Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kurs Rupiah Hari Ini, Menguat Tipis!

Kurs Rupiah Hari Ini, Menguat Tipis!

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan data pasar uang, rupiah bergerak menguat sebesar 7 poin atau 0,04 persen ke posisi Rp16.861 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp16.868 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,14% ke level 98,52.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menjelaskan, sentimen positif datang dari Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur Indonesia melanjutkan penguatan ke level 53,8 pada Februari 2026 dari bulan sebelumnya yang berada di angka 52,6.

Bahkan, lanjut dia, S&P Global melaporkan bahwa indeks yang menggambarkan aktivitas manufaktur nasional itu menunjukkan adanya ekspansi solid pada kondisi pengoperasian manufaktur yang merupakan ekspansi terbesar sejak Maret 2024.

“Peningkatan PMI manufaktur utamanya didorong oleh percepatan pertumbuhan permintaan terhadap produk manufaktur Indonesia. Permintaan baru naik selama 7 bulan berturut-turut, dengan tingkat pertumbuhan di posisi paling kuat sejak November 2025,” ungkapnya, baru-baru ini.

Berdasarkan laporan peserta survei, Ibarahim mengatakan, jumlah pelanggan naik dan kepercayaan diri membaik. Data menunjukkan bahwa pertumbuhan total permintaan baru terjadi secara luas, seiring produsen manufaktur Indonesia mencatat kembali peningkatan pesanan ekspor baru untuk pertama kali dalam 6 bulan.

“Kenaikan pada permintaan ekspor baru merupakan yang paling tajam sejak Mei 2022,” tambahnya.

Menurut Ibrahim, S&P Global mencatat meningkatnya penjualan telah mendorong perusahaan menaikkan ketenagakerjaan enam kali dalam 7 bulan pada tingkat tertinggi sejak November 2025. Kenaikan jumlah karyawan membantu manufaktur Indonesia meningkatkan produksi pada Februari 2026. Output mengalami ekspansi pada laju tercepat sejak April 2024.

Ketika terjadi peningkatan, Ibrahim menyebut, perusahaan mengaitkan hal ini dengan kenaikan permintaan baru. Perusahaan juga mencatat bahwa produksi tambahan digunakan untuk membangun stok untuk bersiap menghadapi kenaikan permintaan mendatang sehingga inventaris pascaproduksi naik selama 4 bulan berjalan.

Meski demikian, lanjut Ibrahim, rupiah masih dibayangi sentimen yang semakin meluas seputar perang di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. perang di Timur Tengah juga meningkatkan kekhawatiran terhadap distribusi minyak dunia.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenkeu Optimistis Ekonomi RI Triwulan I Tumbuh 5,5 Persen

    Wamenkeu Optimistis Ekonomi RI Triwulan I Tumbuh 5,5 Persen

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Keuangan RI, Juda Agung, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 mampu mencapai 5,5 persen. Angka tersebut dijadwalkan akan diumumkan secara resmi pada awal Mei 2026. “Proyeksi Kementerian Keuangan pertumbuhan di triwulan I diperkirakan 5,5%, dengan melihat PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) meningkat cukup […]

  • Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

    Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan bensin campuran etanol 10% atau E10 sebagai upaya menekan impor bahan bakar minyak (BBM). Namun, sejumlah pihak mengingatkan agar kebijakan ini disiapkan matang agar tidak membebani keuangan negara. Langkah Presiden Prabowo Subianto menerapkan bensin campur etanol 10% atau E10 disebut bisa menjadi terobosan menuju energi bersih dan kemandirian energi […]

  • BTN Pede, Dana Rp 25 Triliun Habis pada November

    BTN Pede, Dana Rp 25 Triliun Habis pada November

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tetap menyatakan optimismenya bahwa penempatan uang negara sebesar Rp 25 triliun di BTN akan terserap habis pada November 2025. Ini sejalan dengan upaya perseroan menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif, termasuk perumahan rakyat yang menjadi prioritas dan keahlian perseroan. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan bahwa penyerapan […]

  • Kemenperin Gandeng MR.DIY, Dorong Produk IKM Tembus Ritel Modern Nasional

    Kemenperin Gandeng MR.DIY, Dorong Produk IKM Tembus Ritel Modern Nasional

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat akses pasar bagi industri kecil menengah (IKM) dengan menggandeng ritel modern, langkah yang diharapkan langsung mendongkrak daya saing produk lokal di tengah ketatnya persaingan pasar, dikutip dari ANTARA News. Kemenperin menjalin kerja sama strategis dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) untuk membuka jalur distribusi yang lebih luas bagi […]

  • Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap praktik manipulasi ekspor yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Sebanyak 25 wajib pajak terdeteksi melakukan ekspor dengan modus under-invoicing menggunakan barang berjenis POME (Palm Oil Mill Effluent) atau limbah minyak sawit. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari hasil analisis […]

  • Harga Perak Sudah Tembus Rp58.400 per Gram

    Harga Perak Sudah Tembus Rp58.400 per Gram

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan kenaikan. Pada perdagangan hari ini harga perak Antam melesat hingga mencapai level tertinggi baru atau All Time High (ATH). Dikutip dari laman Logam Mulia, Selasa (20/1/2026), harga perak Antam melesat Rp500. Kenaikan ini mendorong harga perak pada posisi Rp58.400 per gram. Sebelumnya, harga perak […]

expand_less