Daftar Bansos Cair April 2026: PKH, BPNT, hingga PIP, Ini Cara Cek Penerima
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Penerima Bansos.
JAMBISNIS.COM – Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) pada April 2026 guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan. Sejumlah program bansos yang menjadi perhatian publik antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Program Indonesia Pintar (PIP).
PKH merupakan bantuan bersyarat yang menyasar keluarga miskin dengan kriteria tertentu seperti ibu hamil, anak sekolah, hingga lansia. Pada 2026, program ini menjangkau sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat.
Sementara itu, BPNT atau kartu sembako diberikan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan. Penyaluran umumnya dilakukan setiap tiga bulan, sehingga penerima dapat memperoleh Rp600.000 dalam satu tahap pencairan.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat. Penyaluran ini melibatkan Perum Bulog sebagai penyedia stok.
Di sektor pendidikan, PIP diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dengan besaran bantuan mulai dari Rp450.000 hingga Rp1,8 juta per tahun, tergantung jenjang pendidikan.
Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara mandiri melalui situs resmi maupun aplikasi. Berikut caranya:
1. Melalui situs resmi:
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP
- Ketik nama lengkap
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
2. Melalui aplikasi:
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Registrasi akun dan lengkapi data
- Unggah KTP dan swafoto
- Login dan cek menu profil
- Catatan Penting
Meski berbagai bansos rutin disalurkan, tidak semua program dipastikan cair pada April 2026. Salah satunya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900.000 yang terakhir disalurkan hingga Desember 2025 dan belum ada kepastian kelanjutan.
Pemerintah juga terus memperbarui data penerima melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran lebih tepat sasaran. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi dari sumber resmi guna menghindari hoaks terkait pencairan bansos.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar