Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Soroti Lambatnya Serapan Anggaran Pusat dan Daerah Jelang Akhir Tahun

Prabowo Soroti Lambatnya Serapan Anggaran Pusat dan Daerah Jelang Akhir Tahun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyoroti lambatnya penyerapan anggaran pemerintah pusat maupun daerah menjelang akhir tahun. Sorotan itu disampaikan dalam rapat khusus yang digelar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum keberangkatannya menuju Australia. Bahkan, Prabowo rela menunda penerbangan selama dua jam demi membahas persoalan tersebut.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa salah satu fokus rapat adalah mengevaluasi serapan belanja kementerian, lembaga, serta anggaran daerah. Hadir dalam rapat tersebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta sejumlah menteri dan kepala lembaga.

Prabowo menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk segera melakukan koordinasi lintas kementerian dan memastikan percepatan belanja, terutama menjelang penutupan tahun anggaran. Kepala negara menegaskan pentingnya pengelolaan dana publik secara transparan, tepat sasaran, dan tepat waktu.

“Setiap rupiah uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dan digunakan sesuai jadwal, termasuk anggaran di daerah,” kata Teddy menyampaikan arahan Presiden.

Serapan Belanja Masih Rendah

Data APBN KiTa Oktober 2025 mencatat realisasi belanja pemerintah pusat hingga 30 September 2025 baru mencapai Rp1.589,9 triliun atau 59,7% dari outlook. Angka ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sudah mencapai 64,7%.

Belanja modal yang seharusnya bersifat produktif justru turun 3,3% secara tahunan, dari Rp179,1 triliun pada September 2024 menjadi Rp173,1 triliun pada September 2025.

Di sisi lain, data Bank Indonesia menunjukkan kas pemerintah pusat di BI dan perbankan masih mencapai Rp849,6 triliun, sementara dana pemerintah daerah yang mengendap di bank mencapai Rp234 triliun per akhir September 2025.

Transfer ke Daerah Juga Melambat

Realisasi transfer ke daerah (TKD) per September 2025 mencapai Rp644,9 triliun atau tumbuh 1,5% (yoy), jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan 11,3% pada periode yang sama 2024.

Direktur Celios Bhima Yudhistira menilai pemerintah perlu melakukan sejumlah langkah perbaikan, antara lain mempercepat jadwal penyaluran DAK, DAU, dan DBH, memperbaiki perencanaan pengadaan sejak awal tahun, serta mengoptimalkan SIPD untuk sinkronisasi pusat-daerah.

Ia menambahkan, pemerintah daerah yang khawatir berisiko hukum dapat meminta pendampingan KPK maupun Kejaksaan sejak awal proyek berjalan.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    Bahlil Tegaskan Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika Harus Diproses Hukum

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa temuan tambang emas ilegal di dekat kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) harus ditindak secara hukum. Bahlil menegaskan bahwa Kementerian ESDM hanya bertanggung jawab terhadap tambang yang memiliki izin resmi. “ESDM itu mengelola tambang yang ada izinnya. Kalau tidak ada […]

  • Kompensasi Energi Dibayar 70 Persen Tiap Bulan Mulai 2026, Bantu PLN dan Pertamina Tanpa Bebani APBN

    Kompensasi Energi Dibayar 70 Persen Tiap Bulan Mulai 2026, Bantu PLN dan Pertamina Tanpa Bebani APBN

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – 70 persen setiap bulan mulai tahun 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut langkah ini akan memperbaiki arus kas PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) tanpa menambah beban terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Purbaya menjelaskan, mekanisme baru ini akan dilakukan setiap bulan hingga September. Sisa pembayaran sebesar 30 persen akan […]

  • November 2025, BI Sebut Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 150,1 Miliar

    November 2025, BI Sebut Cadangan Devisa RI Naik Jadi US$ 150,1 Miliar

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada November 2025 mencapai US$ 150,1 miliar. Angka ini naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 149,9 miliar pada Oktober 2025. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan cadangan devisa terutama berasal dari penerimaan pajak dan jasa, serta penarikan pinjaman luar […]

  • BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten DPR RI, khususnya Komisi VIII, dalam memperkuat penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan atau Babe Hasan, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI yang membahas pelaksanaan dan rencana program halal nasional. […]

  • Berbalik Arah, IHSG Ditutup Melemah 0,51% ke 8.127

    Berbalik Arah, IHSG Ditutup Melemah 0,51% ke 8.127

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada penutupan sesi pertama hari ini,  Rabu (8/10/2025). IHSG ditutup melemah 41,58 poin atau 0,51% ke 8.127,70. Sebanyak 260 saham naik, 401 saham turun dan 137 saham stagnan. Enam indeks sektoral menguat, sedangkan lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp16.642 per Dolar AS Hari Ini

    Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp16.642 per Dolar AS Hari Ini

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Senin (15/12/2025). Rupiah dibuka menguat 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.642 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.646 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia […]

expand_less