Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Properti » Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Arsitektur yang bertanggung jawab secara sosial dan ekologis kini mendapat sorotan global. Dalam edisi kedua Ammodo Architecture Award 2025 yang diumumkan di Amsterdam Kamis (13/11/2025), sebuah proyek dari Indonesia, Kampung Mrican Phase 1, berhasil meraih penghargaan tertinggi, yaitu Social Architecture Award, mengalahkan ratusan karya dari 60 lebih negara.

Penghargaan ini menegaskan praktik arsitektur yang tidak memaksakan desain, melainkan mendengarkan kebutuhan komunitas, dapat menjadi solusi paling efektif dan inspiratif di tengah krisis global. Proyek Kampung Mrican Phase 1, hasil karya biro arsitek SHAU yang dimotori duet Florian Heinzelmann dan Daliana Suryawinata, mendapat apresiasi tinggi juri atas pendekatan urban acupuncture-nya.

Mengutip Kompas, Kampung Mrican adalah desa padat penduduk yang terbentang 1,2 kilometer di sepanjang Sungai Gajah Wong, Yogyakarta, dan berlokasi dekat Universitas Sanata Dharma.

Sebelum intervensi, kawasan ini menghadapi masalah akut, sungai dan jalan dipenuhi sampah yang tidak terkelola. Selain itu, kerap dilanda banjir dengan ketinggian air mencapai 2 meter, memperburuk kondisi hunian di tepi sungai, dan minimnya ruang publik yang layak dan fungsional.

Untuk mengatasi masalah fundamental ini, SHAU bekerja secara kolaboratif dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan warga lokal, menerapkan intervensi strategis berskala mikro hingga makro, dengan total area 30.000 meter persegi.

Negosiasi dengan warga pun dilakukan, termasuk memundurkan bangunan dari tepi sungai, pemasangan sheet piling untuk mencegah longsor, dan pembangunan jalan inspeksi 3 meter yang menyembunyikan sistem drainase dan saluran pembuangan. Selain itu juga dilengkapi dengan pembangunan pusat pengelolaan sampah berbasis komunitas dan posko pengendali banjir.

Salah satu fitur dari penataan ini adalah pembangunan microlibrary yang belakangan menjadi tengaran baru kawasan. Dibangun di atas elevasi untuk menciptakan ruang publik teduh di bawahnya yang serbaguna. Bisa dimanfaatkan untuk hajatan, bazaar, atau parkir dengan memaksimalkan fungsi tanpa menambah luas bangunan. Perbaikan pendopo (balai warga), pembangunan taman bermain di atas area pengolahan limbah dengan mengintegrasikan Wayang Gatotkaca, dan trotoar yang diukir dengan teks Jawa kuno berisi pesan ekologis juga diterapkan.

Proyek ini tidak menggusur atau membangun ulang, melainkan memperbaiki dan memperkuat apa yang sudah ada, dengan kata lain strengthening local initiatives.

Material yang digunakan adalah tanah liat (terakota) yang diproduksi lokal, menghasilkan fasad microlibrary dengan pola menyerupai batik.

Hasilnya, tidak hanya estetik, tetapi juga fungsional dalam memfilter panas dan memungkinkan ventilasi silang. Dampak dari penataan ini adalah komunitas merasakan sungai lebih bersih, munculnya kebanggaan lingkungan, dan ruang publik aktif digunakan untuk kegiatan musik, pendidikan, hingga usaha baru yakni budidaya jamur dan produksi ecoenzyme yang dipimpin kelompok perempuan.

Kemenangan SHAU dan proyek Kampung Mrican menjadi penanda penting dalam dunia arsitektur global, sejalan dengan visi Ammodo Architecture yang ingin mengapresiasi etika, bukan gaya desain. Ketua Komite Penasihat sekaligus juri ajang ini, Joumana El Zein Khoury, memujinya sebagai proyek yang tidak memaksakan, sebaliknya proyek ini mendengarkan.

“Mereka menunjukkan bagaimana arsitektur dapat memupuk kesadaran akan yang sudah ada, memperbaiki apa yang telah diabaikan, dan memberdayakan komunitas melalui desain,” cetus Joumana.

