Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memiliki nilai investasi lebih tinggi dibanding proyek Saudi Land Bridge, meski jarak trayek Whoosh jauh lebih pendek. Panjang jalur Whoosh tercatat 142,3 km, sementara Saudi Land Bridge yang menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melalui Riyadh mencapai 1.500 km. Nilai investasi proyek Whoosh mencapai USD 7,27 miliar atau sekitar Rp 120,6 triliun (kurs Rp 16.602 per USD). Angka ini lebih besar daripada investasi Saudi Land Bridge senilai USD 7 miliar atau Rp 116,2 triliun.

Proyek Saudi Land Bridge diproyeksikan memangkas waktu perjalanan antara Riyadh dan Jeddah dari sekitar 12 jam menjadi kurang dari empat jam, dan menjadi bagian dari Saudi Vision 2030.

Sedangkan, nilai investasi Whoosh sebesar USD 7,27 miliar sudah termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) senilai USD 1,2 miliar atau Rp 19,8 triliun. Untuk menutupi pembengkakan biaya ini, PT KAI, sebagai ketua konsorsium BUMN dalam proyek Whoosh, memiliki beban utang Rp 6,9 triliun kepada China Development Bank (CDB).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang proyek Whoosh tidak akan dibayar menggunakan APBN karena berada di bawah pengelolaan Danantara, bukan pemerintah. Sejak Maret 2025, setoran dividen BUMN dialihkan ke Danantara. Purbaya menyatakan, “Kalau di bawah Danantara mereka kan sudah manajemen sendiri, punya dividen sendiri yang rata-rata bisa Rp 80 triliun lebih, harusnya mereka sudah di situ jangan di kita lagi.”

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menambahkan utang tersebut tidak tercatat di pemerintah karena proyek dikerjakan oleh PT KAI dan konsorsium BUMN.

Opsi restrukturisasi utang Whoosh yang disiapkan Danantara termasuk penambahan ekuitas dan penyerahan beberapa infrastruktur KCJB kepada pemerintah untuk dijadikan Badan Layanan Umum (BLU).

Dengan nilai investasi tinggi dan strategi pengelolaan utang yang jelas, proyek Whoosh menjadi salah satu proyek transportasi strategis di Indonesia yang patut diperhitungkan dibanding proyek kereta cepat global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik. Langkah ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga bawang putih yang terus melonjak menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih bagi pelaku […]

  • Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima sebanyak 50 kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Selasa (27/1/2026) malam, sebanyak 34 jenazah berhasil diidentifikasi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan jumlah korban yang teridentifikasi terus bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 30 jenazah. “Dari […]

  • Rencana Pajak E-Commerce 0,5 Persen Tuai Protes, UMKM Merasa Terbebani

    Rencana Pajak E-Commerce 0,5 Persen Tuai Protes, UMKM Merasa Terbebani

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana pemerintah untuk memungut pajak dari pedagang online melalui marketplace menuai beragam respons dari pelaku usaha. Sebagian besar menilai kebijakan tersebut berpotensi menambah beban, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemungutan pajak terhadap transaksi daring direncanakan mulai diterapkan pada kuartal II 2026. Kebijakan ini […]

  • Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada Rabu (22/4/2026) pagi melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.143 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah masih dibayangi potensi negosiasi antara AS dengan Iran. “Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah meningkat […]

  • Rupiah Stagnan Diposisi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Stagnan Diposisi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Kamis (8/1/2026). Melansir dari Antara, mata uang rupiah stagnan di posisi Rp16.780. Nilai itu sama seperti penutupan hari sebelumnya. Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS pagi ini. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,27%, disusul ringgit Malaysia […]

  • KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    KKP Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp6,79 Triliun Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam satu tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara sebesar Rp6,79 triliun melalui berbagai upaya pengawasan dan penegakan hukum di sektor kelautan dan perikanan. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono, menyampaikan bahwa sepanjang periode Oktober 2024 […]

expand_less