak Loyo Lagi, Rupiah Menguat ke Rp 16.584 per Dolar AS

    Tidak Loyo Lagi, Rupiah Menguat ke Rp 16.584 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak loyo lagi. Rupiah pada perdagangan Rabu (15/10/2025) ini, dibuka menguat sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.584 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.603 per dolar AS. Penguatan itu terjadi di tengah kekhawatiran berlanjutnya ketegangan dagang antara AS dan China. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas […]

  • Harga Cabai Rawit Maupun Merah di Pasar Angso Duo Rp50.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit Maupun Merah di Pasar Angso Duo Rp50.000 per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau stabil pada pembaruan 29 April 2026. Tidak ada lonjakan maupun penurunan signifikan di hampir seluruh komoditas utama. Beras medium masih bertahan di kisaran Rp15.200 hingga Rp15.400 per kilogram. Sementara beras operasi pasar Bulog berada di level lebih rendah, yakni Rp12.000 per kilogram. Komoditas protein hewani […]

  • KKP Bangun Laboratorium 2026 untuk Pastikan Produk Laut Indonesia Bebas Radioaktif

    KKP Bangun Laboratorium 2026 untuk Pastikan Produk Laut Indonesia Bebas Radioaktif

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa pemerintah akan membangun laboratorium khusus pada tahun depan untuk memastikan seluruh produk laut (seafood) Indonesia aman dari kontaminasi radioaktif. “Kita akan membangun laboratorium untuk memastikan bahwa seluruh produk laut yang diproduksi Indonesia, baik untuk ekspor maupun konsumsi dalam negeri, aman dari radioaktif,” ujar […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 Juli 2026 Stabil, Cabai Rawit Merah Rp60.000 per Kg

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 Juli 2026 Stabil, Cabai Rawit Merah Rp60.000 per Kg

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Rabu (1/7/2026) terpantau stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat kenaikan maupun penurunan harga pada komoditas utama. Stabilnya harga pangan ini memberikan kepastian bagi masyarakat yang berbelanja kebutuhan sehari-hari maupun pedagang yang menjalankan aktivitas di pasar terbesar […]

expand_less