Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kementerian ESDM Siapkan Deregulasi PLTS, Target Energi Surya Indonesia Tembus 100 GW

Kementerian ESDM Siapkan Deregulasi PLTS, Target Energi Surya Indonesia Tembus 100 GW

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah menyiapkan kebijakan deregulasi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) guna mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengatakan deregulasi ini bertujuan menyederhanakan aturan pemanfaatan PLTS agar lebih fleksibel dan mudah diakses berbagai sektor.

“Kami sedang membahas deregulasi PLTS. Ke depan, tidak lagi dibatasi jenisnya, baik itu atap, terapung, maupun ground-mounted, semuanya bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi,” ujar Eniya, Selasa (21/4/2026).

Langkah deregulasi ini sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan kapasitas energi surya nasional. Dalam dokumen PT PLN (Persero) melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), kapasitas PLTS ditargetkan mencapai 17,1 gigawatt (GW) hingga 2034.

Namun, pemerintah mendorong target yang lebih ambisius, yakni mencapai 80 hingga 100 GW, sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, kapasitas terpasang PLTS nasional masih sekitar 1,5 GW, dengan kontribusi terbesar berasal dari PLTS atap sebesar 895 megawatt (MW).

Deregulasi PLTS juga diproyeksikan memberikan dampak luas bagi perekonomian nasional. Selain meningkatkan investasi di sektor energi bersih, kebijakan ini berpotensi menciptakan efek berganda terhadap industri dalam negeri.

“Kami memperkirakan ada sekitar 760 ribu lapangan kerja baru yang bisa tercipta dari pengembangan PLTS,” kata Eniya.

Pemanfaatan teknologi energi surya ke depan tidak hanya terbatas pada atap bangunan, tetapi juga akan diperluas ke berbagai sektor, termasuk fasilitas kesehatan, kawasan industri, hingga mendukung pengembangan kendaraan listrik.

Pemerintah menilai pengembangan PLTS menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendukung transisi energi nasional. Dengan deregulasi yang tengah disiapkan, energi surya diharapkan dapat menjadi salah satu tulang punggung penyediaan listrik di masa depan, sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 176 Ribu UMKM di Jambi, Baru 25 Ribu Kantongi Sertifikat Halal Jelang Kewajiban Oktober 2026

    176 Ribu UMKM di Jambi, Baru 25 Ribu Kantongi Sertifikat Halal Jelang Kewajiban Oktober 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sertifikat halal dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi. Namun, jumlah pelaku usaha yang telah mengantongi sertifikasi halal masih tergolong rendah dibandingkan total UMKM yang ada. Pengawas Jaminan Produk Halal Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, Hadyan Asrafi, […]

  • 9 Obat Tradisional Asam Lambung Naik, Jahe hingga Kunyit Bisa Jadi Solusi Alami

    9 Obat Tradisional Asam Lambung Naik, Jahe hingga Kunyit Bisa Jadi Solusi Alami

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asam lambung naik atau Gastroesophageal reflux disease sering menimbulkan rasa tidak nyaman, seperti perih di dada, mual, hingga sensasi terbakar di tenggorokan. Selain obat medis, sejumlah bahan alami dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu meredakan gejala. Berbagai obat tradisional ini umumnya bekerja dengan cara menekan produksi asam atau menenangkan iritasi pada lambung. Namun, […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Sempat Naik, Kini Ambruk Lagi ke Rp2,57 Juta

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Sempat Naik, Kini Ambruk Lagi ke Rp2,57 Juta

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam tidak mampu bertahan lama. Setelah sempat menguat sehari sebelumnya, harga logam mulia tersebut kembali merosot pada perdagangan Selasa (6/10/2026). Kini harga emas Antam berada di level Rp2.570.000 per gram. Merujuk laman Logam Mulia, harga emas yang banyak diminati masyarakat dan investor tersebut terkoreksi Rp10.000 per gram. Sebelumnya, harga logam […]

  • IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 8.325

    IHSG Dibuka Naik Tipis ke Level 8.325

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan hari ini setelah kemarin ditutup di zona hijau. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, Kamis (6/11/2025), IHSG menguat 0,09% atau 7,30 poin ke 8.325. Dalam pembukaan ada sebanyak 249 saham menguat, 160 dibuka melemah, dan 219 saham belum berubah. Sejumlah saham emiten […]

  • Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 25 Persen

    Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Angso Duo Naik hingga 25 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang bulan Ramadhan 2026. Namun, beberapa komoditas hortikultura, khususnya cabai, mulai mengalami kenaikan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per 12 Februari 2026, harga cabai merah besar dan cabai merah kecil naik 25 persen menjadi Rp […]

  • Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem rujukan berjenjang dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan upaya untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan agar peserta memperoleh penanganan yang tepat dan sesuai kebutuhan medis. Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan, dalam mekanisme pelayanan JKN, peserta umumnya memulai pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, […]

expand_less