Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp286 Triliun, Mayoritas Sektor Produksi

Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp286 Triliun, Mayoritas Sektor Produksi

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) senilai Rp238,7 triliun per 15 November 2025. Realisasi tersebut sudah 83% dari target penyaluran KUR tahun 2025 yang sebesar Rp286 triliun. Mayoritas penerima KUR berasal dari sektor produksi.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah menargetkan 60% penyaluran KUR disalurkan untuk sektor produksi. Dengan kondisi yang terjadi saat ini target tersebut sudah terlampaui.

“Untuk pertama kali sepanjang sejarah program KUR berdiri, baru sekarang terealisasi sektor produksi di angka 60,7%. Insya Allah pada akhir Desember akan mencapai 61%,” ucap Maman dikutip dari Investor pada Senin (17/11/2025).

Pemerintah menargetkan debitur baru di tahun 2025 sebanyak 2,34 juta debitur. Hingga 15 November 2025 tercatat sudah ada 2,25 juta debitur baru. Pemerintah juga mendorong agar terjadi peningkatan kelas debitur atau debitur graduasi. Pada tahun 2025 ini ditargetkan ada 1,17 juta debitur. Adapun jumlah debitur graduasi telah berada di atas target tersebut.

“Alhamdulillah debitur graduasi melebihi target sebanyak 112%, yaitu sekitar 1,3 juta,” imbuh Maman.

Maman mengatakan dengan penyaluran KUR yang ada berpotensi menciptakan lapangan kerja di kisaran 8-11 juta tenaga kerja. Namun pemerintah juga masih menghadapi tantangan dalam penciptaan lapangan kerja. Lantaran penyerapan tenaga kerja di sektor UMKM masih didominasi oleh sektor informal.

“Target Kementerian UMKM ke depan, kita akan mengupayakan membuat program untuk yang dari sektor informal kita geser ke sektor formal,” terang Maman.

Komite Kebijakan Pembiayaan UMKM menargetkan plafon penyaluran KUR naik menjadi Rp320 triliun pada tahun 2026. Dari target tersebut penyaluran sektor produksi ditargetkan mencapai 65% dari target atau naik 5% dari target tahun 2025.

“Saya tadi mendapatkan target di 2026 sebesar Rp 320 triliun untuk didorong ke sektor UMKM. Lalu yang dialokasikan ke sektor produksi 65%. Jadi dapat penugasan dari Komite Kebijakan Pembiayaan UMKM naik sekitar 5%,” terang dia.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam hari ini kembali naik. Kenaikannya luar biasa, mencapai Rp40.000. Kini harga emas Antam menjadi Rp3.068.000 per gram dari semula Rp3.028.000. Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Hari ini, harga buyback emas Antam meningkat sebesar Rp41.000, sehingga ditetapkan menjadi Rp2.854.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda […]

  • Pak Haato

    Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Mbak Tutut: Kontra Boleh Ekstrem Jangan

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anak Presiden ke-2 RI,Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana dan Bambang Trihatmodjo, menjadi perwakilan keluarga saat penganugerahan gelar tanda pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Mereka tampak semringah. Seperti diberitakan, nama Soeharto masuk dalam 10 penerima gelar pahlawan nasional 2025. Presiden Prabowo Subianto langsung menganugerahkan gelar tanda pahlawan tersebut. Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak […]

  • Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

    Toyota Hentikan Penjualan Fortuner di Australia, Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Toyota memutuskan menghentikan penjualan Toyota Fortuner di Australia. Penyebabnya karena performa penjualan Fortuner di pasar Australia tidak sebaik model Toyota lain. Fortuner pertama kali meluncur di Australia pada 2015. Selama satu dekade, SUV ini dikenal sebagai salah satu model Toyota dengan penjualan paling lambat di negara tersebut. Vice President Sales and Marketing Toyota […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Makin Murah, Kembali Anjlok Rp15 Ribu

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Makin Murah, Kembali Anjlok Rp15 Ribu

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam makin murah. Logam mulia tersebut kembali terkoreksi pada perdagangan Jumat (25/9/2026), melanjutkan penurunan dari perdagangan sebelumnya. Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam kini berada di level Rp2.590.000 per gram. Angka tersebut turun Rp15.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.605.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada […]

  • Turun Dalam! Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

    Turun Dalam! Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,759 Juta per Gram

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam turun tajam pada perdagangan Kamis (4/6/2028). Kini, emas Antam menjadi Rp2.759.000 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp15.000 dari semula Rp2.774.000 menjadi Rp2.759.000 per gram. Tak hanya harga jual, nilai beli kembali atau buyback juga ikut mengalami penurunan. Pada […]

  • Tambah Koleksi! Harga Emas Pegadaian Tak Bergerak, Ini Rinciannya

    Tambah Koleksi! Harga Emas Pegadaian Tak Bergerak, Ini Rinciannya

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga emas di Pegadaian terpantau stagnan pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Tiga produk logam mulia yang dijual, yakni Emas UBS, Emas Antam, dan Emas Galeri24, kompak tidak bergerak. Harganya sama seperti sehari sebelumnya. Mengutip dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS bertahan di angka Rp2.717.000 per gram. Sementara itu, emas Antam masih di […]

expand_less