Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Dunia Stabil, Negosiasi Nuklir Iran Redam Gejolak Tarif Trump

Harga Minyak Dunia Stabil, Negosiasi Nuklir Iran Redam Gejolak Tarif Trump

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia bergerak relatif stabil pada awal pekan, di tengah rencana pembicaraan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran yang meredam kekhawatiran konflik di Timur Tengah.

Mengutip CNBC, Selasa (24/2/2026), kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 27 sen atau 0,38 persen ke level USD 71,49 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi 17 sen atau 0,26 persen ke posisi USD 66,31 per barel.

Stabilnya harga minyak mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar dalam merespons dinamika geopolitik dan kebijakan perdagangan global.

Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu mengumumkan kenaikan tarif impor sementara dari 10 persen menjadi 15 persen terhadap seluruh barang impor. Kebijakan tersebut diambil setelah Supreme Court of the United States membatalkan program tarif sebelumnya.

Langkah ini memicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang berpotensi menekan permintaan energi.

Analis IG Markets, Tony Sycamore, menilai kebijakan tarif terbaru memicu pergeseran investor ke aset aman seperti emas, sehingga menekan harga minyak.

“Berita tarif pada akhir pekan telah memicu aliran penghindaran risiko, terlihat dari pergerakan harga emas dan kontrak berjangka saham AS, serta menekan harga minyak mentah,” ujarnya.

Di sisi lain, Iran dan AS dijadwalkan menggelar putaran ketiga pembicaraan nuklir di Jenewa, Swiss. Informasi tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi.

Sinyal diplomasi ini meredam kekhawatiran pasar atas potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah, yang sebelumnya sempat mendorong harga Brent dan WTI naik lebih dari 5 persen pada pekan lalu.

Seorang pejabat senior Iran menyatakan negaranya siap memberikan konsesi terkait program nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi dan pengakuan hak memperkaya uranium.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Pastikan Anggaran Hunian Korban Banjir Sumatera dan Aceh Sudah Disiapkan Pemerintah

    Prabowo Pastikan Anggaran Hunian Korban Banjir Sumatera dan Aceh Sudah Disiapkan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di wilayah Sumatera dan Aceh. Meski demikian, Presiden menegaskan bahwa proses pembangunan membutuhkan waktu karena kondisi lapangan yang masih dalam masa tanggap darurat. Kepastian tersebut disampaikan Prabowo ketika mengunjungi para pengungsi […]

  • Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten aset kripto pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), mencatat kinerja keuangan yang impresif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, COIN membukukan EBITDA sebesar Rp100,7 miliar dan laba bersih mencapai Rp41,1 miliar hingga kuartal III-2025. Peningkatan tersebut menunjukkan kekuatan operasional COIN di tengah […]

  • Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan Selasa (10/2/2026), rupiah bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.799 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.805 per dolar AS. Penguatan rupiah ini didorong meredanya ketegangan geopolitik global dan sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis data […]

  • Rp6,59 Triliun Belum Bergerak, Bendungan Merangin Masih Sebatas Rencana

    Rp6,59 Triliun Belum Bergerak, Bendungan Merangin Masih Sebatas Rencana

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Di atas kertas, Bendungan Merangin merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar yang pernah direncanakan di Provinsi Jambi. Nilai investasinya mencapai Rp6,59 triliun, menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta diproyeksikan menjadi bendungan multiguna yang mampu mengendalikan banjir, mengairi ribuan hektare sawah, menyediakan air baku, hingga menghasilkan listrik. Namun hingga pertengahan […]

  • 12 Ide Jualan Ramadhan Modal Rp200 Ribu, Laris dan Untung Besar

    12 Ide Jualan Ramadhan Modal Rp200 Ribu, Laris dan Untung Besar

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan peluang usaha musiman yang menjanjikan. Dengan modal relatif kecil, sekitar Rp200.000, masyarakat sudah bisa memulai bisnis takjil dan makanan berbuka yang berpotensi laris manis. Meningkatnya kebutuhan makanan dan minuman saat menjelang berbuka puasa membuat perputaran uang cenderung cepat. Kuncinya terletak pada pemilihan produk yang diminati, harga terjangkau, serta strategi […]

  • KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    KPK Ungkap 8 Potensi Korupsi Program MBG 2026, Anggaran Naik Tajam hingga Rp171 Triliun

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi celah korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring lonjakan anggaran yang signifikan pada 2026. Dalam laporan tahunan Direktorat Monitoring KPK 2025, anggaran program MBG tercatat meningkat dari Rp71 triliun pada 2025 menjadi Rp171 triliun pada 2026. Kenaikan ini dinilai belum diimbangi dengan sistem tata […]

expand_less