SpaceX Percepat IPO di Nasdaq, Target Valuasi Tembus US$ 1,75 Triliun
- account_circle say say
- calendar_month 48 menit yang lalu
- print Cetak

SpaceX mempercepat jadwal IPO di Nasdaq pada Juni 2026 dengan target valuasi US$ 1,75 triliun. Aksi ini berpotensi menjadi penawaran saham terbesar dalam sejarah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, mempercepat rencana penawaran umum perdana (IPO) dan menargetkan pencatatan saham di Nasdaq paling cepat pada 12 Juni 2026.
Langkah ini menjadikan IPO SpaceX sebagai salah satu debut pasar saham yang paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring mulai pulihnya pasar global dari tekanan volatilitas dan ketidakpastian geopolitik.
Berdasarkan sumber yang mengetahui rencana tersebut, SpaceX memajukan jadwal IPO dari target semula akhir Juni. Prospektus perusahaan disebut akan dipublikasikan dalam waktu dekat, disusul agenda roadshow pada 4 Juni, serta penentuan harga saham sekitar 11 Juni 2026.
“Prosesnya dipercepat,” ujar salah satu sumber, merujuk pada percepatan proses evaluasi oleh Securities and Exchange Commission (SEC).
IPO ini hadir di tengah momentum kebangkitan pasar saham global yang dalam dua tahun terakhir sempat tertekan oleh dinamika kebijakan perdagangan dan ketegangan geopolitik. Kehadiran SpaceX diperkirakan menjadi magnet utama bagi investor, sekaligus mendorong aktivitas IPO di 2026.
Saham SpaceX nantinya disebut akan diperdagangkan dengan kode ticker SPCX.
Langkah ini juga menjadi kemenangan strategis bagi Nasdaq yang bersaing dengan New York Stock Exchange (NYSE) dalam menarik perusahaan teknologi besar untuk melantai di bursa.
Dalam beberapa waktu terakhir, Nasdaq mendorong kebijakan “fast entry” guna mempercepat proses pencatatan dan memungkinkan perusahaan besar masuk ke indeks unggulan seperti Nasdaq-100 lebih cepat.
SpaceX diperkirakan menargetkan penggalangan dana sekitar US$ 75 miliar dengan valuasi mendekati US$ 1,75 triliun. Jika terealisasi, IPO ini berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Valuasi tersebut melonjak signifikan dibandingkan penilaian sebelumnya sekitar US$ 1,25 triliun, terutama setelah integrasi dengan perusahaan kecerdasan buatan milik Musk, xAI, pada awal 2026.
Untuk mendukung aksi korporasi ini, sejumlah bank investasi global seperti Morgan Stanley, Bank of America, Citigroup, JPMorgan Chase, serta Goldman Sachs ditunjuk sebagai penjamin emisi utama. Hingga saat ini, SpaceX, Nasdaq, maupun SEC belum memberikan pernyataan resmi terkait percepatan jadwal IPO tersebut.
- Penulis: say say

