Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

Investasi Whoosh Lebih Besar dari Kereta Cepat Arab Saudi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) memiliki nilai investasi lebih tinggi dibanding proyek Saudi Land Bridge, meski jarak trayek Whoosh jauh lebih pendek. Panjang jalur Whoosh tercatat 142,3 km, sementara Saudi Land Bridge yang menghubungkan Jeddah di Laut Merah dengan Dammam di Teluk Arab melalui Riyadh mencapai 1.500 km. Nilai investasi proyek Whoosh mencapai USD 7,27 miliar atau sekitar Rp 120,6 triliun (kurs Rp 16.602 per USD). Angka ini lebih besar daripada investasi Saudi Land Bridge senilai USD 7 miliar atau Rp 116,2 triliun.

Proyek Saudi Land Bridge diproyeksikan memangkas waktu perjalanan antara Riyadh dan Jeddah dari sekitar 12 jam menjadi kurang dari empat jam, dan menjadi bagian dari Saudi Vision 2030.

Sedangkan, nilai investasi Whoosh sebesar USD 7,27 miliar sudah termasuk pembengkakan biaya (cost overrun) senilai USD 1,2 miliar atau Rp 19,8 triliun. Untuk menutupi pembengkakan biaya ini, PT KAI, sebagai ketua konsorsium BUMN dalam proyek Whoosh, memiliki beban utang Rp 6,9 triliun kepada China Development Bank (CDB).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang proyek Whoosh tidak akan dibayar menggunakan APBN karena berada di bawah pengelolaan Danantara, bukan pemerintah. Sejak Maret 2025, setoran dividen BUMN dialihkan ke Danantara. Purbaya menyatakan, “Kalau di bawah Danantara mereka kan sudah manajemen sendiri, punya dividen sendiri yang rata-rata bisa Rp 80 triliun lebih, harusnya mereka sudah di situ jangan di kita lagi.”

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Suminto, menambahkan utang tersebut tidak tercatat di pemerintah karena proyek dikerjakan oleh PT KAI dan konsorsium BUMN.

Opsi restrukturisasi utang Whoosh yang disiapkan Danantara termasuk penambahan ekuitas dan penyerahan beberapa infrastruktur KCJB kepada pemerintah untuk dijadikan Badan Layanan Umum (BLU).

Dengan nilai investasi tinggi dan strategi pengelolaan utang yang jelas, proyek Whoosh menjadi salah satu proyek transportasi strategis di Indonesia yang patut diperhitungkan dibanding proyek kereta cepat global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Saksikan! Perebutan Gelar Bergengsi Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 di Pavilin JBC

    Saksikan! Perebutan Gelar Bergengsi Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 di Pavilin JBC

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 memasuki babak terakhir ada 3 babak yang akan menjadi penentu siapa yang akan keluar sebagai juara , ini adalah babak yang paling seru rugi rasanya kita jika tidak menonton pertandingan ini karan para master catur salung adu pukul dan saling mengeluarkan seuruh keampuan untuk menang , […]

  • Mitsubishi Fuso Jadi Mobil Komersial Terlaris 2025, Kuasai Hampir 40 Persen Pasar Indonesia

    Mitsubishi Fuso Jadi Mobil Komersial Terlaris 2025, Kuasai Hampir 40 Persen Pasar Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mitsubishi Fuso kembali menegaskan dominasinya di pasar kendaraan niaga nasional. Sepanjang 2025, Mitsubishi Fuso tercatat sebagai merek mobil komersial terlaris di Indonesia dengan penjualan ritel mencapai 25.613 unit. Capaian tersebut membuat Fuso menguasai 39,9 persen pangsa pasar kendaraan komersial Tanah Air, meningkat 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pangsa pasar hampir 40 persen ini […]

  • Kabut Asap Jambi Makin Pekat: 253 Hotspot, 379 Hektare Terbakar, Jarak Pandang Cuma 1 Kilometer

    Kabut Asap Jambi Makin Pekat: 253 Hotspot, 379 Hektare Terbakar, Jarak Pandang Cuma 1 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah Provinsi Jambi hingga Rabu (26/8/2026). Kondisi ini tercermin dari tingginya jumlah titik panas, luas lahan yang terindikasi terbakar, memburuknya kualitas udara, hingga anjloknya jarak pandang. Data terbaru yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan Jambi masih menjadi salah satu dari […]

  • Donald Trump Desak Negara Konsumen Minyak Amankan Selat Hormuz yang Lumpuh

    Donald Trump Desak Negara Konsumen Minyak Amankan Selat Hormuz yang Lumpuh

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak negara-negara yang bergantung pada pasokan energi dari Selat Hormuz untuk ikut menjaga keamanan jalur pelayaran strategis tersebut. Seruan ini muncul setelah jalur pengiriman minyak penting dunia itu lumpuh akibat konflik dengan Iran. Trump menyatakan negara-negara konsumen minyak seharusnya ikut bertanggung jawab melindungi jalur pelayaran yang selama ini […]

  • Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Ratu Maxima dari Belanda selaku UNSGSA for Inclusive Finance for Development untuk membahas penguatan kesehatan finansial (financial health) di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya integrasi dan koordinasi data nasional sebagai fondasi percepatan inklusi keuangan. Airlangga menegaskan bahwa penguatan sistem data menjadi prioritas pemerintah. […]

expand_less