Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Ming, 26 Okt 2025
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memiliki nilai investasi lebih tinggi dibanding proyek Saudi Land Bridge, meski jarak trayek Whoosh jauh lebih pendek. Panjang jalur Whoosh tercatat 142,3 km, sementara Saudi Land Bridge yang menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melalui Riyadh mencapai 1.500 km. Nilai investasi proyek Whoosh mencapai USD 7,27 miliar atau sekitar Rp 120,6 triliun (kurs Rp 16.602 per USD). Angka ini lebih besar daripada investasi Saudi Land Bridge senilai USD 7 miliar atau Rp 116,2 triliun.
Proyek Saudi Land Bridge diproyeksikan memangkas waktu perjalanan antara Riyadh dan Jeddah dari sekitar 12 jam menjadi kurang dari empat jam, dan menjadi bagian dari Saudi Vision 2030.
Sedangkan, nilai investasi Whoosh sebesar USD 7,27 miliar sudah termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) senilai USD 1,2 miliar atau Rp 19,8 triliun. Untuk menutupi pembengkakan biaya ini, PT KAI, sebagai ketua konsorsium BUMN dalam proyek Whoosh, memiliki beban utang Rp 6,9 triliun kepada China Development Bank (CDB).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang proyek Whoosh tidak akan dibayar menggunakan APBN karena berada di bawah pengelolaan Danantara, bukan pemerintah. Sejak Maret 2025, setoran dividen BUMN dialihkan ke Danantara. Purbaya menyatakan, “Kalau di bawah Danantara mereka kan sudah manajemen sendiri, punya dividen sendiri yang rata-rata bisa Rp 80 triliun lebih, harusnya mereka sudah di situ jangan di kita lagi.”
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menambahkan utang tersebut tidak tercatat di pemerintah karena proyek dikerjakan oleh PT KAI dan konsorsium BUMN.
Opsi restrukturisasi utang Whoosh yang disiapkan Danantara termasuk penambahan ekuitas dan penyerahan beberapa infrastruktur KCJB kepada pemerintah untuk dijadikan Badan Layanan Umum (BLU).
Dengan nilai investasi tinggi dan strategi pengelolaan utang yang jelas, proyek Whoosh menjadi salah satu proyek transportasi strategis di Indonesia yang patut diperhitungkan dibanding proyek kereta cepat global.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar