Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank of Japan Siap Naikkan Suku Bunga, Gubernur BOJ: Inflasi dan Ekonomi Sesuai Proyeksi

Bank of Japan Siap Naikkan Suku Bunga, Gubernur BOJ: Inflasi dan Ekonomi Sesuai Proyeksi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) menyatakan kesiapan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan apabila perkembangan inflasi dan kondisi ekonomi bergerak sesuai dengan proyeksi. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur BOJ Kazuo Ueda di tengah meningkatnya perhatian pasar terhadap arah kebijakan moneter Jepang.

Mengutip laporan Reuters, Senin (5/1/2026), Ueda mengatakan ekonomi Jepang masih mempertahankan pemulihan yang moderat sepanjang tahun lalu, meskipun laba perusahaan sempat tertekan akibat kenaikan tarif Amerika Serikat.

“Upah dan inflasi kemungkinan besar akan naik bersamaan secara moderat,” kata Ueda dalam pidatonya di hadapan kelompok lobi perbankan Jepang.

Ueda menambahkan, penyesuaian tingkat dukungan moneter secara bertahap diperlukan untuk membantu perekonomian Jepang mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Bank of Japan sebelumnya telah menaikkan suku bunga kebijakan ke level 0,75 persen, tertinggi dalam hampir 30 tahun, dari posisi sebelumnya 0,5 persen. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya BOJ mengakhiri era panjang stimulus moneter besar-besaran dan suku bunga mendekati nol.

Meski demikian, biaya pinjaman riil di Jepang masih berada di wilayah negatif. Hal ini disebabkan inflasi konsumen yang terus berada di atas target BOJ sebesar 2 persen selama hampir empat tahun terakhir.

Pasar kini menanti laporan prospek triwulanan BOJ yang akan dirilis pada pertemuan kebijakan 22–23 Januari 2026. Laporan tersebut diharapkan memberikan petunjuk lebih jelas mengenai pandangan dewan BOJ terhadap dampak pelemahan yen terhadap inflasi.

Melemahnya nilai tukar yen dalam beberapa waktu terakhir telah mendorong kenaikan biaya impor dan inflasi secara lebih luas. Kondisi ini membuat sejumlah anggota dewan BOJ menyerukan kenaikan suku bunga lanjutan secara bertahap.

Pada perdagangan Senin, dolar AS tercatat menguat 0,2 persen menjadi 157,08 yen, setelah sempat menyentuh level 157,255 yen, tertinggi sejak 22 Desember. Seiring dengan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) tenor 10 tahun juga meningkat dan sempat menyentuh level tertinggi dalam 27 tahun di 2,125 persen.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Tempoyak Khas Jambi, Fermentasi Durian dengan Rasa Unik yang Bikin Ketagihan

    Resep Tempoyak Khas Jambi, Fermentasi Durian dengan Rasa Unik yang Bikin Ketagihan

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau biasanya durian disajikan langsung sebagai buah segar atau dijadikan campuran es krim dan kue, di Jambi buah ini justru diolah jadi hidangan tradisional khas bernama tempoyak. Makanan satu ini terkenal dengan aroma kuat dan cita rasa asam gurih yang khas hasil dari proses fermentasi durian. Bagi masyarakat Jambi, tempoyak bukan sekadar lauk […]

  • Update Harga Emas Digital Hari Ini

    Update Harga Emas Digital Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas digital terpantau cenderung tergerus hari ini, Kamis (12/3/2026). Hal tersebut tidak terlepas dari pergerakan harga emas global dan nilai tukar rupiah. Sementara itu, minat masyarakat terhadap emas digital terus bertumbuh. Investasi pada emas digital makin populer karena dapat diakses secara online, fleksibel, dan bisa membeli emas mulai dari nominal kecil. Ini […]

  • Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    Turun Rp350, Harga Perak Antam Jadi Segini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak keluaran Antam terpantau melemah pada Senin (6/4/2026). Kini harga perak Antam dipatok sebesar Rp46.200 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi para pelaku pasar dan investor. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga perak Antam terkoreksi sebesar Rp350 dibandingkan harga perdagangan sebelumnya. Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga perak Antam […]

  • Prabowo soal Ribut-Ribut Utang Whoosh: Saya Tanggung Jawab, KAI Enggak Usah Khawatir

    Prabowo soal Ribut-Ribut Utang Whoosh: Saya Tanggung Jawab, KAI Enggak Usah Khawatir

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) tidak memiliki masalah serius terkait pembiayaan. Ia memastikan pemerintah akan menanggung sepenuhnya tanggung jawab atas utang proyek tersebut, sehingga PT KAI tidak perlu khawatir. Dalam acara peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Presiden Prabowo mengatakan dirinya telah mempelajari secara detail […]

  • Harga Emas di Pegadaian Meroket, UBS Tembus Rp3,018 Juta per Gram

    Harga Emas di Pegadaian Meroket, UBS Tembus Rp3,018 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk buatan UBS dan Galeri24 yang dijual di Pegadaian mencatatkan lonjakan signifikan. Keduanya kompak melambung. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (27/1/2026), harga emas Galeri24 dibanderol seharga Rp2.965.000 per gram, naik Rp40.000 dari hari sebelumnya. Sementara, harga emas UBS menembus level psikologis baru di angka Rp 3.018.000 per gram, naik […]

  • Emas Antam Meroket Rp50.000, Per Gramnya Rp3,135 Juta

    Emas Antam Meroket Rp50.000, Per Gramnya Rp3,135 Juta

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali meroket pada perdagangan Senin (2/3/2026). Dari semula Rp3.085.000, kini menjadi Rp3.135.000 per gram.‎ Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam hari ini mengalami kenaikan Rp50.000. Sepanjang 2026, harga emas Antam mencatatkan kenaikan sekitar 26 persen. Sebab, pada 1 Januari lalu, harga emas Antam tercatat hanya sebesar Rp2.488.000 per gram. […]

expand_less