Kamis, 11 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pupuk Indonesia Gandeng Aljazair demi Harga Pupuk Lebih Murah untuk Petani

Pupuk Indonesia Gandeng Aljazair demi Harga Pupuk Lebih Murah untuk Petani

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Republik Indonesia terus memperkuat strategi ketahanan pangan nasional dengan mengamankan pasokan bahan baku pupuk. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan tambang fosfat Aljazair, Somiphos, dengan PT Pupuk Indonesia (Persero), yang disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono.

Wamentan Sudaryono menegaskan, kerja sama internasional ini bertujuan menekan biaya produksi pupuk sehingga harga pupuk bagi petani bisa lebih murah dan terjangkau. Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir memastikan pupuk tersedia tepat waktu, cukup, dan terjangkau.

“Kerja sama fosfat dengan Aljazair ini adalah langkah konkret memperkuat hulu industri pupuk nasional. Dengan biaya produksi yang lebih efisien, harga pupuk bagi petani bisa ditekan,” ujar Sudaryono.

MoU ditandatangani oleh Direktur Utama Somiphos Mokhtar Lakhal dan Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, serta disaksikan Menteri Energi dan Pertambangan Aljazair Mohamed Arkab. Kerja sama ini mencakup kajian pasokan fosfat, peluang investasi penambangan, hingga pengembangan industri pengolahan fosfat.

Fosfat merupakan bahan baku strategis dalam produksi pupuk yang berperan penting meningkatkan produktivitas pertanian. Selama ini, ketergantungan impor bahan baku menjadi salah satu faktor utama tingginya biaya pupuk di dalam negeri.

Sudaryono menilai, penguasaan sumber bahan baku di negara asal akan memperkuat ketahanan pangan nasional dan melindungi petani sebagai tulang punggung sektor pertanian. Bahkan, meski saat ini pemerintah telah memberikan diskon harga pupuk hingga 20 persen, kerja sama ini diharapkan mampu menekan harga lebih jauh ke depan.

“Ke depan, kita ingin tidak hanya membeli bahan baku, tapi juga menguasai sumbernya. Dengan begitu, pupuk bisa tersedia dalam jumlah cukup, kualitas lebih baik, dan harganya semakin terjangkau,” tegas Sudaryono.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui kemitraan strategis dengan negara sahabat demi menjaga kesinambungan pasokan bahan baku pupuk.

Kerja sama yang berlaku selama 18 bulan ini diharapkan mampu menciptakan efisiensi industri pupuk nasional serta mendukung target swasembada pangan Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    Transaksi QRIS Livin’ by Mandiri Tembus Rp 123,5 Triliun hingga September 2025, Naik 103 Persen

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat transaksi QRIS melalui aplikasi Livin’ by Mandiri mencapai Rp 123,5 triliun hingga September 2025. Jumlah tersebut melonjak 103 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Vice President Digital Retail Banking Bank Mandiri, Harry Sofri Putranda menjelaskan peningkatan transaksi digital itu tak lepas dari kenaikan pengguna aktif […]

  • Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Rupiah dibuka pada perdagangan Rabu (31/12/2025) menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Rupiah kini diposisi Rp16.737 per dolar AS. Terhadap penguatan tersebut rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Disusul yuan China berada satu level di […]

  • Kemenhut Buka Peluang Besar Investasi Karbon, Regulasi Baru Jadi Kunci

    Kemenhut Buka Peluang Besar Investasi Karbon, Regulasi Baru Jadi Kunci

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan bahwa peluang investasi di sektor kehutanan kian terbuka lebar, seiring dorongan pengembangan perdagangan karbon berstandar internasional. Penasihat Utama Menteri Kehutanan, Edo Mahendra, mengatakan Indonesia kini memasuki fase baru dalam pengembangan pasar karbon. Menurut dia, komitmen politik pemerintah telah diterjemahkan secara konkret melalui regulasi. “Indonesia telah memasuki babak […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Meroket Lagi, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Meroket Lagi, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS kembali mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data resmi Sahabat Pegadaian pada Rabu (21/1/2026), dua produk populer Pegadaian tersebut mencatat lonjakan harga yang cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya. Emas Galeri24 naik Rp35.000 per gram, dari Rp2.731.000 menjadi Rp2.766.000 per gram. Sementara itu, emas UBS melonjak Rp43.000 per gram, dari Rp2.783.000 […]

  • Kementrans Bekali ASN dengan Nilai Jurnalistik untuk Perkuat Strategi Komunikasi Publik

    Kementrans Bekali ASN dengan Nilai Jurnalistik untuk Perkuat Strategi Komunikasi Publik

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam upaya memperkuat strategi komunikasi publik, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) membekali aparatur sipil negara (ASN) dengan pemahaman dan nilai-nilai jurnalistik melalui program Pelatihan Jurnalistik Batch II di Jakarta, Selasa (7/10/2025). “Kami akan membuat tim media yang solid dan memiliki strategi komunikasi yang kuat, mampu membaca dinamika ruang digital, dan tanggap dalam menyikapi isu-isu publik,” […]

  • Indonesia Hentikan Impor Beras Industri Mulai 2026

    Indonesia Hentikan Impor Beras Industri Mulai 2026

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Pemerintah memastikan Indonesia tidak lagi melakukan impor beras untuk kebutuhan bahan baku industri pada 2026. Kebijakan ini mencakup beras pecah dan beras ketan pecah dengan tingkat keutuhan di bawah 15 persen yang selama ini digunakan sebagai bahan baku industri pangan. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Neraca Komoditas (NK) Tahun 2026 yang dipimpin Kementerian […]

expand_less