Selasa, 7 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

Bank Dunia: Anak Muda Asia Timur dan Pasifik Sulit Dapat Pekerjaan Layak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Dunia (World Bank) melaporkan bahwa anak muda di kawasan Asia Timur dan Pasifik menghadapi tantangan besar untuk mendapatkan pekerjaan layak. Meski ekonomi kawasan ini terus tumbuh pesat berkat ekspor dan industri padat karya, perubahan teknologi dan demografi menciptakan ketimpangan di pasar tenaga kerja.

Dalam laporannya, Bank Dunia mencatat tingkat pengangguran usia 15–24 tahun di Indonesia masih di atas 10 persen, sementara untuk usia 25–54 tahun berada di atas 5 persen. Kondisi serupa juga dialami di China, Kamboja, dan beberapa negara Pasifik, yang menghadapi rendahnya partisipasi angkatan kerja, terutama di kalangan perempuan.

“Menciptakan lapangan kerja penting, tidak hanya bagi kaum muda dan perempuan, tetapi juga bagi negara kepulauan Pasifik yang tingkat pekerjanya masih di bawah rata-rata global,” tulis Bank Dunia dalam laporan terbarunya.

Bank Dunia menilai, negara-negara di kawasan ini perlu meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan memperluas akses terhadap pelatihan serta pekerjaan formal. Hal ini penting mengingat populasi usia kerja di kawasan Asia Pasifik diprediksi menyusut 200 juta orang pada 2025–2050, terutama di China, Vietnam, dan Thailand.

Sementara itu, negara seperti Indonesia, Filipina, dan Kamboja justru mengalami lonjakan jumlah penduduk muda, yang jika tidak terserap di sektor produktif, berisiko menimbulkan tekanan sosial dan ekonomi jangka panjang.

Bank Dunia mendorong pemerintah di kawasan Asia Timur dan Pasifik untuk memperkuat reformasi pasar tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja inklusif, serta menyesuaikan kebijakan pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan industri masa depan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Caketum HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Caketum HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat HIPMI periode 2026–2029, Reynaldo Bryan, menegaskan pentingnya peran pengusaha lokal sebagai motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurut Reynaldo, penguatan ekonomi tidak dapat hanya bertumpu pada pusat, melainkan harus dimulai dari daerah melalui lahirnya pengusaha-pengusaha baru yang tangguh dan berdaya saing. “Tidak ada rumus pertumbuhan ekonomi […]

  • Suasana kantor BPJS Kesehatan

    Menkes Budi Ungkap BPJS Kesehatan Rugi Lagi, Bakal Positif Kalau Iuran Naik

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap kondisi keuangan BPJS Kesehatan yang kembali mencatat defisit. Menurutnya, lembaga jaminan sosial ini hanya bisa mencatatkan hasil keuangan positif jika iuran peserta dinaikkan. Budi menjelaskan, beban klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kerap lebih tinggi dibanding pendapatan iuran yang diterima BPJS Kesehatan. Kondisi surplus hanya terjadi pada periode […]

  • Kementerian ESDM Siapkan Deregulasi PLTS, Target Energi Surya Indonesia Tembus 100 GW

    Kementerian ESDM Siapkan Deregulasi PLTS, Target Energi Surya Indonesia Tembus 100 GW

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah menyiapkan kebijakan deregulasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) guna mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengatakan deregulasi ini bertujuan menyederhanakan aturan pemanfaatan PLTS agar lebih fleksibel dan mudah diakses […]

  • OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta serta menjaga stabilitas sektor keuangan. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang […]

  • Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta

    Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat pimpinan (rapim) bersama jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri terlihat mulai berdatangan sejak pagi hari untuk mengikuti agenda tersebut. Salah satu yang hadir adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal […]

  • OJK Buka Perdagangan Bursa Efek 2026, Perkuat Integritas Pasar dan Dorong Ekonomi Hijau

    OJK Buka Perdagangan Bursa Efek 2026, Perkuat Integritas Pasar dan Dorong Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat peran strategis pasar modal Indonesia dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya melalui peningkatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, penguatan investor institusi, serta percepatan pembangunan ekosistem ekonomi hijau. Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun […]

expand_less