Ketidakpastian Tarif, India Tunda Pembicaraan Dagang dengan AS
- account_circle -
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Tarif perdagangan. (F:Ist)
JAMBISNIS.COM – India dikabarkan menunda rencana untuk mengirim delegasi perdagangan ke Washington minggu ini, menyusul ketidakpastian setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump.
Hal ini sekaligus menyusul langkah Trump untuk mengenakan tarif sementara sebesar 15%, jumlah maksimum yang diizinkan oleh hukum AS pada impor dari semua negara mitra.
“Keputusan untuk menunda kunjungan diambil setelah diskusi antara pejabat kedua negara,” kata seorang sumber di kementerian perdagangan India, dikutip dari Channel News Asia, Rabu (25/2/2026).
Kementerian Perdagangan India mengatakan sedang mempelajari implikasi dari putusan tersebut dan pengumuman AS selanjutnya.
Sejauh ini, belum ada keputusan untuk jadwal baru kunjungan delegasi perdagangan India ke Washington.
Sebelumnya, para delegasi tersebut dijadwalkan berangkat pada hari Minggu (22/2) untuk melakukan pembicaraan terkait penyelesaian kesepakatan perdagangan India-AS, setelah kedua negara menyepakati kerangka kerja bagi Washington untuk memangkas tarif sebesar 25% pada beberapa ekspor India yang terkait dengan pembelian minyak Rusia.
Tarif AS untuk barang-barang India akan dipotong menjadi 18%, sementara India setuju untuk membeli barang-barang dari AS senilai US$ 500 miliar selama lima tahun, mulai dari pasokan energi hingga pesawat terbang dan suku cadangnya, emas, serta produk teknologi.
Partai oposisi di Kongres India sempat meminta agar kesepakatan sementara tersebut ditangguhkan, mendesak negosiasi ulang dan mempertanyakan keputusan Perdana Menteri Narendra Modi untuk mengeluarkan pernyataan bersama sebelum putusan pengadilan.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua
- Sumber: Investor


Saat ini belum ada komentar