Agrinas Bangun 1.357 Kopdes Merah Putih, 30.500 Unit Dalam Proses, Target 80 Ribu Rampung 2026
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Pembangunan Koperasi Merah Putih
JAMBISNIS.COM – PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) telah membangun 1.357 gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Sementara itu, sekitar 30.500 unit lainnya saat ini masih dalam proses pembangunan.
Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan percepatan pembangunan dilakukan untuk memperkuat ekosistem distribusi pangan dan sarana produksi di tingkat desa.
“Hari ini kita sudah selesaikan 1.357 dan 30.500 sekian sudah dalam proses pembangunan dan hampir selesai,” ujar Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Joao menjelaskan, setiap gerai KDMP dibangun dengan jadwal yang telah disusun secara sistematis, dengan waktu pengerjaan rata-rata 92 hari atau sekitar tiga bulan per unit.
Menurut dia, percepatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengejar target ambisius pendirian 80.000 koperasi desa secara nasional sebelum akhir 2026.
“Pembangunannya dilakukan selama 92 hari atau tiga bulan,” kata dia.
Agrinas juga mengklaim berhasil menekan biaya konstruksi secara signifikan. Indeks biaya pembangunan yang sebelumnya mencapai Rp5,8 juta per meter persegi kini ditekan menjadi sekitar Rp2,95 juta per meter persegi.
Joao menyebut harga tersebut diberlakukan seragam dari Sabang sampai Merauke.
“Itu kami lakukan pembangunan dari Sabang sampai Merauke dengan harga yang sama Rp2.958.000 per meter persegi. Dari situ saja kami sudah melakukan efisiensi mungkin sekitar Rp136 triliun,” ujarnya.
Proyek pembangunan KDMP merupakan bagian dari target nasional pendirian 80.000 koperasi desa. Program ini diharapkan mampu memperkuat peran desa dalam rantai distribusi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Joao menyatakan optimistis target tersebut dapat tercapai sebelum akhir 2026.
“Saya orang yang sangat optimistis dan saya yakin bahwa Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 80 ribu ini akan kita selesaikan sebelum akhir tahun 2026,” pungkasnya.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar