Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Sejarah Bisnis Warner Bros yang akan Diakuisisi Netflix

Sejarah Bisnis Warner Bros yang akan Diakuisisi Netflix

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kabar akuisisi Warner Bros oleh Netflix menjadi perbincangan. Sebab, akuisisi senilai US$ 72 miliar dan menanggung utang lebih dari US$ 10 miliar ini diyakini bakal mengubah landskap dunia hiburan.

Warner Bros memiliki jejak panjang. Didirikan oleh empat bersaudara; Albert, Sam, Harry dan Jack pada 4 April 1923, WB telah menjelma menjadi studio film yang memproduksi berbagai film terkenal.

Mengutip Katadata, film pertama yang menjadi tonggak sejarah bagi Warner Bros adalah The Jazz Singer yang rilis pada 1927. Film ‘talkie’ atau film yang sudah tersinkronisasi dengan suara itu menjadi peletak dasar kreativitas dan inovasi dalam pembuatan film. Warner Bros menjadi pelopor era baru dalam membuat film sehingga penontonnya dapat mendengarkan dialog suara dari film yang ditonton.

Kendati demikian jauh sebelum itu, Warner bersaudara memulai bisnis bioskop sederhana terlebih dahulu. Berbekal proyektor film yang digunakan untuk memutar film di Pennsylvania dan Ohio.

Warner bersaudara lalu melanjutkan bisnis pertunjukan tersebut dengan membuka gedung teater pertama di Cascade, New Castle, Pennsylvania pada 1903. Pada 1904, The Warners mendirikan Duquesne Amusement & Supply Company yang berbasis di Pittsburgh. Tugasnya adalah untuk mendistribusikan film.

Empat bersaudara ini berbagi tanggung jawab untuk mengembangkan usahanya. Ketika membuka Studio Warner Brothers pada 1918 Sam dan Jack memproduksi film-film tersebut, sementara Harry dan Albert bertindak sebagai pengawas yang menangani persoalan manajemen dan keuangan perusahaan. Baru pada 4 April 1923, setelah mendapatkan pinjaman dari Motley Flint, keempat bersaudara ini secara resmi merilis Warner Bros Pictures, Incorporated.

Akuisisi Warner Bros oleh Netflix

Berawal dari studio kecil, pada 1924 studio ini masuk ke dalam jajaran studio sukses di Hollywood berkat film-film yang mengisahkan seekor anjing Rin Tin Tin, serta film bisu besutan Ernst Lubitsch berjudul The Marriage Circle. Setelah mengalami berbagai periode pasang-surut, Jack Warner sebagai pemilik terakhir Warner Bros menjual kendali studio Warner Bros dan bisnis musik Warner Bros Records ke Seven Arts Production. Perusahaan ini dikendalikan oleh investor asal Kanada, Elliot dan Kenneth Hyman. Ini menandai era baru dalam Warner Bros.

Pergantian ini tak lama. Elliot dan Kenneth Hyman mengalihkannya ke Kinney National Company seharga US$ 64 juta. Aksi Kinney ini dipengaruhi oleh Ted Ashley yang mengoperasikan agensi bakat Hollywood. Usai aksi ini dilakukan perusahaan, Ashley ditunjuk menjadi kepala studio. Hal pertama yang dilakukan Ashley adalah mengembalikan nama studio menjadi Warner Bros.Inc. Sebelumnya, di masa penguasaan Hyman, studio berganti nama menjadi Warner Bros.-Seven Arts.

Di tangan Ashley, Warner Bros kembali mendulang kejayaan dengan sejumlah artis besar yang dilahirkan yaitu Paul Newman, Robert Redford, Barbra Streisand, dan Clint Eastwood. Era 1970-an menjadi era kejayaan Warner Bros, mengungguli studio-studio pesaingnya. Di masa itu, film yang diproduksi Warner Bros memiliki jangkauan yang luas, mulai dari komedi, action, drama keluarga, hingga film-film yang diadaptasi dari komik milik anak perusahaanya, DC Comics. Film Superman, Batman, dan Wonder Woman laku di pasaran.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi pada awal Januari 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per Senin (5/1/2026), penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, sementara bawang merah justru mengalami kenaikan. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras […]

  • Kembangkan Mobil Nasional, Airlangga Hartarto Pastikan Insentif Kendaraan Listrik Stop

    Kembangkan Mobil Nasional, Airlangga Hartarto Pastikan Insentif Kendaraan Listrik Stop

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah RI melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sinyal kuat bahwa insentif kendaraan listrik tidak akan dilanjutkan pada 2026. Kebijakan tersebut dinilai telah mencapai tujuan awalnya, yaitu mendorong produsen otomotif untuk membangun fasilitas produksi di dalam negeri. Meski demikian, ketiadaan insentif bukan berarti pengembangan industri otomotif dihentikan, melainkan akan mengalihkan fokus […]

  • Emas Pegadaian Serentak Rontok! Ini Harga Terbarunya

    Emas Pegadaian Serentak Rontok! Ini Harga Terbarunya

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira bagi warga Jambi yang ingin menambah koleksi logam mulia di Pegadaian. Hari ini harga emas di Pegadaian mulai dari Antam, UBS hingga Galeri24 mengalami penurunan tajam. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, Kamis (18/6/2026) harga emas Antam ukuran 1 gram kini menjadi Rp2.812.000. Turun sebesar Rp27.000 dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan juga […]

  • Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025. […]

  • AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US1 per Barel

    AS-Iran Gagal Damai, Harga Minyak Dunia Tembus US$101 per Barel

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak dan menembus level psikologis US$100 per barel pada Senin (13/4/2026), menyusul kegagalan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini diperparah dengan rencana blokade jalur pelayaran menuju Iran di Selat Hormuz, yang menjadi salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia. Berdasarkan laporan Reuters, harga minyak […]

  • Cek! Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Pagi Ini

    Cek! Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS yang dijual di Pegadaian terpantau naik pada perdagangan hari ini, Jumat (20/2/2026). Hanya saja harga kenaikan kedua entitas itu bervariasi. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada pukul 07.27 WIB, harga emas UBS kini di angka Rp2.965.000 per gram. Sementara itu emas Galeri24 berada diposisi Rp2.946.000 per gram. […]

expand_less