Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak tidak hanya berkaitan dengan kejang, tetapi juga bisa berdampak pada kondisi psikologis. Gangguan seperti depresi dan kecemasan kerap muncul dan perlu dikenali sejak dini oleh orangtua, guru, maupun tenaga medis.

Sejumlah penelitian menunjukkan, anak dengan epilepsi memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental. Bahkan, dalam studi di Denmark, penyandang epilepsi disebut memiliki kecenderungan bunuh diri hingga tiga kali lipat dibandingkan populasi umum.

Dokter spesialis kesehatan jiwa anak dan remaja menjelaskan, depresi pada anak epilepsi dapat ditandai dengan perubahan emosi, cara berpikir, hingga aktivitas fisik. Anak bisa terlihat murung, kehilangan semangat, sulit berkonsentrasi, hingga tidak lagi tertarik pada aktivitas yang sebelumnya disukai.

“Anak bukan hanya merasa sedih, tetapi juga mengalami penurunan kemampuan berpikir dan keinginan untuk bergerak. Ini yang membuat potensi anak bisa terhambat,” ujar seorang ahli.

Pada kelompok usia remaja, gangguan depresi lebih sering ditemukan. Sementara pada anak usia lebih muda, gangguan kecemasan justru lebih dominan. Kondisi ini kerap dipengaruhi sikap orangtua yang terlalu protektif, sehingga anak merasa ada sesuatu yang “salah” dengan dirinya.

Tanda-tanda gangguan psikologis juga bisa terlihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti kesulitan bersosialisasi di sekolah, menarik diri dari lingkungan, mudah tersinggung, hingga muncul rasa takut berlebihan tanpa alasan jelas.

Di sisi lain, tidak semua epilepsi ditandai dengan kejang yang terlihat jelas. Pada beberapa kasus, seperti tipe petit mal, anak hanya tampak melamun atau tiba-tiba kehilangan kesadaran sesaat. Kondisi ini sering tidak disadari oleh orangtua.

Ada pula tipe epilepsi yang memengaruhi perilaku, seperti kejang parsial kompleks di bagian otak tertentu. Anak bisa menjadi lebih agresif, impulsif, dan sulit mengontrol emosi, sehingga berpotensi mengalami masalah dalam pergaulan.

Para ahli mengingatkan, penting bagi orangtua untuk tidak mengabaikan perubahan perilaku anak. Jika dibiarkan, anak bisa mendapat stigma negatif dari lingkungan, yang justru memperburuk kondisi psikologisnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Hari Ini Turun 20 Persen, Bawang Merah Naik

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada Rabu, 22 Juli 2026, menunjukkan fluktuasi pada sejumlah komoditas hortikultura. Meski mayoritas harga masih stabil, beberapa jenis cabai mengalami penurunan, sementara bawang merah dan cabai rawit hijau justru naik. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit merah mencatat […]

  • BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN berjalan dalam koridor hukum yang tertib, akuntabel, dan berintegritas, Senin (12/1). […]

  • Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    Pertamina Hulu Energi Gelar Upstream Force 2025 di Universitas Pertamina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Emtek Digital menggelar acara bertajuk “Upstream Force: We Are The Energy” di Universitas Pertamina, Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini menjadi wadah inspiratif bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat dunia energi, khususnya sektor hulu minyak dan gas (migas), serta mendorong semangat mewujudkan kemandirian energi nasional. Acara yang berlangsung di […]

  • Kinerja Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Pimpin Laba, Mandiri Tumbuh Paling Kencang

    Kinerja Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Pimpin Laba, Mandiri Tumbuh Paling Kencang

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Empat bank jumbo di Indonesia mencatatkan pertumbuhan laba pada semester I 2026. BRI menjadi bank dengan laba bersih terbesar, sedangkan Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba paling tinggi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan laba bersih Rp31,18 triliun hingga Juni 2026. Angka tersebut meningkat 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun […]

  • Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

    Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Masalah tanah wakaf di Indonesia bukan hanya soal sertifikasi yang mandek, ditandai lebih dari 300.000 bidang belum bersertifikat. Tetapi juga soal aset-aset yang tidak produktif atau mangkrak. Menjawab tantangan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menggodok terobosan baru, salah satunya mengizinkan komersialisasi alias wakaf produktif di atas tanah wakaf. […]

  • OJK Dorong Percepatan Digitalisasi Dokumen Pertanahan untuk Perkuat Penyaluran Kredit Perbankan

    OJK Dorong Percepatan Digitalisasi Dokumen Pertanahan untuk Perkuat Penyaluran Kredit Perbankan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi dokumen pertanahan sebagai langkah strategis untuk mempercepat proses penyaluran kredit perbankan sekaligus memperkuat keamanan agunan. Dalam sebuah forum diskusi nasional bertema “Penguatan Sinergi Digitalisasi Dokumen Pertanahan dalam Mendukung Penyaluran Kredit Perbankan yang Aman, Efisien, dan Terintegrasi”, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menekankan […]

expand_less