Sabtu, 25 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Israel Ancam Serang Iran di Selat Hormuz

Israel Ancam Serang Iran di Selat Hormuz

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menunjukkan kekuatan militernya di Selat Hormuz, sementara Israel mengancam akan melancarkan serangan baru yang disebut lebih mematikan. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Dalam laporan terbaru, Iran merilis video operasi militer yang memperlihatkan pasukan elite menaiki dan menguasai kapal kargo di wilayah perairan strategis tersebut. Teheran mengklaim tindakan itu sebagai bentuk penegakan kedaulatan maritim, terutama terhadap kapal-kapal yang dianggap melanggar aturan pelayaran.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital distribusi energi global. Sekitar 20% pasokan minyak dunia melintasi wilayah ini, sehingga setiap gangguan berpotensi memicu lonjakan harga energi secara signifikan.

Ketegangan semakin meningkat setelah perundingan antara Iran dan Amerika Serikat mengalami kebuntuan. Presiden Donald Trump menyatakan tetap membuka peluang diplomasi, namun tidak menutup kemungkinan aksi militer jika negosiasi gagal.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menegaskan bahwa negaranya siap melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran. Ia bahkan menyebut serangan berikutnya akan lebih agresif dan dapat menyasar target strategis, termasuk pimpinan tertinggi Iran.

Situasi ini turut diperparah oleh laporan aktivitas drone misterius di sejumlah wilayah Iran yang memicu respons sistem pertahanan udara. Hingga kini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Dampak dari eskalasi konflik ini langsung terasa di pasar global. Harga minyak mengalami fluktuasi tajam, sementara indeks saham di berbagai negara, termasuk Indonesia, mengalami tekanan. Ketidakpastian geopolitik membuat investor cenderung menghindari aset berisiko dan beralih ke instrumen yang lebih aman.

Selain itu, potensi gangguan distribusi energi juga berisiko meningkatkan biaya logistik global. Jika konflik terus berlanjut, dampaknya dapat merembet ke harga barang kebutuhan pokok di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Iran sendiri menegaskan tidak akan membuka kembali jalur negosiasi sebelum AS mencabut pembatasan terhadap kapal-kapalnya. Sementara itu, Washington tetap melanjutkan operasi pengawasan di jalur laut internasional, termasuk terhadap kapal tanker yang diduga membawa minyak Iran.

Pantau terus berita perkembangan ekonomi, saham, harga emas, dan harga sembako terkini secara cepat dan akurat di Jambisnis.com.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

    Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali anjlok. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia pada Rabu (22/4/2026), harga emas hari ini anjlok sebesar Rp50.000 per gram. Penurunan signifikan ini membawa harga emas Antam dari posisi sebelumnya Rp2.880.000 menjadi Rp2.830.000 per gram. Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali (buyback) juga mengalami koreksi sebesar […]

  • Lawan Dolar AS, Rupiah Melempem ke Rp16.716 Pagi Ini

    Lawan Dolar AS, Rupiah Melempem ke Rp16.716 Pagi Ini

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melempem pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.716 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,09% ke 99,53. Pada pembukaan Rabu (12/11/2025) ini mata uang negara Asia lainnya dibuka bervariasi. Yen Jepang dibuka melemah […]

  • Harga Perak Kembali Rp54.950 per Gram

    Harga Perak Kembali Rp54.950 per Gram

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak bersertifikat Antam hari ini terpantau naik. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, Kamis (26/2/2026), harga perak Antam bangkit sebesar Rp 800.000 ke level Rp 54.950 per gram. Selain perak dalam satuan gram, Antam juga menawarkan perak batangan dengan berbagai ukuran yang diproduksi dengan akurasi tinggi dan kemurnian 99,95%. Perak batangan 250 […]

  • Simpang Bata Play Button

    Rapat Pemegang Saham Putuskan Bata Tak Lagi Produksi Sepatu dan Sandal

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jenama alas kaki lawas Bata, resmi tidak lagi memproduksi alas kaki. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Sepatu Bata Tbk (BATA) yang digelar 25 September 2025. Meski diputuskan akhir September lalu, namun sesungguhnya pada April 2024 lalu hal itu sudah dilakukan. Setidaknya diterapkan di pabrik sepatu Bata di […]

  • Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.444,05 per Kilogram TBS

    Harga Sawit Jambi Naik Lagi, Rp 3.444,05 per Kilogram TBS

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi kembali naik. Kali ini untuk umur tanam 10-20 tahun kenaikannya memang tipis, Rp 9,80 per kilogram TBS dari periode sebelumnya. Adapun harga kelapa sawit untuk umur tanam 10-20 tahun kali ini adalah Rp 3.444,05 per kilogram. Harga kelapa sawit Provinsi Jambi untuk periode 12-18 […]

  • IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah pada awal perdagangan Rabu (29/10/2025), meski mayoritas bursa Asia bergerak menghijau. Mengutip data RTI pukul 09.18, IHSG melemah 0,26% atau turun 20,84 poin ke level 8.071,79. Sebanyak 235 saham terkoreksi, 274 saham menguat, dan 170 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham […]

expand_less