BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Jum, 6 Feb 2026
- comment 0 komentar

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo
JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil ke negatif pada 5 Februari 2026 tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi RI.
Menurut Perry, revisi outlook lebih dipengaruhi oleh risiko penurunan kepastian kebijakan yang bisa berdampak pada ekonomi jika berlanjut. Kinerja ekonomi domestik tetap solid, tercermin dari:
- Pertumbuhan ekonomi 5,39% kuartal IV 2025, dan 5,1% secara tahunan
- Inflasi terjaga 2,9%, sesuai sasaran
- Stabilitas nilai tukar Rupiah tetap dijaga
BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,9–5,7%, dan 2027 di kisaran 5,1–5,9%, dengan inflasi terkendali. Cadangan devisa Indonesia US$156,5 miliar, setara pembiayaan 6,4 bulan impor, berada di atas standar internasional.
Moody’s tetap memertahankan sovereign credit rating Indonesia di Baa2, menilai ketahanan ekonomi kuat karena pertumbuhan stabil, sumber daya alam melimpah, dan demografi mendukung prospek jangka menengah.
Perry menegaskan bahwa BI akan terus memperkuat bauran kebijakan, menjaga stabilitas makroekonomi, mendukung pertumbuhan berkelanjutan, dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk memperkuat kepercayaan pasar.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar