Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Insentif Stunting Daerah Turun Drastis Usai Dipangkas Menkeu Purbaya

Insentif Stunting Daerah Turun Drastis Usai Dipangkas Menkeu Purbaya

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memangkas alokasi dana insentif fiskal untuk daerah berprestasi dalam penurunan stunting. Jika pada tahun 2024 anggaran yang disiapkan mencapai Rp 775 miliar, pada tahun 2025 turun drastis menjadi hanya Rp 300 miliar.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 330 Tahun 2025, yang diteken Purbaya pada 10 November 2025.

Anggaran tersebut akan diberikan kepada 3 provinsi, 38 kabupaten, dan 9 kota dengan kinerja terbaik menekan prevalensi stunting.

Sementara itu, pada tahun sebelumnya, KMK Nomor 353 Tahun 2024 yang diteken Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan total Rp 3,1 triliun dana insentif fiskal, dengan Rp 775 miliar di antaranya khusus untuk penurunan stunting.

Dengan demikian, terjadi penurunan Rp 475 miliar atau sekitar 61% dibandingkan tahun lalu.
Penurunan alokasi anggaran ini juga sejalan dengan penurunan jumlah penerima insentif. Jika pada 2024 terdapat 9 provinsi, namun pada tahun ini hanya terdapat 3 provinsi, yakni Sumatera Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Adapun pemberian insentif fiskal ini dilakukan untuk mendukung penanganan stunting nasional sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.  KMK  330/2025 mengatur bahwa dana yang diterima daerah wajib digunakan untuk belanja penandaan stunting, seperti program pendidikan anak usia dini, layanan kesehatan ibu dan anak, penyediaan air bersih dan sanitasi, serta ketahanan pangan rumah tangga.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Talang Banjar, dan Kasang Terbaru

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo, Talang Banjar, dan Kasang Terbaru

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok atau sembako di Kota Jambi terpantau relatif stabil pada Selasa (6/1/2026). Meski demikian, beberapa komoditas strategis seperti cabai rawit dan bawang merah mengalami penurunan harga di sejumlah pasar rakyat. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit hijau dan cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan cukup […]

  • Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kopi dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump serta dampak perubahan iklim yang melanda Brasil, produsen kopi terbesar dunia. Sejak Juli 2025, AS menerapkan tarif impor 50% terhadap kopi dari Brasil. Akibatnya, harga kopi bubuk […]

  • Tidak Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Dekati Rp3 Juta

    Tidak Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Dekati Rp3 Juta

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari dua produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak stabil pada perdagangan Senin, (26/1/2026). Meski tidak mengalami pergerakan, namun kedua produk logam mulia itu tetap berada di level atas. Berdasarkan data resmi dari laman Pegadaian, harga emas UBS untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp2.974.000. Sementara itu, harga emas […]

  • Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil. Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik […]

  • PLN Tegaskan Siap Jadi Motor Transisi Energi Indonesia di COP30

    PLN Tegaskan Siap Jadi Motor Transisi Energi Indonesia di COP30

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam forum iklim COP30 di Belém, Brasil, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk mempercepat transisi energi dan menurunkan emisi menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060 atau lebih cepat. Komitmen tersebut disampaikan oleh Utusan Khusus Presiden untuk Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mewakili Presiden Prabowo Subianto. Dalam paparannya, Hashim menjelaskan bahwa Indonesia telah menegaskan […]

  • Pak Haato

    Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Mbak Tutut: Kontra Boleh Ekstrem Jangan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anak Presiden ke-2 RI,Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo, menjadi perwakilan keluarga saat penganugerahan gelar tanda pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Mereka tampak semringah. Seperti diberitakan, nama Soeharto masuk dalam 10 penerima gelar pahlawan nasional 2025. Presiden Prabowo Subianto langsung menganugerahkan gelar tanda pahlawan tersebut. Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak […]

expand_less