Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu.

Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 persen di awal perdagangan pekan ini. Mempercepat kerugian awal karena masalah kualitas industri menutupi dampak keputusan perusahaan untuk menangguhkan ribuan jet A320 demi pembaruan software. Saham kemudian melemah 5,6% pada pukul 20.45 WIB waktu Paris.

Dalam pernyataan yang dikirim melalui surel, seorang juru bicara Airbus menyatakan perusahaan sedang memeriksa semua pesawat yang berpotensi terdampak dan hanya sebagian kecil dari pesawat tersebut yang memerlukan tindakan lebih lanjut.

“Sumber masalah telah diidentifikasi, ditangani, dan semua panel yang baru diproduksi telah memenuhi semua persyaratan,” kata juru bicara tersebut dikutip Investor, Selasa (2/12/2025).

Juru bicara menambahkan masalah ini berasal dari pemasok, namun menolak menyebutkan namanya. Airbus diketahui memiliki pemasok internal maupun eksternal untuk struktur pesawatnya.

Masalah ini muncul saat Airbus tengah berupaya keras untuk memenuhi target pengiriman yang ambisius tahun ini. Cacat produksi yang dicurigai ini menyebabkan penundaan beberapa pengiriman, meskipun belum ada indikasi masalah ini telah menjangkau pesawat yang sudah beroperasi.

Menurut sumber industri, Airbus dilaporkan hanya mengirimkan 72 pesawat pada November 2025, lebih rendah dari ekspektasi analis, sehingga total pengiriman tahun ini sejauh ini mencapai 657 unit.

Airbus menargetkan sekitar 820 kali pengiriman untuk tahun ini. Ini berarti mereka harus mencapai kinerja rekor pengiriman lebih dari 160 jet pada Desember 2025, jauh melampaui rekor akhir tahun sebelumnya yaitu 138 unit pada 2019.

Para analis berbeda pendapat mengenai apakah pembuat pesawat terbesar di dunia ini akan mampu mencapai target pengiriman tersebut, mengingat pendapatan dan arus kas perusahaan sangat bergantung pada pengiriman tepat waktu.

Analis Jefferies, Chloe Lemarie, menilai kinerja November 2025 lebih lemah dari yang diperkirakan dari proyeksi awalnya 71 pengiriman. Namun ia yakin target masih dapat dicapai karena produksi dasar meningkat.

Analis independen Rob Morris memperkirakan Airbus bisa mencapai sekitar 800 pengiriman, yang mungkin cukup untuk mengklaim target tercapai berdasarkan formulasi perkiraan mereka, meskipun ada risiko hasil akhir akan sedikit lebih rendah.

Masalah kualitas terbaru yang dihadapi Airbus, bersamaan dengan penarikan software sebelumnya, menyoroti tekanan luar biasa yang dialami oleh seluruh rantai pasokan industri kedirgantaraan pasca pandemi. Untuk memenuhi permintaan global yang booming setelah pembatasan perjalanan dicabut, Airbus berusaha keras meningkatkan laju produksi.

Namun, upaya percepatan ini sering kali menciptakan celah yang dapat memunculkan masalah kualitas industri, seperti yang terjadi pada panel logam A320. Gangguan dari pemasok, bersama dengan tantangan logistik dan kekurangan tenaga kerja, menjadi hambatan struktural yang berulang.

Kegagalan mencapai target pengiriman yang ambisius tidak hanya memengaruhi pendapatan Airbus karena maskapai membayar sebagian besar nilai pesawat pada saat serah terima, tetapi juga menunda ekspansi armada maskapai di seluruh dunia.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    Dibuka Pagi Ini Rupiah Menguat ke Level Rp16.737 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Rupiah dibuka pada perdagangan Rabu (31/12/2025) menguat sebesar 34 poin atau sekitar 0,20 persen dibandingkan posisi sebelumnya. Rupiah kini diposisi Rp16.737 per dolar AS. Terhadap penguatan tersebut rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia. Disusul yuan China berada satu level di […]

  • 20 Tempat Pempek Terbaik di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Ketagihan Setiap Suapan!

    20 Tempat Pempek Terbaik di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Dijamin Ketagihan Setiap Suapan!

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa bilang pempek enak cuma bisa kamu temukan di Palembang? Kota Jambi ternyata juga menyimpan banyak kedai pempek dengan rasa yang nggak kalah otentik! Dari yang kenyal gurih sampai cuko pedas manis yang bikin merem melek, semuanya siap manjain lidah kamu. Jadi, buat kamu yang lagi jalan-jalan ke Jambi atau sekadar ingin wisata […]

  • Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal, khususnya untuk kategori makanan dan minuman. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait perjanjian dagang antara Indonesia dan AS. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa tidak […]

  • Harga Perak Antam Menjadi Rp36.295 per Gram Hari Ini

    Harga Perak Antam Menjadi Rp36.295 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam merosot pada perdagangan Kamis (4/12/2025). Kali ini harga perak Antam merosot sebesar Rp 50 menjadi Rp 36.295 per gram. Harga perak murni dengan berat 250 gram sekarang ini mencapai Rp 9.473.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 10.515.863. Sedangkan yang berat 500 gram sebesar Rp 18.147.500, termasuk […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

  • Aksi Profit Taking Tekan KOSPI, Saham Samsung dan SK Hynix Kompak Turun

    Aksi Profit Taking Tekan KOSPI, Saham Samsung dan SK Hynix Kompak Turun

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Korea Selatan ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/4/2026), seiring aksi ambil untung investor setelah reli kuat yang dipimpin saham sektor semikonduktor. Mengacu data Reuters, indeks acuan KOSPI turun 19,55 poin atau 0,31% ke level 6.368,92. Padahal sehari sebelumnya, indeks ini sempat mencetak rekor tertinggi. Analis Kiwoom Securities, Han Ji-young, menilai pergerakan […]

expand_less