Juri lainnya, Andrés Jaque menambahkan, penghargaan ini merayakan arsitektur sebagai penatalayanan yang hati-hati, usaha kolektif, dan perbaikan yang sabar dari tatanan sosial dan ekologis kita.

SHAU akan menggunakan hadiah €150.000 atau ekuivalen setara Rp 2,5 miliar untuk melanjutkan inisiatif microlibraries dengan membangun perpustakaan inklusif baru di Jakarta yang dirancang untuk disabilitas, dan meningkatkan microlibrary Pringwulung (Yogyakarta) dengan panel surya dan irigasi otomatis. Kisah Kampung Mrican membuktikan bahwa proyek-proyek arsitektur dari negara berkembang, yang fokus pada pemberdayaan, keberlanjutan sumber daya, dan community-led design, adalah masa depan arsitektur yang paling relevan untuk dunia.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Rawit di Pasar Talang Banjar Masih Bertahan di Harga Rp50.000 per Kilogram

    Harga Cabai Rawit di Pasar Talang Banjar Masih Bertahan di Harga Rp50.000 per Kilogram

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Perkembangan harga sembako di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu, 15 Juli 2026 masih terpantau stabil. Meski demikian, cabai rawit hijau dan cabai rawit merah tercatat mengalami kenaikan harga dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah naik 10 persen menjadi Rp50.000 per kilogram. Sementara […]

  • Pemerintah Targetkan Bangun Rusun di Senen Mei 2026, Gunakan Lahan BUMN 1,61 Hektare

    Pemerintah Targetkan Bangun Rusun di Senen Mei 2026, Gunakan Lahan BUMN 1,61 Hektare

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyediaan hunian layak di kawasan padat perkotaan. Terbaru, proyek pembangunan rumah susun (rusun) akan segera dimulai di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dengan target konstruksi pada Mei 2026. Lahan yang digunakan merupakan aset milik PT Angkasa Pura Indonesia seluas 1,61 hektare. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa proyek […]

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24-UBS Turun, Antam Stagnan

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Galeri24-UBS Turun, Antam Stagnan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian terpantau bervariasi pada perdagangan Kamis (25/6/2026). Tiga produk emas utama mencatat arah yang berbeda, dengan dua di antaranya kompak melemah. Sementara satu lainnya masih stagnan. Mengutip dari laman resmi Sahabat Penggadaian, harga emas Galeri24 tercatat turun menjadi Rp2.612.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada emas UBS yang kini […]

  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pemkot Jambi dan Polresta Bedah Rumah Mak Gambreng

    Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pemkot Jambi dan Polresta Bedah Rumah Mak Gambreng

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi bersama Polresta Jambi dan Baznas Kota Jambi berkolaborasi memperbaiki rumah warga kurang mampu melalui program Jambi Kota Peduli Rumah Layak Huni dan Bahagia (RLHB) 2026. Bantuan bedah rumah tersebut diberikan kepada Sutirah (58) atau yang akrab disapa Mak Gambreng, warga RT 05, Gang 5, Payo Sigadung, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam […]

  • Musim Kemarau Bikin Ban Cepat Aus dan Retak, Ini Peringatan Penting untuk Pengendara

    Musim Kemarau Bikin Ban Cepat Aus dan Retak, Ini Peringatan Penting untuk Pengendara

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim kemarau tak hanya berdampak pada suhu udara, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kondisi kendaraan, khususnya ban. Suhu jalan yang lebih tinggi saat kemarau disebut dapat mempercepat keausan hingga memicu retakan pada ban kendaraan. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi pengendara. Pasalnya, ban merupakan komponen vital yang berperan langsung dalam keselamatan berkendara. […]

  • 4 Raksasa Berebut Takhta! Piala Dunia 2026 Dipastikan Tanpa Juara Baru

    4 Raksasa Berebut Takhta! Piala Dunia 2026 Dipastikan Tanpa Juara Baru

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Panggung semifinal Piala Dunia 2026 resmi menjadi milik empat kekuatan sepak bola dunia. Argentina, Prancis, Spanyol, dan Inggris memastikan tiket ke empat besar sekaligus menjaga peluang mengangkat trofi paling bergengsi di dunia. Keempat tim kini tinggal selangkah lagi menuju partai final yang akan digelar di Stadion New York New Jersey pada Minggu (19/7/2026). […]

expand_less