Senin, 20 Apr 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

BTN Restrukturisasi Kredit Terdampak Bencana di Sumatra Capai Rp 550 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat penyaluran restrukturisasi kredit bagi debitur terdampak bencana di wilayah Sumatra mencapai Rp 530 miliar hingga Rp 550 miliar. Langkah ini menjadi bentuk respons cepat perseroan dalam menjaga kualitas kredit di tengah kondisi darurat akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan kebijakan restrukturisasi dilakukan secara seragam dengan tenor keringanan selama satu tahun.

“Situasinya saat itu sangat darurat, bahkan akses ke lokasi terdampak cukup sulit. Karena itu, kami putuskan restrukturisasi dengan skema satu tahun untuk semua debitur,” ujarnya dalam paparan kinerja perseroan.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan regulator, sehingga bukan semata kebijakan internal perusahaan. Melalui skema ini, debitur mendapatkan keringanan dalam pembayaran angsuran selama masa restrukturisasi.

Dari sisi kualitas aset, kebijakan ini dinilai mampu menjaga stabilitas portofolio kredit BTN. Risiko penurunan kualitas kredit dapat ditekan selama periode relaksasi berlangsung.

Meski demikian, proses pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana di Sumatra berlangsung tidak merata. Sejumlah daerah seperti Sumatra Barat dan Sumatra Utara mulai menunjukkan pemulihan lebih cepat.

Sementara itu, wilayah Aceh masih menghadapi tantangan yang cukup berat, terutama terkait pemulihan ekonomi dan infrastruktur.

BTN menilai, kecepatan pemulihan di masing-masing daerah menjadi faktor utama dalam menentukan kemampuan debitur untuk kembali memenuhi kewajiban kreditnya.

Ke depan, perseroan akan melakukan evaluasi terhadap portofolio restrukturisasi menjelang akhir periode satu tahun. Debitur akan diklasifikasikan berdasarkan tingkat pemulihannya.

“Menjelang akhir masa restrukturisasi, akan kami evaluasi mana yang sudah pulih dan bisa kembali ke skema normal, serta mana yang masih memerlukan perpanjangan,” pungkas Nixon.

  • Penulis: say say

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Trump Dikritik Usai Minta Bantuan China di Selat Hormuz, Demokrat: Tanda Putus Asa

    Trump Dikritik Usai Minta Bantuan China di Selat Hormuz, Demokrat: Tanda Putus Asa

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai kritik tajam setelah meminta bantuan China untuk mengatasi ketegangan di Selat Hormuz yang ditutup Iran di tengah konflik kawasan Timur Tengah. Kritik tersebut salah satunya datang dari Senator Partai Demokrat Chuck Schumer yang menilai langkah Trump sebagai bentuk kebijakan luar negeri yang tidak konsisten. Schumer menyindir permintaan […]

  • Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

    Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penjualan air Zamzam di Pasar Tanah Abang kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengungkapkan jalur distribusi air Zamzam dari Arab Saudi ke Indonesia, di tengah pembatasan ekspor yang diberlakukan pemerintah setempat. Berdasarkan penelusuran di lokasi, air Zamzam yang dijual di pasar tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari jamaah umrah, importir khusus, hingga awak […]

  • Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian masih Stabil

    Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian masih Stabil

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk UBS dan Galeri24 di Pegadaian menunjukkan pergerakan yang stabil pada awal pekan ini. Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (9/3/2026), harga emas Galeri24 dan UBS tidak mengalami perubahan dibandingkan harga kemarin. Harga emas UBS dan Galeri24 stabil, masing-masing di angka Rp3.105.000 dan Rp3.091.000 per gram. Harga jual emas […]

  • Pagi Ini Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp17.123 per Dolar AS

    Pagi Ini Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp17.123 per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan performa positif pada pembukaan perdagangan Rabu (15/4/ 2026) pagi. Rupiah mengalami penguatan tipis di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan data terbaru dari Antara, nilai tukar Rupiah menguat sebesar 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp17.123 per dolar AS. Posisi ini lebih baik dibandingkan dengan […]

  • Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/12/2025), menandai awal pekan terakhir perdagangan sepanjang tahun 2025. Minimnya katalis ekonomi utama serta sikap kehati-hatian investor menjelang pergantian tahun membuat pasar cenderung bergerak terbatas. Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 tercatat melemah 0,55 persen, sementara Topix turun 0,26 persen. Pelemahan ini terjadi di tengah […]

  • IRGC Tegaskan Iran Penentu Akhir Perang dengan AS dan Israel, Bukan Donald Trump

    IRGC Tegaskan Iran Penentu Akhir Perang dengan AS dan Israel, Bukan Donald Trump

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menegaskan bahwa pihak yang akan menentukan berakhirnya konflik di Timur Tengah adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan IRGC pada Selasa (10/3/2026) sebagai respons atas pernyataan Trump yang sebelumnya mengklaim bahwa perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran akan segera berakhir. Dalam […]

expand_less