Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah USD 100 Per Barel

Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah USD 100 Per Barel

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia mengalami penurunan tajam hingga di bawah level USD 100 per barel, menyusul meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Penurunan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyetujui penangguhan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya membuka kembali jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Berdasarkan data perdagangan, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Mei turun sekitar 15 persen menjadi USD 95,63 per barel pada Selasa (7/4/2026).

Trump menyatakan, gencatan senjata bersifat sementara dan bergantung pada komitmen Iran untuk membuka akses penuh, aman, dan segera di Selat Hormuz.

Ia menyebut, pemerintah AS telah menerima proposal dari Iran yang berisi sejumlah poin penting sebagai dasar negosiasi lanjutan.

“Hampir semua poin perselisihan di masa lalu telah disepakati, dan periode dua minggu ini akan dimanfaatkan untuk merampungkan perjanjian,” ujar Trump.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan kesiapan negaranya untuk memberikan jalur aman bagi kapal-kapal yang melintas selama masa gencatan senjata.

Sebelumnya, ketegangan di kawasan Timur Tengah sempat mengganggu distribusi energi global. Serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz menyebabkan penurunan signifikan arus ekspor minyak.

Padahal, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur tersebut sebelum konflik meningkat. Gangguan ini sempat mendorong lonjakan harga berbagai produk energi, termasuk bahan bakar jet, solar, dan bensin. Namun, dengan adanya kesepakatan sementara, pasar mulai merespons positif potensi normalisasi pasokan energi global.

Meski harga minyak turun, pelaku pasar masih mencermati perkembangan lanjutan dari kesepakatan tersebut. Pasalnya, gencatan senjata bersifat sementara dan sangat bergantung pada komitmen kedua belah pihak dalam menjaga stabilitas kawasan. Jika kesepakatan gagal dipertahankan, potensi lonjakan harga energi global masih terbuka.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkop Ferry Bantah Program Kopdes Merah Putih Proyek Semu

    Menkop Ferry Bantah Program Kopdes Merah Putih Proyek Semu

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) bukan proyek semu sebagaimana dikhawatirkan sebagian pihak. Menurutnya, angka 80.000 Kopdes yang kerap beredar bukan jumlah gedung yang sudah berdiri, melainkan jumlah badan hukum atau akta koperasi yang telah dibentuk melalui musyawarah desa khusus setelah terbitnya Inpres dan Keppres […]

  • Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    Rumah Bergaya Industrial Lebih Murah Ketimbang Minimalis, Benarkah?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perdebatan mengenai biaya pembangunan rumah bergaya industrial dibandingkan dengan minimalis kerap muncul di tengah masyarakat. Namun, benarkah jika rumah bergaya industrial lebih mahal ketimbang minimalis? Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Georgius Budi Yulianto atau akrab disapa Boegar menegaskan, pertanyaan tersebut pada dasarnya tidak dapat dijawab secara absolut. “Biaya konstruksi sangat dipengaruhi oleh […]

  • BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

    BI dan Kemenkeu Lanjutkan Debt Switching Rp173,4 Triliun untuk Jaga Nafas APBN 2026

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) sepakat melanjutkan skema debt switching guna membantu pembiayaan APBN 2026. Nilai pertukaran surat utang yang direncanakan mencapai Rp173,4 triliun. Kebijakan ini diambil di tengah ruang fiskal yang semakin sempit serta tantangan pembiayaan anggaran tahun depan. Skema debt switching dilakukan dengan menukar surat utang negara (SBN) yang jatuh tempo […]

  • RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    RUU Perumahan Dikebut, Pemerintah Siapkan BSPS dan Rusun Bersubsidi untuk Daerah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan seiring dengan penguatan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta pengembangan rumah susun (rusun) bersubsidi untuk daerah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan seluruh kepala daerah akan memperoleh alokasi kuota BSPS. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wakil Ketua MPR RI, Menteri Hukum, […]

  • Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    Terbesar ke-3 di Dunia, Cadangan Emas Italia Tembus Rp4.974 Triliun

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Italia kini tengah menikmati keuntungan besar dari lonjakan harga emas dunia. Bank Sentral Italia (Bank of Italy) tercatat memiliki 2.452 ton emas, menjadikannya pemilik cadangan emas terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Jerman. Dengan harga emas yang saat ini mencapai rekor tertinggi, nilai cadangan tersebut diperkirakan mencapai US$300 miliar atau sekitar […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Harga Cabe Masih Fluktuatif

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Harga Cabe Masih Fluktuatif

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi masih terpantau stabil, meski beberapa komoditas seperti cabe merah dan cabe rawit mengalami penurunan harga cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi di tiga pasar utama  Pasar Angso Duo, Pasar Rakyat Talang Banjar, dan Pasar Rakyat Kasang […]

expand_less