Jumat, 7 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

Purbaya Usulkan Pajak Tambahan Nikel dan Batu Bara

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mengkaji penerapan pajak durian runtuh atau windfall tax terhadap komoditas nikel. Kebijakan ini ditujukan untuk menangkap tambahan keuntungan perusahaan yang muncul akibat lonjakan harga komoditas di pasar global.

Purbaya mengatakan skema pajak tersebut masih dalam pembahasan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pemerintah juga tengah menghitung besaran tarif yang akan dikenakan kepada pelaku usaha nikel.

“Masih didiskusikan dengan Menteri ESDM. Nanti ada,” kata Purbaya di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.

Windfall tax merupakan pungutan tambahan atas keuntungan yang diperoleh bukan dari peningkatan kinerja perusahaan, melainkan akibat faktor eksternal seperti kenaikan harga komoditas.

Menurut Purbaya, kebijakan ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara sekaligus membantu menutup beban subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan berbagai insentif untuk mendorong hilirisasi nikel, terutama dalam pengembangan industri baterai. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

“Nikel adalah bahan baku baterai. Kita dorong industri baterai supaya berkembang di dalam negeri,” ujarnya.

Selain wacana windfall tax, pemerintah juga mempertimbangkan pengenaan bea keluar untuk komoditas nikel dan batu bara. Kebijakan ini dinilai penting untuk memperkuat pengawasan ekspor.

Purbaya menyoroti lemahnya pengawasan akibat tidak adanya bea keluar, yang membuka celah praktik under-invoicing dan ekspor ilegal. Dengan adanya pungutan tersebut, Bea Cukai dapat melakukan pemeriksaan sebelum barang dikirim ke luar negeri.

“Kalau ada bea keluar, kita bisa periksa sebelum ekspor. Jadi kebocoran bisa dikendalikan,” kata dia.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    Jadilah, Rupiah Menguat Rp 16.602 Per Dolar AS Meski Tipis

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada perdagangan hari ini, Kamis (30/10/2025). Rupiah dibuka Rp 16.602 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,09% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.617 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang menjadi mata uang […]

  • BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai tantangan utama reformasi birokrasi di Indonesia tidak hanya terletak pada percepatan digitalisasi, tetapi juga pada kualitas regulasi yang dihasilkan pemerintah. Regulasi yang keliru dinilai berpotensi menjadi sumber kejahatan birokrasi sekaligus merugikan hak kesejahteraan masyarakat. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kebijakan publik yang bersifat kriminogenik dan viktimogenik harus […]

  • Portugal Tersingkir! Ronaldo: Selamat Tinggal Piala Dunia

    Portugal Tersingkir! Ronaldo: Selamat Tinggal Piala Dunia

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Tim berjuluk Selecao das Quinas itu harus angkat koper setelah takluk dari Spanyol pada babak 16 besar. Kekalahan tersebut bukan hanya mengakhiri langkah Portugal, tetapi juga menutup lembaran karier Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia. Usai pertandingan di Dallas, Amerika Serikat, Ronaldo memastikan dirinya tidak […]

  • Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.444,05 per Kilogram TBS

    Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.444,05 per Kilogram TBS

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi kembali naik. Kali ini untuk umur tanam 10-20 tahun kenaikannya memang tipis, Rp 9,80 per kilogram TBS dari periode sebelumnya. Adapun harga kelapa sawit untuk umur tanam 10-20 tahun kali ini adalah Rp 3.444,05 per kilogram. Harga kelapa sawit Provinsi Jambi untuk periode 12-18 […]

  • Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

    Nilai Ekspor dan Impor Provinsi Jambi pada November 2025 Turun

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai ekspor impor Provinsi Jambi pada November 2025 mengalami penurunan. Secara persentase, penurunan nilai impor sangat besar yakni mencapai 62,27 persen dibanding bulan Oktober 2025. Adapun penurunan nilai ekspor di angka 5,48 persen. Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo dalam rilis BPS, Senin (5/1/2026) menyampaikan pada Oktober 2025, nilai ekspor asal Provinsi Jambi […]

  • Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

    Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). Rupiah menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.631 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.663 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau naik 0,01% ke posisi 99,42. Berbeda dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya mengalami […]

expand_less