Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mengkaji penerapan pajak durian runtuh atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini ditujukan untuk menangkap tambahan keuntungan perusahaan yang muncul akibat lonjakan harga komoditas di pasar global.

Purbaya mengatakan skema pajak tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah juga tengah menghitung besaran tarif yang akan dikenakan kepada pelaku usaha nikel.

“Masih didiskusikan dengan Menteri ESDM. Nanti ada,” kata Purbaya di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Windfall tax merupakan pungutan tambahan atas keuntungan yang diperoleh bukan dari peningkatan kinerja perusahaan, melainkan akibat faktor eksternal seperti kenaikan harga komoditas.

Menurut Purbaya, kebijakan ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara sekaligus membantu menutup beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif untuk mendorong hilirisasi nikel, terutama dalam pengembangan industri baterai. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

“Nikel adalah bahan baku baterai. Kita dorong industri baterai supaya berkembang di dalam negeri,” ujarnya.

Selain wacana windfall tax, pemerintah juga mempertimbangkan pengenaan bea keluar untuk komoditas nikel dan batu bara. Kebijakan ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan ekspor.

Purbaya menyoroti lemahnya pengawasan akibat tidak adanya bea keluar, yang membuka celah praktik under-invoicing dan ekspor ilegal. Dengan adanya pungutan tersebut, Bea Cukai dapat melakukan pemeriksaan sebelum barang dikirim ke luar negeri.

“Kalau ada bea keluar, kita bisa periksa sebelum ekspor. Jadi kebocoran bisa dikendalikan,” kata dia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Jambi Hari Ini, 27 Oktober 2025: Mayoritas Berawan, Beberapa Daerah Hujan Ringan

    Cuaca Jambi Hari Ini, 27 Oktober 2025: Mayoritas Berawan, Beberapa Daerah Hujan Ringan

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada Senin, 27 Oktober 2025 didominasi oleh kondisi berawan, dengan beberapa wilayah mengalami hujan ringan pada siang hingga malam hari. Suhu udara umumnya berada pada kisaran 16 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, […]

  • 8 Kapal Tanker Tembus Blokade Selat Hormuz, Sebagian Bawa Minyak ke Asia Tenggara

    8 Kapal Tanker Tembus Blokade Selat Hormuz, Sebagian Bawa Minyak ke Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak delapan kapal tanker dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz meski kawasan tersebut sempat diblokade akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Laporan media internasional menyebutkan empat kapal tanker, dua kapal pengangkut, serta dua kapal lainnya berhasil melewati jalur strategis tersebut dalam satu hari. Jumlah sebenarnya diduga lebih banyak karena sejumlah kapal […]

  • Harga Perak Antam Turun Lagi, Saatnya Koleksi Perak?

    Harga Perak Antam Turun Lagi, Saatnya Koleksi Perak?

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam merosot pada perdagangan Jumat, (27/3/2026). Tekanan terhadap harga perak hari ini mengikuti harga emas Antam dan perak dunia. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun Rp1.600. Dengan demikian, harga perak dibanderol Rp 44.100 dari perdagangan sebelumnya Rp 45.700. Antam memiliki perak batangan 250 gram, 500 gram dan […]

  • Perdagangan Dibuka IHSG Bergerak ke Zona Hijau

    Perdagangan Dibuka IHSG Bergerak ke Zona Hijau

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di awal perdagangan hari ini, Jumat (28/11/2025), menguat. Saat ini bursa Asia bergerak variatif. Mengutip data RTI, IHSG naik 0,26% atau 22,27 poin ke level 8.568,14. Tercatat sebanyak 251 saham menguat, 259 saham melemah, dan 186 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 6,7 miliar […]

  • Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah negosiasi maraton selama 21 jam gagal mencapai kesepakatan. Perundingan yang berlangsung sejak Sabtu (11/4/2026) itu memperpanjang ketidakpastian terkait kelanjutan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati selama dua pekan. Negosiasi ini menjadi pertemuan langsung pertama antara kedua negara sejak Revolusi Islam Iran 1979, […]

  • Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

    Menkeu Purbaya: Ekonomi China Masih Kuat, Tak Percaya Akan Hancur dalam Waktu Dekat

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan dirinya tidak percaya bahwa ekonomi China akan hancur dalam waktu dekat. Menurutnya, meski menunjukkan tanda-tanda perlambatan, fundamental ekonomi Negeri Tirai Bambu masih kuat dengan dukungan kebijakan pemerintah yang efektif. Purbaya menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa […]

expand_less