Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Festival Budaya Kerinci 2026 Digelar 22–25 Oktober, Peluang UMKM Raup Pelanggan dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Festival Budaya Kerinci 2026 Digelar 22–25 Oktober, Peluang UMKM Raup Pelanggan dan Dongkrak Ekonomi Lokal

  • account_circle Darmanto Zebua
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Festival Budaya Kerinci 2026 bukan sekadar panggung pelestarian tradisi leluhur. Agenda yang dijadwalkan berlangsung pada 22–25 Oktober mendatang ini juga menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, mulai dari pedagang kuliner, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pengrajin, hingga penyedia jasa pariwisata.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menyiapkan festival bertema “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya” tersebut sebagai sarana memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kerinci di Provinsi Jambi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci Jamal Penta melalui Kabid Budaya Martono mengatakan, festival selama empat hari itu akan dipusatkan di dua lokasi, yakni Dermaga Danau Kerinci dan Balai Adat Tigo Luhah Semurup.

Sejumlah agenda disiapkan untuk menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan. Di antaranya Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup, pameran budaya dan benda bersejarah, Balei Adat, Kerinci Dimunai, serta pertunjukan seni tradisional.

Pengunjung juga dapat menyaksikan Kuliner Dahin, Mewarnai Budaya, Kerinci Barakitah, Pacu Biduk, hingga Rentak Busumo Kudo Kelabu.

Rangkaian kegiatan tersebut berpotensi membuka ruang transaksi bagi pelaku usaha lokal apabila kunjungan wisatawan diikuti dengan meningkatnya belanja selama festival berlangsung.

UMKM Kuliner hingga Penginapan Berpeluang Kebagian Dampak

Salah satu sektor yang berpeluang memperoleh manfaat langsung adalah usaha kuliner. Kehadiran pengunjung dapat meningkatkan permintaan makanan dan minuman, terutama produk khas Kerinci yang memiliki daya tarik sebagai oleh-oleh maupun pengalaman wisata.

Pedagang makanan, pelaku usaha minuman, pengrajin cendera mata, serta UMKM yang menjual produk lokal dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru.

Dampaknya juga berpotensi menjalar ke sektor lain, seperti penginapan, transportasi lokal, jasa pemandu wisata, dan usaha penyewaan kendaraan. Namun, besarnya manfaat ekonomi akan bergantung pada jumlah pengunjung, lama tinggal wisatawan, serta nilai belanja yang berputar di tingkat masyarakat.

Karena itu, festival budaya dapat menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial apabila diikuti dengan penataan lokasi berjualan, promosi produk UMKM, kemudahan akses pengunjung, dan keterlibatan pelaku usaha setempat.

Pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan promosi melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Informasi mengenai produk, harga, lokasi berjualan, dan cara pemesanan dapat membantu pengunjung menemukan produk lokal selama maupun setelah festival.

Budaya dan Pariwisata Jadi Modal Ekonomi Kerinci

Selain memberikan peluang usaha, Festival Budaya Kerinci 2026 menjadi sarana menjaga tradisi leluhur agar tetap dikenal generasi muda. Kegiatan seperti Kenduri Sko dan pertunjukan seni tradisional memperlihatkan bahwa adat istiadat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Kerinci.

Keberadaan Dermaga Danau Kerinci sebagai salah satu pusat kegiatan juga menawarkan perpaduan atraksi budaya dan panorama alam. Kombinasi tersebut dapat memperkuat daya tarik Kerinci sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman lebih beragam kepada pengunjung.

Pemerintah Kabupaten Kerinci mengajak masyarakat, wisatawan, dan pencinta budaya untuk menghadiri festival tersebut pada 22–25 Oktober 2026.

Dengan keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal, Festival Budaya Kerinci diharapkan mampu menjaga warisan leluhur sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk daerah. Keberhasilan festival tidak hanya terlihat dari meriahnya pertunjukan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat kegiatan tersebut dirasakan masyarakat dan pelaku ekonomi lokal.(*)

 

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber.

  • Penulis: Darmanto Zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

    Harga Tiket Mudik Naik Tajam, Pemudik di Terminal Jatijajar Depok Mengeluh

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga tiket bus menjelang arus mudik Lebaran 2026 dikeluhkan para calon penumpang di Terminal Jatijajar. Kenaikan tarif yang signifikan dinilai memberatkan, terutama bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Sejak Selasa (17/3/2026) pagi, terminal tersebut mulai dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Salah satu pemudik, […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi, Tembus Rp2,574 Juta per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Naik Lagi, Tembus Rp2,574 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali mencatatkan penguatan pada perdagangan Senin (19/10/2026). Harga logam mulia naik Rp2.000 per gram menjadi Rp2.574.000. Kenaikan ini memperpanjang tren positif harga emas Antam. Meski penguatannya relatif terbatas, pergerakan tersebut membuat harga emas batangan kembali berada di level yang lebih tinggi dibandingkan perdagangan sebelumnya. Merujuk laman resmi Logam Mulia, […]

  • Usai Lesu, Perak Antam Meledak! Naik Rp900 Hari Ini

    Usai Lesu, Perak Antam Meledak! Naik Rp900 Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau melesat pada perdagangan Jumat (10/7/2026). Harga logam mulia warna putih ini naik sebesar Rp900 menjadi Rp40.400 per gram. Kenaikan tersebut turut mengerek harga perak dalam berbagai ukuran. Untuk perak batangan Antam seberat 250 gram, kini dibanderol Rp10.500.000. Jika sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen, harganya […]

  • Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    Negosiasi AS vs Iran Temukan Jalan Buntu, Program Nuklir hingga Selat Hormuz Jadi Pemicu

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu setelah negosiasi maraton selama 21 jam gagal mencapai kesepakatan. Perundingan yang berlangsung sejak Sabtu (11/4/2026) itu memperpanjang ketidakpastian terkait kelanjutan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati selama dua pekan. Negosiasi ini menjadi pertemuan langsung pertama antara kedua negara sejak Revolusi Islam Iran 1979, […]

  • Mengenal 9 Haji, Pengusaha Daerah yang Menggeser Dominasi Konglomerat Indonesia

    Mengenal 9 Haji, Pengusaha Daerah yang Menggeser Dominasi Konglomerat Indonesia

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Munculnya kelompok pengusaha yang dijuluki “9 Haji” menandai perubahan penting dalam peta ekonomi Indonesia. Mereka bukan hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga memiliki pengaruh besar di daerah masing-masing, terutama di sektor berbasis sumber daya alam dan industri strategis. Istilah “9 Haji” merujuk pada sejumlah pengusaha Muslim dari berbagai wilayah Indonesia yang berhasil […]

  • Harga Cabe di Pasar Angso Duo Hari Ini Turun 23,08% Jadi Rp 50.000 per Kilogram

    Harga Cabe di Pasar Angso Duo Hari Ini Turun 23,08% Jadi Rp 50.000 per Kilogram

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Senin, 1 Desember 2025, relatif stabil di hampir semua komoditas. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga, terutama kelompok cabai yang menunjukkan penurunan cukup signifikan. Penurunan harga terbesar terjadi pada cabai rawit hijau yang turun […]

expand_less