Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,22 triliun. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di berbagai wilayah Indonesia.

Penugasan ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat konsumsi rumah tangga di tengah dinamika perekonomian nasional.

Senior Vice President Government Project 1 Bank Mandiri Sri Dono Indarto mengatakan, Bank Mandiri siap menyalurkan dana BLTS Kesra mulai 4 November 2025 melalui seluruh jaringan layanan yang dimiliki, mulai dari kantor cabang, ATM Mandiri, hingga Mandiri Agen yang tersebar hingga ke pelosok daerah.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, kami memastikan seluruh infrastruktur dan jaringan distribusi Bank Mandiri beroperasi maksimal agar bantuan dapat diterima masyarakat secara cepat, aman, dan tepat sasaran,” ujar Sri Dono dalam keterangan resminya, Senin (3/11/2025).

Menurut dia, kehadiran jaringan layanan Bank Mandiri hingga wilayah terpencil diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses bantuan tanpa kendala berarti.

Program BLTS Kesra merupakan bagian dari paket kebijakan ekonomi pemerintah yang diluncurkan pada pertengahan Oktober 2025. Program ini dirancang untuk memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas ekonomi, serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat rumah tangga.

Pelaksanaan BLTS Kesra juga sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

Selain BLTS Kesra, pemerintah juga meluncurkan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi sebagai bagian dari strategi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sri Dono menegaskan, sinergi antara pemerintah dan perbankan nasional menjadi kunci dalam memastikan program bantuan sosial berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Setiap bantuan yang disalurkan tidak hanya berfungsi sebagai stimulus jangka pendek, tetapi juga menjadi investasi sosial untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Bank Mandiri menyatakan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program sosial dan ekonomi pemerintah guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, serta mengurangi kesenjangan sosial antarwilayah.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US.000

    Harga Bitcoin Telah Rebound Jadi US$89.000

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga Bitcoin kembali tertekan pada perdagangan akhir pekan. Aset kripto terbesar di dunia ini sempat turun ke bawah level US$88.000 di tengah tekanan jual lanjutan, sementara Chairman Strategy Michael Saylor kembali memberi sinyal akan menambah kepemilikan Bitcoin. Mengacu data TradingView, harga Bitcoin sempat anjlok ke level terendah dua pekan di US$87.600 pada perdagangan […]

  • Era Prabowo, Dana Riset Kemendiktisaintek Melonjak 218 Persen

    Era Prabowo, Dana Riset Kemendiktisaintek Melonjak 218 Persen

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengungkapkan bahwa dana riset mengalami kenaikan signifikan hingga 218 persen pada era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Stella, lonjakan anggaran tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu satu tahun dan menjadi bukti kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor riset dan inovasi nasional. “Di bawah […]

  • OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta serta menjaga stabilitas sektor keuangan. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang […]

  • Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    Rupiah masih Melemah Terhadap Dolar AS

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tampaknya belum stabil. Dibuka pada perdagangan hari ini, Selasa (4/11/2025), rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, rupiah dibuka terdepresiasi 0,25% atau 39 poin ke Rp16.715 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.676 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,11% atau 0,11 poin ke 99,97. Sementara […]

  • AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

    AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peta kekayaan global terus mengalami pergeseran seiring meluasnya sumber penciptaan kekayaan baru di berbagai kawasan dunia. Laporan terbaru lembaga keuangan global menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan China masih menjadi dua negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia, meskipun laju pertumbuhannya mulai bervariasi antarwilayah. Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan lebih dari 900 miliarder, […]

  • Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

    Gubernur BI Waspadai Ancaman Siber di Tengah Pesatnya Ekonomi Digital Indonesia

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengingatkan bahwa di balik pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan sistem pembayaran nasional, ancaman serangan siber semakin meningkat dan perlu diwaspadai oleh seluruh pihak. Menurut Perry, perkembangan teknologi digital di Indonesia saat ini menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Namun, semakin canggih teknologi, semakin tinggi pula risiko […]

expand_less