Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 7,46 juta orang. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, dari total 155,27 juta angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja, sementara sisanya belum terserap pasar tenaga kerja.

“Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah pengangguran, di mana jumlah orang menganggur pada November 2025 sebanyak 7,35 juta orang,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/2).

BPS mendefinisikan pengangguran sebagai penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja, baik karena sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, menunggu mulai bekerja, maupun yang telah berhenti mencari pekerjaan.

Berdasarkan jenjang pendidikan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 8,45 persen. Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 6,55 persen dan lulusan diploma serta sarjana (D-IV, S1, S2, S3) sebesar 5,38 persen. Sementara itu, lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah mencatat tingkat pengangguran terendah sebesar 2,29 persen.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai tingginya pengangguran lulusan SMK menunjukkan belum optimalnya transisi dari pendidikan vokasi ke dunia kerja.

“SMK membawa mandat siap kerja, tetapi pasar kerja belum sepenuhnya menyediakan jalur transisi yang rapi dari sekolah ke pekerjaan produktif,” kata Syafruddin.

Menurut dia, persoalan utama terletak pada ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Penciptaan lapangan kerja memang terjadi, namun sebagian besar terserap di sektor perdagangan ritel dan jasa yang tidak selalu membutuhkan keterampilan vokasi spesifik.

Ia menambahkan, sejumlah sekolah vokasi juga menghadapi tantangan dalam memperbarui kurikulum dan standar sertifikasi agar selaras dengan perkembangan teknologi industri.

Syafruddin mengingatkan, jika kondisi ini tidak segera dibenahi, dampaknya dapat meluas. Dalam jangka pendek, pengangguran usia muda berpotensi meningkat dan menekan daya beli masyarakat.

Adapun dalam jangka panjang, tingginya pengangguran lulusan vokasi dapat mengurangi manfaat bonus demografi dan meningkatkan jumlah pekerja informal berproduktivitas rendah.

“Keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari jumlah sekolah atau jurusan, tetapi dari seberapa banyak lulusan yang masuk kerja formal dan bertahan,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya telah menginisiasi program penyelarasan pendidikan dengan kebutuhan industri melalui skema school to work transition serta kerja sama pelatihan vokasi. Namun, efektivitas implementasinya masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Jambi Lepas Ekspor Pinang 36 Ton ke Bangladesh Senilai Rp 1,3 Miliar

    Sekda Jambi Lepas Ekspor Pinang 36 Ton ke Bangladesh Senilai Rp 1,3 Miliar

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, SH, MH melepas ekspor komoditas unggulan Provinsi Jambi berupa pinang sebanyak 36 ton ke Bangladesh, dengan nilai setara Rp 1,3 miliar. Ekspor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, pihak swasta, petani, dan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan kinerja ekspor daerah. Pelepasan ekspor dilakukan […]

  • Pertamina Perkuat Pelayanan SPBU dengan Inovasi ‘SPBU Signature’ untuk Pengguna Gen Z

    Pertamina Perkuat Pelayanan SPBU dengan Inovasi ‘SPBU Signature’ untuk Pengguna Gen Z

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina terus mengembangkan layanan SPBU di seluruh Indonesia dengan inovasi “SPBU Signature”, meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebagai operator lebih dari 7.000 SPBU, Pertamina fokus pada pelayanan yang tidak hanya menyediakan BBM, tetapi juga fasilitas tambahan seperti toilet, mushala, pojok belanja, hingga layanan pembuangan sampah mobil. Upaya ini memberikan pengalaman […]

  • BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

    BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan dana ke sektor riil sebesar Rp167,6 triliun per 22 Oktober 2025. Dengan kata lain realisasi penyaluran dana ini sudah 84% dari pagu penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp200 triliun. “Perbankan sudah menggunakan Rp167,6 triliun atau 84% dari yang dana pemerintah yang ditempatkan,” ucap Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian […]

  • BGN Tugaskan 5.000 Juru Masak Profesional Bina SPPG di Seluruh Indonesia

    BGN Tugaskan 5.000 Juru Masak Profesional Bina SPPG di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menugaskan 5.000 juru masak profesional untuk mendampingi dan melatih petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas dan higienitas penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan para juru masak tersebut akan mulai diterjunkan ke berbagai wilayah […]

  • KUR BSI 2025: Pinjaman Cepat, Bebas Riba, dan Margin Rendah untuk UMKM

    KUR BSI 2025: Pinjaman Cepat, Bebas Riba, dan Margin Rendah untuk UMKM

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2025 bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan pembiayaan tanpa riba, margin rendah, dan proses cepat, sesuai prinsip syariah. KUR BSI 2025 menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin menambah modal atau mengembangkan bisnis. Menggunakan akad […]

  • Pluit Junction Disulap Jadi Pusat Kendaraan Listrik Pertama di Jakarta

    Pluit Junction Disulap Jadi Pusat Kendaraan Listrik Pertama di Jakarta

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) akan memulai langkah transformasi besar dengan mengubah Mall Pluit Junction menjadi Electric Vehicle (EV) Indonesia Center, pusat kendaraan listrik pertama di Jakarta. Pembangunan direncanakan dimulai pada kuartal keempat (Q4) tahun 2025, sejalan dengan target pemerintah memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional dan mencapai 2 juta unit kendaraan EV pada tahun […]

expand_less