Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

Investor Asing Balik Masuk Saat IHSG Anjlok, OJK Sebut Sinyal Kepercayaan Pasar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kembalinya investor asing ke pasar saham domestik sebagai sinyal positif, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin (2/2/2026).

Penjabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK yang juga Wakil Ketua DK OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 654,9 miliar setelah empat hari berturut-turut membukukan penjualan bersih.

“Di balik penurunan IHSG, ada hal yang sangat baik. Hari ini investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp 654,9 miliar setelah sebelumnya net sell selama empat hari,” kata Friderica dalam konferensi pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Pada perdagangan hari ini, IHSG ditutup turun 4,88 persen ke level 7.922,73. Pelemahan tersebut sejalan dengan tekanan di bursa kawasan Asia, termasuk Korea Selatan, Hong Kong, India, Singapura, dan Tiongkok. Indeks Kospi Korea Selatan bahkan tercatat terkoreksi lebih dari 5 persen.

Friderica menegaskan, tekanan pasar saham tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan merupakan dampak sentimen global yang memengaruhi pasar negara berkembang. Meski demikian, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) memastikan perdagangan di BEI tetap berjalan secara teratur, wajar, dan efisien.

OJK juga mengimbau investor agar tidak panik dan tetap berfokus pada investasi jangka panjang dengan mempertimbangkan fundamental ekonomi nasional yang dinilai masih solid.

“Kami mengimbau investor untuk tetap tenang. Investasi di pasar modal perlu melihat jangka panjang, dengan fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat dan prospek ke depan yang baik,” ujar Friderica.

Sementara itu, pengamat pasar modal Reydi Octa menilai koreksi IHSG mencerminkan kombinasi tekanan sentimen global dan faktor domestik, termasuk respons pasar terhadap isu MSCI serta dinamika internal di lembaga pasar modal.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Langsung Kehilangan Status Warga Negara

    Yusril Tegaskan WNI Masuk Militer Asing Tak Langsung Kehilangan Status Warga Negara

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan dinas militer negara asing tidak otomatis kehilangan status kewarganegaraan Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyusul munculnya pemberitaan terkait sejumlah WNI yang dikabarkan menjadi anggota militer asing. Di antaranya adalah […]

  • Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau stabil pada pembaruan data per 25 November 2025. Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga, sementara beberapa jenis cabai justru mencatat kenaikan. Untuk komoditas beras, hampir seluruh jenis berada pada kondisi stabil. Beras […]

  • Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US5 Miliar

    Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US$125 Miliar

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Brasil melangkah ambisius di panggung iklim dunia. Negeri Amazon itu akan menggandeng Bank Dunia untuk mengelola dana konservasi hutan senilai US$125 miliar yang akan diluncurkan di KTT Iklim COP30 November mendatang. Pemerintah Brasil berencana menggandeng Bank Dunia sebagai mitra utama dalam pembentukan dana konservasi hutan (Tropical Forests Forever Fund/TFFF) senilai US$125 miliar. Dana […]

  • Ciri-ciri Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

    Ciri-ciri Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asam lambung memiliki peran penting dalam proses pencernaan makanan. Namun, produksi asam lambung yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan, terutama jika naik ke kerongkongan. Kondisi ini dikenal sebagai GERD, yaitu gangguan ketika asam lambung kembali naik ke esofagus dan menimbulkan berbagai keluhan. Asam lambung yang naik dapat menimbulkan sejumlah gejala yang cukup mengganggu, antara […]

  • Harga Perak Antam Merosot Signifikan

    Harga Perak Antam Merosot Signifikan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam merosot pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Koreksi harga perak Antam hari ini mengikuti harga emas Antam dan di tengah lonjakan harga perak dunia. Berdasarkan data dari laman logam mulia, harga perak Antam turun Rp1.500 menjadi Rp49.550. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp 51.050. Antam menawarkan perak batangan 250 […]

  • Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

    Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Masalah tanah wakaf di Indonesia bukan hanya soal sertifikasi yang mandek, ditandai lebih dari 300.000 bidang belum bersertifikat. Tetapi juga soal aset-aset yang tidak produktif atau mangkrak. Menjawab tantangan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menggodok terobosan baru, salah satunya mengizinkan komersialisasi alias wakaf produktif di atas tanah wakaf. […]

expand_less