Jumat, 29 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Luhut Ungkap Tiga Keuntungan Perjanjian Dagang RI-AS, Akses Tarif 0 Persen untuk 1.819 Produk

Luhut Ungkap Tiga Keuntungan Perjanjian Dagang RI-AS, Akses Tarif 0 Persen untuk 1.819 Produk

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap tiga keuntungan utama bagi Indonesia setelah penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Menurut Luhut, perjanjian tersebut merupakan langkah strategis untuk menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tengah ketidakpastian perdagangan global.

“Perjanjian ini memastikan posisi Indonesia tetap kuat dan kredibel di tengah ketidakpastian perdagangan global. Ini adalah langkah strategis untuk melindungi kepentingan nasional sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kita,” ujar Luhut dalam keterangan resmi, Senin (23/2).

Akses Tarif 0 Persen untuk Ribuan Produk

Keuntungan pertama adalah akses tarif 0 persen untuk 1.819 jenis produk ekspor unggulan Indonesia ke pasar AS. Produk tersebut mencakup minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, produk elektronik, hingga mineral penting.

Nilai ekspor dari produk-produk tersebut mencapai sekitar 6,3 miliar dollar AS atau sekitar 21,2 persen dari total ekspor Indonesia ke Negeri Paman Sam.

Selain itu, AS juga berkomitmen memberikan tarif 0 persen dalam jumlah tertentu untuk produk tekstil dan apparel Indonesia. Kebijakan ini dinilai penting bagi sektor padat karya yang menyerap lebih dari 4 juta tenaga kerja.

Luhut menilai, fasilitas tarif tersebut menempatkan Indonesia pada posisi yang lebih unggul dibandingkan sejumlah negara ASEAN dan kompetitor lainnya.

Kepastian Pasokan Barang Strategis

Keuntungan kedua adalah kepastian pasokan barang yang tidak dapat diproduksi secara optimal di dalam negeri. Dalam kesepakatan tersebut, Indonesia berkomitmen mengimpor sejumlah barang dari AS.

Komitmen itu meliputi pembelian energi senilai 15 miliar dollar AS, pemesanan pesawat dari Boeing sebesar 13,5 miliar dollar AS, impor komoditas pertanian senilai 4,5 miliar dollar AS, serta 11 nota kesepahaman bisnis dengan total nilai 38,4 miliar dollar AS di sektor pertambangan, energi, teknologi, dan manufaktur.

Luhut menegaskan, sebagian besar barang impor tersebut memang dibutuhkan dan tidak diproduksi cukup di dalam negeri, seperti kedelai, gandum, dan bahan baku industri.

Di sisi lain, mayoritas produk impor dari AS sebelumnya juga telah dikenakan tarif rendah, bahkan sebagian sudah 0 persen, sehingga penghapusan tarif menjadi 0 persen untuk 99 persen impor dinilai tidak berdampak besar terhadap industri nasional.

Perkuat Posisi Strategis Indonesia

Keuntungan ketiga adalah penguatan posisi Indonesia sebagai mitra dagang strategis AS. Luhut menilai kesepakatan ini memberikan sinyal bahwa Indonesia memiliki komitmen kuat sebagai mitra perdagangan yang kredibel.

Ia juga menyinggung dinamika kebijakan tarif di AS, termasuk kebijakan yang pernah diterapkan Presiden Donald Trump. Dengan adanya perjanjian ART, Indonesia dinilai berada pada posisi yang lebih kuat apabila terjadi perubahan kebijakan tarif di masa mendatang.

Menurut Luhut, komitmen konkret yang telah disepakati membuat posisi Indonesia lebih siap menghadapi kemungkinan penyelidikan dagang lanjutan dan kebijakan tarif baru dari AS.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    Warisan Utang Jokowi di Proyek Kereta Cepat Jadi Beban Prabowo, Purbaya Tolak APBN Jadi Penolong

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) kembali memanas. Nilai utang yang membengkak hingga lebih dari Rp116 triliun kini jadi bola panas yang berpindah tangan dari pemerintahan Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo Subianto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan sikap tegas: APBN tidak boleh menanggung utang proyek Whoosh. Menurutnya, tanggung jawab kini […]

  • Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

    Djoni Kuasai 5,09 Persen Saham FOLK, Sinyal Masuk Konglomerat Mulai Terbaca

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar modal Indonesia kembali diwarnai aksi strategis investor nasional. Djoni, investor asal Jambi, resmi masuk ke jajaran pemegang saham PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) dengan kepemilikan sebesar 5,09 persen saham. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Djoni tercatat menguasai sekitar 201 juta lembar saham FOLK, dengan tanggal efektif kepemilikan pada […]

  • Pemilik Baru FUTR Gelar Tender Offer 1,5 Miliar Saham di Harga Rp79, Nilainya Tembus Rp118 Miliar

    Pemilik Baru FUTR Gelar Tender Offer 1,5 Miliar Saham di Harga Rp79, Nilainya Tembus Rp118 Miliar

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengendali baru PT Futura Energi Global Tbk (FUTR), PT Aurora Dhana Nusantara (Ardhantara), resmi mengumumkan pelaksanaan tender offer wajib atas saham FUTR dengan harga Rp79 per saham. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/12/2025), Ardhantara akan melakukan tender offer sebanyak 1,5 miliar saham atau setara 22,5% dari total […]

  • IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan besar melanda pasar saham Asia pada awal pekan. Tidak hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejumlah bursa utama di kawasan juga kompak anjlok seiring melonjaknya harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), IHSG sempat terperosok hingga 5,41 persen atau turun 410,73 poin ke level 7.174. […]

  • Perpres Baru Atur Tarif dan Kesejahteraan Ojol Siap Terbit Tahun 2025

    Perpres Baru Atur Tarif dan Kesejahteraan Ojol Siap Terbit Tahun 2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) baru untuk ojek online (ojol), yang mencakup tarif, perlindungan, dan kesejahteraan pengemudi. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa aturan ini masih digodok dan dibahas intensif bersama seluruh pihak terkait, termasuk perusahaan aplikasi ojol dan para pengemudi, agar regulasi relevan dan berpihak pada semua pihak. Perpres dipilih […]

  • Harga Perak Antam Meledak! Naik Rp4.350, Kini Tembus Rp55.800 per Gram

    Harga Perak Antam Meledak! Naik Rp4.350, Kini Tembus Rp55.800 per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam mengalami lonjakan tajam pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Kenaikan signifikan ini membuat harga perak Antam menembus level Rp55.800 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, perak Antam melonjak Rp4.350 per gram hari ini. Sebelumnya, harga perak masih berada di level Rp51.450 per gram. Lonjakan harga tersebut […]

expand_less