Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

Bursa Asia Melemah, Kekhawatiran Biaya AI Tekan Saham Teknologi Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pasar saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (5/2/2026) seiring meningkatnya kewaspadaan investor terhadap lonjakan biaya investasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang membebani sektor teknologi global. Tekanan terjadi di tengah aksi jual saham teknologi dunia, meski kontrak berjangka Wall Street mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan berkat penguatan saham produsen chip.

Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang tercatat turun sekitar 1%. Bursa Korea Selatan menjadi salah satu yang tertekan, dengan indeks KOSPI melemah 1,7%. Sementara itu, pasar saham Taiwan terkoreksi 0,7%, dan indeks Nikkei Jepang bergerak relatif datar.

Di China, saham unggulan turun 0,7%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong melemah 0,8%.

Sentimen pasar turut dipengaruhi laporan keuangan Alphabet yang dirilis setelah penutupan perdagangan. Meski mencatatkan kinerja solid, rencana belanja modal (capital expenditure/capex) Alphabet sebesar US$175 miliar hingga US$185 miliar pada tahun ini memicu volatilitas saham.

Saham Alphabet sempat anjlok lebih dari 6% sebelum akhirnya ditutup turun tipis 0,4% pada perdagangan setelah jam bursa.

Investor global juga mulai melakukan rotasi dari saham-saham teknologi berkapitalisasi besar ke saham siklikal, di tengah kekhawatiran bahwa perkembangan AI berpotensi mengganggu pasar tenaga kerja dan menekan valuasi sektor teknologi.

Aksi jual yang dipicu peluncuran alat hukum berbasis model bahasa besar Claude milik Anthropic dilaporkan telah menghapus sekitar US$830 miliar kapitalisasi pasar sejak akhir Januari.

Tekanan pasar kian terasa setelah kinerja Advanced Micro Devices (AMD) mengecewakan. Saham produsen chip tersebut anjlok sekitar 17% pada perdagangan semalam.

“Lonjakan belanja modal Alphabet benar-benar sangat besar,” ujar analis IG, Tony Sycamore. Menurutnya, di tengah sensitivitas pasar terhadap valuasi AI dan belanja modal, reaksi negatif sebenarnya berpotensi lebih luas.

Di sisi lain, permintaan belanja peralatan mendorong saham Nvidia menguat hampir 2% setelah penutupan perdagangan, sehingga memangkas sebagian penurunan sebelumnya. Penguatan Nvidia turut mengangkat kontrak berjangka Nasdaq sekitar 0,6% dan S&P 500 sebesar 0,4%.

Pelaku pasar kini menantikan laporan keuangan Amazon serta keputusan kebijakan moneter Bank of England dan Bank Sentral Eropa (ECB), yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya.

Di pasar mata uang, yen Jepang melemah untuk hari keempat berturut-turut menjelang pemilihan umum akhir pekan ini. Jajak pendapat menunjukkan peluang kemenangan besar bagi Perdana Menteri Sanae Takaichi yang dikenal mendukung kebijakan belanja besar, sehingga memicu kekhawatiran terhadap kondisi fiskal Jepang.

Sementara itu, harga minyak dunia turun setelah mencatatkan kenaikan dua hari beruntun. Minyak mentah WTI turun ke kisaran US$64 per barel, sedangkan Brent melemah ke sekitar US$68 per barel.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Itu Rebalancing MSCI? Ini Penyebab Pasar Saham Bisa Bergejolak

    Apa Itu Rebalancing MSCI? Ini Penyebab Pasar Saham Bisa Bergejolak

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Istilah rebalancing kerap muncul setiap kali MSCI mengumumkan perubahan indeksnya. Bagi pelaku pasar, momen ini sering kali menjadi pemicu pergerakan tajam di bursa saham. MSCI merupakan lembaga penyedia indeks global yang digunakan investor untuk mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara, termasuk Indonesia. Indeks tersebut menjadi acuan bagi banyak dana investasi internasional dalam […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Merosot

    Harga Perak Antam Hari Ini Merosot

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam merosot pada Jumat (19/12/2025). Dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp405 ke level Rp40.415 per gram. Hari ini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.503.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.659.163. Sedangkan perak murni dengan berat […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Merah Turun hingga 28 Persen

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Rabu (8/4/2026), meski sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar bahan pangan tidak mengalami perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan harga paling mencolok terjadi pada […]

  • Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12,5 Persen

    Harga Cabai Rawit Hijau di Pasar Angso Duo Naik 12,5 Persen

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin, 4 Mei 2026. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian setempat, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan. Sejumlah bahan pangan utama seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih bertahan di level sebelumnya. Harga beras premium berada di […]

  • Anak Usaha Chandra Daya Investasi (CDIA) Beli Tanah Rp 240 Miliar di Cilegon untuk Ekspansi Gudang

    Anak Usaha Chandra Daya Investasi (CDIA) Beli Tanah Rp 240 Miliar di Cilegon untuk Ekspansi Gudang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Chandra Warehouse Cilegon (CWC), telah melakukan pembelian lahan senilai Rp 240 miliar di Kawasan Industri Krakatau I, Cilegon, Banten, untuk mendukung ekspansi bisnis pergudangan. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), disebutkan bahwa pembelian tanah tersebut dilakukan pada 30 Oktober 2025 […]

  • Tidak Loyo Lagi, Rupiah Menguat ke Rp 16.584 per Dolar AS

    Tidak Loyo Lagi, Rupiah Menguat ke Rp 16.584 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak loyo lagi. Rupiah pada perdagangan Rabu (15/10/2025) ini, dibuka menguat sebesar 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.584 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.603 per dolar AS. Penguatan itu terjadi di tengah kekhawatiran berlanjutnya ketegangan dagang antara AS dan China. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas […]

expand_less