Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kurs Rupiah Hari Ini, Menguat Tipis!

Kurs Rupiah Hari Ini, Menguat Tipis!

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan data pasar uang, rupiah bergerak menguat sebesar 7 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp16.861 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp16.868 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,14% ke level 98,52.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjelaskan, sentimen positif datang dari Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur Indonesia melanjutkan penguatan ke level 53,8 pada Februari 2026 dari bulan sebelumnya yang berada di angka 52,6.

Bahkan, lanjut dia, S&P Global melaporkan bahwa indeks yang menggambarkan aktivitas manufaktur nasional itu menunjukkan adanya ekspansi solid pada kondisi pengoperasian manufaktur yang merupakan ekspansi terbesar sejak Maret 2024.

“Peningkatan PMI manufaktur utamanya didorong oleh percepatan pertumbuhan permintaan terhadap produk manufaktur Indonesia. Permintaan baru naik selama 7 bulan berturut-turut, dengan tingkat pertumbuhan di posisi paling kuat sejak November 2025,” ungkapnya, baru-baru ini.

Berdasarkan laporan peserta survei, Ibarahim mengatakan, jumlah pelanggan naik dan kepercayaan diri membaik. Data menunjukkan bahwa pertumbuhan total permintaan baru terjadi secara luas, seiring produsen manufaktur Indonesia mencatat kembali peningkatan pesanan ekspor baru untuk pertama kali dalam 6 bulan.

“Kenaikan pada permintaan ekspor baru merupakan yang paling tajam sejak Mei 2022,” tambahnya.

Menurut Ibrahim, S&P Global mencatat meningkatnya penjualan telah mendorong perusahaan menaikkan ketenagakerjaan enam kali dalam 7 bulan pada tingkat tertinggi sejak November 2025. Kenaikan jumlah karyawan membantu manufaktur Indonesia meningkatkan produksi pada Februari 2026. Output mengalami ekspansi pada laju tercepat sejak April 2024.

Ketika terjadi peningkatan, Ibrahim menyebut, perusahaan mengaitkan hal ini dengan kenaikan permintaan baru. Perusahaan juga mencatat bahwa produksi tambahan digunakan untuk membangun stok untuk bersiap menghadapi kenaikan permintaan mendatang sehingga inventaris pascaproduksi naik selama 4 bulan berjalan.

Meski demikian, lanjut Ibrahim, rupiah masih dibayangi sentimen yang semakin meluas seputar perang di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. perang di Timur Tengah juga meningkatkan kekhawatiran terhadap distribusi minyak dunia.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terus Menguat, Rupiah Kini Dilevel Rp16.784 per Dolar AS

    Terus Menguat, Rupiah Kini Dilevel Rp16.784 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terus menguat. Pagi ini rupiah bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.784 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.820 per dolar AS. Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 1,32%. Disusul, ringgit Malaysia yang […]

  • Naik Lagi, Harga Emas Antam Jadi Rp2.415.000 per Gram Hari Ini

    Naik Lagi, Harga Emas Antam Jadi Rp2.415.000 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Awal pekan yang bagus bagi perdagangan emas Antam. Kini harga emas Antam naik lagi sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.415.000 per gram. Paling murah emas Antam dibanderol Rp1,25 juta. Sementara itu, yang paling mahal Rp2,35 miliar. Adanya kenaikan harga meski tipis telah membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut menguat menjadi Rp2.276.000 per gram. […]

  • BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    BI Prakirakan Kinerja Penjualan Eceran Meningkat di Oktober 2025

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) melalui Survei Penjualan Eceran (SPE) memprakirakan kinerja penjualan eceran pada Oktober 2025 meningkat. Hal itu tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan September 2025. “Indeks Penjualan Riil (IPR) Oktober 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 3,7 […]

  • PT Agrinas Pangan Nusantara Akan Tanggung Pembayaran Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes

    PT Agrinas Pangan Nusantara Akan Tanggung Pembayaran Gaji 30 Ribu Manajer Kopdes

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan akhirnya buka suara terkait sumber dana untuk membayar gaji 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih). Zulhas memastikan pembayaran gaji para manajer akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Namun, ia menegaskan skema pendanaan final masih dalam tahap penyusunan oleh pemerintah. “Sementara skema gaji […]

  • UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan, Cek Disini!

    UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan, Cek Disini!

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual PT Pegadaian pada hari ini kompak tidak mengalami perubahan alias stagnan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Senin (19/1/2026). Harga emas UBS stabil di posisi Rp 2.739.000 per gram. Demikian juga harga jual emas Galeri24 stagnan di posisi […]

  • Pabrik rokok

    Di Tengah Rencana Cukai Rokok Tidak Naik, Begini Produksi Rokok Tanah Air

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan tidak akan menaikkan cukai rokok pada tahun depan. Kebijakan ini salah satunya ditujukan untuk memberantas rokok ilegal yang marak di tanah air. Kabar ini juga disambut gembira pelaku indiustri rokok. Terlebih keputusan ini diharapkan bisa mengurangi beban industri rokok. Lalu seperti apa produksi rokok di Indonesia selama […]

expand_less