Rabu, 9 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga kopi dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump serta dampak perubahan iklim yang melanda Brasil, produsen kopi terbesar dunia.

Sejak Juli 2025, AS menerapkan tarif impor 50% terhadap kopi dari Brasil. Akibatnya, harga kopi bubuk di pasar AS naik menjadi USD 9,14 per 500 gram pada September 2025, meningkat 41% dibanding tahun sebelumnya. Data Departemen Tenaga Kerja AS juga mencatat harga kopi instan dan produk sejenis naik hingga 19% dibanding 2024.

Pemilik Momentum Coffee di Chicago, Nikki Bravo, mengaku harus menaikkan harga menu kopi berbasis espresso sekitar 15% karena biaya bahan baku dan operasional ikut melambung. “Harga biji kopi naik sekitar 15%, ditambah kenaikan upah minimum dan perlengkapan kafe,” ujarnya.

Selain faktor tarif, kekeringan ekstrem di wilayah Minas Gerais, Brasil, turut memperparah kenaikan harga. Curah hujan di wilayah penghasil kopi utama itu hanya 70% dari rata-rata normal. Analis pasar dari StoneX, Fernando Maximiliano, menegaskan bahwa “krisis iklim adalah faktor utama yang menekan pasokan global.”

Sejak Agustus, harga futures kopi arabika melonjak hampir 40%, sedangkan robusta naik sekitar 37%. Brasil yang menyumbang 40% produksi kopi dunia kini kesulitan memenuhi permintaan global akibat dampak iklim sejak 2020.

Pemerintah Brasil melalui Badan Pasokan Nasional (Conab) berharap hujan baru-baru ini dapat membantu pemulihan tanaman kopi. Di sisi lain, Trump dan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mulai membuka negosiasi untuk mencabut tarif demi menstabilkan harga.

Namun, para ahli menilai tekanan harga jangka panjang masih akan berlanjut. Penelitian terbaru memperkirakan hanya 50% lahan kopi saat ini yang masih layak tanam pada tahun 2050 jika tren iklim ekstrem terus berlanjut.

Untuk bertahan, Brasil mulai mengembangkan varietas kopi tahan panas dan kekeringan serta memperluas lahan di daerah beriklim lebih sejuk. Namun, upaya adaptasi ini menambah biaya produksi, mulai dari teknologi pertanian hingga sistem irigasi.

Ketua IllyCaffè SpA, Andrea Illy, menyebut hanya 10% lahan kopi dunia yang sudah menggunakan irigasi. “Jika ingin produksi tetap stabil, perlu investasi besar pada teknologi pertanian berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan kombinasi tekanan tarif, cuaca ekstrem, dan biaya adaptasi tinggi, harga kopi global diprediksi tetap tinggi hingga tahun depan sebelum pasokan kembali stabil.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Peminat Tinggi, Larangan Thrifting Dinilai Sulit Dihapus

    Peminat Tinggi, Larangan Thrifting Dinilai Sulit Dihapus

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai larangan impor pakaian bekas (thrifting) yang ditegaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih sulit dihapus karena tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut. Menurut Yusuf, kebijakan pelarangan thrifting belum tentu langsung berdampak positif terhadap industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dalam jangka pendek. “Kebijakan ini menjadi […]

  • TikTok Bentuk JV Baru, Investor AS Pegang Saham Mayoritasnya

    TikTok Bentuk JV Baru, Investor AS Pegang Saham Mayoritasnya

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO TikTok Shou Zi Chew mengumumkan operasional perusahaan di Amerika Serikat (AS) akan ditempatkan di bawah entitas usaha patungan (joint venture/ JV) baru. Entitas tersebut dinamai TikTok USDS Joint Venture LLC. Berdasarkan memo dikirim oleh Chew seperti dikutip CNBC internasional pada Jumat (19/12/2025), kesepakatan telah ditandatangani dengan tiga investor pengelola yaitu Oracle, Silver […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terus Tergerus, Makin Jauh dari Rp2,7 Juta

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Terus Tergerus, Makin Jauh dari Rp2,7 Juta

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali tersungkur. Setelah sebelumnya mengalami penurunan, harga logam mulia yang menjadi salah satu pilihan investasi masyarakat itu kembali turun pada perdagangan Senin (7/9/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, hari ini emas Antam dibanderol Rp2.637.000 per gram. Harga tersebut turun Rp3000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih berada di level Rp2.640.000 […]

  • John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

    John Herdman Masuk Daftar Kandidat Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pencarian pelatih Timnas Indonesia masih terus bergulir. Terkini, ada sosok pelatih asal Kanada, John Herdman, yang dikabarkan masuk dalam kandidat pelatih Timnas Indonesia. Sebelumnya, nama asisten pelatih Liverpool Giovanni van Bronckhorst juga sempat dilaporkan masuk dalam daftar kandidat pelatih yang sebelumnya diisi oleh Patrick Kluivert itu. Dilansir dari Sky Sports, Herdman bahkan telah […]

  • Aturan Baru KUR Perumahan, Bank Himbara Dapat Tugas Khusus dari Menteri PKP

    Aturan Baru KUR Perumahan, Bank Himbara Dapat Tugas Khusus dari Menteri PKP

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menggulirkan skema KUR Perumahan untuk menopang program strategis nasional. Kebijakan ini diharapkan menjadi instrumen baru dalam percepatan penyediaan hunian bagi masyarakat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan program ini bertujuan membebaskan rakyat dari jeratan rentenir. Perbankan nasional, khususnya bank Himbara, didorong untuk mengambil peran sentral. Inisiatif pembiayaan ini […]

expand_less