Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Beranda » Properti » Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Masalah tanah wakaf di Indonesia bukan hanya soal sertifikasi yang mandek, ditandai lebih dari 300.000 bidang belum bersertifikat. Tetapi juga soal aset-aset yang tidak produktif atau mangkrak.

Menjawab tantangan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menggodok terobosan baru, salah satunya mengizinkan komersialisasi alias wakaf produktif di atas tanah wakaf.

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan intensif dengan Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) untuk meminta fatwa. Inti dari kajian ini adalah untuk mencari celah hukum agar tanah wakaf dapat diterbitkan hak properti di atasnya, menjadikannya setara dengan Hak Pengelolaan (HPL) di kawasan industri.

“Kami lagi minta fatwa dari Dewan Syariah Nasional yang intinya adalah boleh enggak mensertifikatkan tanah di atas tanah wakaf,” ungkap Nusron dikutip dari Kompas.com, Selasa (14/10/2025).

Kajian DSN-BWI mengarah pada satu kesimpulan sementara yang menjadi penentu legalitas komersialisasi, yaitu niat dari wakif (pewakaf) saat mengikrarkan wakafnya. Dengan kata lain, jika ikrar wakaf menyebutkan tanah itu digunakan “apapun untuk kepentingan kemaslahatan dan umat”, maka di atas tanah tersebut dapat diterbitkan Hak Guna Usaha (HGU) atau Hak Guna Bangunan (HGB) dalam jangka waktu tertentu.

Model yang dikaji oleh Kementerian ATR/BPN adalah menyamakan kedudukan atau equal standing tanah wakaf dengan Hak Pengelolaan (HPL) yang diterapkan di Otorita Batam atau kawasan industri. Dalam skema ini status wakaf tidak hilang. Tanah wakaf tetap menjadi aset umat dan tidak beralih kepemilikan. Kemudian, bisa diterbitkan HGU/HGB di atas tanah wakaf. Pendapatan dari sewa HGU/HGB tersebut akan menjadi pendapatan produktif yang memiliki multiplier effect ekonomi untuk kemaslahatan umat, menyelamatkan tanah wakaf dari status “mangkrak” atau “mandek”. Jadi, atas tanah wakaf tersebut boleh dibangun rumah sakit, mal, tempat pertemuan, hotel, bank, termasuk kawasan industri untuk pabrik dalam jangka waktu tertentu, sehingga pendapatannya tersebut bisa produktif.

“Tujuannya adalah memaksimalkan potensi ekonomi dari aset-aset umat yang terletak di lokasi strategis,” imbuh Nusron.

Keputusan final Fatwa DSN mengenai komersialisasi tanah wakaf ini akan menjadi tonggak sejarah baru dalam pengelolaan aset umat. Jika disetujui, tanah wakaf akan bertransformasi dari sekadar aset mati yang rentan konflik menjadi kekuatan ekonomi baru yang mampu membiayai kemaslahatan umat secara mandiri, dari fasilitas kesehatan hingga pendidikan.

Wacana wakaf produktif ini berjalan beriringan dengan misi besar Kementerian ATR/BPN lainnya yakni lebih dari menuntaskan sertifikasi 300.000 bidang tanah wakaf yang masih bermasalah. Kementerian ATR/BPN bahkan menggandeng mahasiswa UIN dalam program KKN Tematik untuk mempercepat sertifikasi, menunjukkan bahwa pengamanan aset adalah prioritas utama sebelum aset tersebut dioptimalkan secara ekonomi.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai 3 Hari Terpuruk, Harga Emas Antam Melonjak Rp17.000 per Gram

    Usai 3 Hari Terpuruk, Harga Emas Antam Melonjak Rp17.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut, harga emas produksi Antam akhirnya berbalik arah. Pada perdagangan hari ini, Jumat (9/7/2026), logam mulia yang banyak diminati masyarakat tersebut mengalami penguatan sebesar Rp17.000. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam kini satu gramnya sudah Rp2.650.000 dari sebelumnya Rp 2.633.000. Penguatan tersebut juga mengembalikan optimisme pasar […]

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Rupiah Tersungkur, Tinggal Rp85 dari Level Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Tersungkur, Tinggal Rp85 dari Level Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sempat tampil perkasa pada perdagangan sebelumnya, rupiah kembali kehilangan tenaga. Mata uang Indonesia kembali melemah pada perdagangan Kamis (1/10/2026), sekaligus membuat posisinya semakin dekat dengan level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.915 per dolar AS. Rupiah melemah 21 poin atau 0,12 persen dibandingkan […]

  • BGN Minta Pengawas Gizi Awasi Ketat Bahan Baku MBG

    BGN Minta Pengawas Gizi Awasi Ketat Bahan Baku MBG

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta pengawas gizi, pengawas keuangan, serta asisten lapangan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai penting guna mencegah terjadinya insiden keamanan pangan sejak tahap awal pengolahan. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan seluruh bahan pangan […]

  • Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    Pasar Ritel Menguat, Brand Asing Ramai Masuk Indonesia: Terapkan Pop-up Store dan Konsep Omnichannel

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor properti ritel di Indonesia tengah mengalami transformasi signifikan. Fenomena penutupan gerai-gerai besar dan department store seperti Transmart dan Sogo di beberapa lokasi bukan pertanda kemunduran, melainkan indikasi kuat adanya pergeseran preferensi konsumen dan evolusi model bisnis ritel. Di tengah perubahan ini, Indonesia, khususnya Jakarta, menawarkan pangsa pasar yang menarik bagi masuknya brand-brand […]

  • Resep Sate Daging Kurban Empuk dan Lezat: Rahasia Bumbu, Teknik Potong, hingga Cara Bakar Sempurna

    Resep Sate Daging Kurban Empuk dan Lezat: Rahasia Bumbu, Teknik Potong, hingga Cara Bakar Sempurna

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasak sate dari daging kurban bukan sekadar tradisi, melainkan keterampilan yang menentukan kualitas hidangan saat Iduladha. Kesalahan kecil dalam memilih bagian daging atau teknik pemotongan dapat membuat sate menjadi keras dan kurang nikmat. Bagian daging menjadi faktor pertama yang krusial. Has dalam atau tenderloin disebut paling ideal karena teksturnya yang lembut dan minim […]

expand_less