Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Laba BTN Melesat 21,25% per November 2025

Laba BTN Melesat 21,25% per November 2025

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 2,91 triliun hingga akhir November 2025, melesat 21,25% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 2,4 triliun. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit dan strategi pendanaan yang lebih efisien.

Adapun, penyaluran kredit bank bersandi saham BBTN ini sebesar Rp 386,47 triliun per 30 November 2025, naik 8,74% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 355,42 triliun. BTN juga membukukan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) seiring dengan upaya perseroan meningkatkan pendanaan terutama dana murah (current account and saving account/CASA). Sehingga, per akhir November 2025, DPK BTN meningkat 15,77% (yoy) menjadi Rp 423,96 triliun.
Pertumbuhan kredit dan pembiayaan serta DPK membuat aset BTN naik 12,16% (yoy) menjadi Rp 503,99 triliun hingga akhir November 2025. Total aset tersebut telah melampaui target aset Rp 500 triliun yang ditetapkan pada awal tahun 2025.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN berhasil menjaga pertumbuhan kinerja yang konsisten hingga menjelang akhir tahun 2025 seiring dengan penerapan strategi penyaluran kredit yang lebih terarah dan terstruktur, serta upaya peningkatan dana murah di tengah tren penurunan biaya dana (cost of fund).

“Pencapaian kinerja BTN hingga akhir November 2025 menunjukkan bahwa BTN mampu menjaga pertumbuhan positif yang tetap on track menuju akhir tahun sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan. BTN masih akan terus mengoptimalisasi upaya untuk mencapai target akhir tahun dengan tetap diiringi kehati-hatian dan langkah yang cermat,” ungkap Nixon dalam keterangannya, Rabu (17/12/2025).

Memasuki akhir tahun, Nixon mengatakan, BTN akan tetap fokus pada penyaluran kredit ke sektor perumahan terutama KPR subsidi dan non subsidi dalam rangka memenuhi kebutuhan hunian di Indonesia, serta penyaluran kredit korporasi ke berbagai sektor di sekitar perumahan, termasuk sektor real estate, listrik, gas, air, dan perdagangan besar.

Sementara itu, di sisi perolehan DPK, BTN akan melanjutkan strategi peningkatan pendanaan berbiaya murah terutama yang berasal dari nasabah ritel maupun institusi skala menengah untuk mempercepat tren penurunan biaya dana di BTN.

“Peningkatan DPK ritel ditunjang adanya solusi digital berupa superapp Bale by BTN yang terus meningkat di sisi jumlah pengguna dan transaksi, serta Bale Korpora untuk cash management korporasi dari berbagai sektor,” tutur Nixon.

Lebih lanjut, menjelang akhir tahun ini, BTN juga hampir merampungkan proses pemindahan unit usaha syariah (UUS) ke bank umum syariah yang baru yakni PT Bank Syariah Nasional (BSN), dengan target Day One Operation atau beroperasi secara perdana pada 22 Desember 2025 sesuai timeline yang telah ditentukan.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Investor

Rekomendasi Untuk Anda

  • HGI Gelar Turnamen Domino Digital Perdana di Indonesia

    HGI Gelar Turnamen Domino Digital Perdana di Indonesia

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Higgs Games Island (HGI) sukses menyelenggarakan HGI Ultah Cup 2025 pada 8–9 November 2025 di Hotel The Rinra Makassar. Ajang ini menjadi turnamen domino digital pertama dalam sejarah Indonesia, sekaligus menjadi momen penting dalam perayaan ulang tahun ke-7 HGI. Turnamen ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mendapat dukungan penuh […]

  • Prabowo Terkejut Lihat Tumpukan Uang Korupsi CPO Rp 13,2 Triliun yang Disita Kejagung

    Prabowo Terkejut Lihat Tumpukan Uang Korupsi CPO Rp 13,2 Triliun yang Disita Kejagung

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia secara resmi menyerahkan uang pengganti kerugian negara, senilai lebih dari Rp13 triliun dalam kasus korupsi fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan produk turunannya. Penyerahan ini dilakukan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Senin (20/10/2025), di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Presiden Prabowo tiba di […]

  • Wamentan Sudaryono Ajak Petani Jambi Tingkatkan Produksi Pangan

    Wamentan Sudaryono Ajak Petani Jambi Tingkatkan Produksi Pangan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengajak petani di Provinsi Jambi meningkatkan produksi pangan guna mendukung target swasembada nasional. Ajakan tersebut disampaikan saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi di Bukit Cinto Kenang, Kompleks Kantor Bupati Muaro Jambi, Selasa (21/4/2026). “Kita ingin petani semakin semangat menanam, karena kunci swasembada […]

  • Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir di Semifinal Indonesia Master II 2025 Usai Kalah dari Devika Sihag

    Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir di Semifinal Indonesia Master II 2025 Usai Kalah dari Devika Sihag

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tunggal putri Indonesia, Mutiara Ayu Puspitasari, harus mengakhiri perjuangannya di Indonesia Master II 2025 setelah kalah dari Devika Sihag, atlet asal India, pada babak semifinal di GOR PBSI Pancing, Deli Serdang, Sabtu (25/10/2025). Pertandingan berakhir dengan skor 9-21, 21-19, 12-21. Usai laga, Mutiara Ayu mengakui bahwa dirinya bermain terlalu hati-hati dan sering mempertimbangkan […]

  • IHSG Anjlok 2,46% ke 6.926 Sesi I, Saham Tambang Tersungkur Pimpin Penurunan

    IHSG Anjlok 2,46% ke 6.926 Sesi I, Saham Tambang Tersungkur Pimpin Penurunan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok dalam pada perdagangan sesi I, Kamis, 30 April 2026. Indeks ditutup melemah 174,67 poin atau 2,46% ke level 6.926,54. Tekanan jual mendominasi pasar. Sebanyak 618 saham turun, hanya 95 saham menguat, dan 98 saham bergerak stagnan. Pelemahan merata di seluruh sektor, menandakan sentimen negatif yang luas di […]

  • Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain. Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton. “Kalau ekspor saja, hari […]

expand_less