Senin, 27 Jul 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Jepang mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas energi kawasan dengan menyiapkan bantuan pinjaman sebesar US$10 miliar atau setara Rp171,34 triliun bagi negara-negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga minyak global serta gangguan rantai pasok energi.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menegaskan bahwa dukungan tersebut bertujuan memperkuat cadangan energi negara-negara mitra sekaligus melindungi rantai pasok Jepang yang sangat bergantung pada kawasan Asia.

“Negara-negara Asia saling terhubung dalam rantai pasok. Stabilitas energi kawasan sangat penting bagi keberlangsungan ekonomi bersama,” ujar Takaichi.

Dana pinjaman ini akan disalurkan melalui lembaga keuangan Jepang seperti Japan Bank for International Cooperation dan Nippon Export and Investment Insurance.

Bantuan tersebut mencakup:

  • Pembelian minyak mentah
  • Penguatan cadangan energi
  • Diversifikasi sumber energi
  • Pembangunan fasilitas penyimpanan minyak

Jepang juga mendorong negara-negara Asia untuk mencari alternatif pasokan energi, termasuk dari Amerika Serikat, guna mengurangi ketergantungan pada Timur Tengah. Untuk diketahui Sekitar 90 persen minyak mentah yang melewati Selat Hormuz diketahui mengalir ke Asia. Ketegangan di wilayah ini menjadi ancaman serius bagi stabilitas pasokan energi regional.

Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya cadangan minyak di negara-negara Asia Tenggara dibandingkan Jepang. Meski memberikan bantuan besar, Jepang memastikan pasokan dalam negerinya tetap aman. Saat ini, Jepang telah mengamankan cadangan energi, termasuk nafta, untuk kebutuhan domestik selama sekitar empat bulan.

Selain itu, pemerintah Jepang juga berencana melepas tambahan 36 juta barel minyak dari cadangan nasional mulai awal Mei guna menjaga stabilitas pasokan global.

Langkah Jepang ini juga bertujuan mencegah efek domino terhadap industri penting, termasuk sektor kesehatan yang bergantung pada pasokan dari Asia seperti alat medis, kontainer, hingga sarung tangan.

Dengan langkah ini, Jepang berharap stabilitas energi di Asia tetap terjaga di tengah tekanan geopolitik global yang terus meningkat.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BMKG Perkirakan Kota Jambi hingga Kerinci Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

    BMKG Perkirakan Kota Jambi hingga Kerinci Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Jambi pada Selasa (13/1/2026) diprakirakan didominasi hujan ringan hingga berawan, dengan suhu udara relatif hangat dan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Berdasarkan data prakiraan cuaca hari ini, sejumlah daerah seperti Kerinci, Merangin, Bungo, Tebo, Muaro Jambi, dan Kota Jambi berpotensi mengalami hujan ringan sejak pagi hingga sore […]

  • Setelah Tertekan, Harga Emas Antam Akhirnya Bangkit

    Setelah Tertekan, Harga Emas Antam Akhirnya Bangkit

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren negatif harga emas produksi Antam akhirnya terhenti. Pada perdagangan Kamis (2/7/2026), logam mulia yang banyak diminati masyarakat ini kembali menguat setelah sebelumnya mengalami penurunan. Harga emas Antam naik Rp15.000 menjadi Rp2.640.000 per gram. Sehari sebelumnya, harga emas masih berada di level Rp2.625.000 per gram. Tak hanya harga jual, nilai pembelian kembali (buyback) […]

  • Detik-Detik Airbus A330 Gagal Lepas Landas di India, Mesin Terbakar, Penumpang Luka Luka

    Detik-Detik Airbus A330 Gagal Lepas Landas di India, Mesin Terbakar, Penumpang Luka Luka

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Insiden menegangkan terjadi pada pesawat Airbus A330 milik Swiss International Air Lines yang gagal lepas landas (abort takeoff) di Bandara Internasional Indira Gandhi, Minggu (26/4/2026) dini hari. Pesawat dengan nomor penerbangan LX147 itu dilaporkan mengalami gangguan serius pada salah satu mesin saat sedang berakselerasi di landasan pacu. Situasi darurat pun tak terhindarkan, memaksa […]

  • Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

    Rupiah Hari Ini Merosot, Sentimen Pasar Ekuitas Domestik Belum Pulih

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026). Rupiah dibuka melemah 52 poin atau 0,31 persen menjadi Rp16.807 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.755 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau menguat 0,18% ke posisi 96,46. Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia. Baht Thailand […]

  • KSPM Universitas Jambi Dorong Literasi Investasi, Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial

    KSPM Universitas Jambi Dorong Literasi Investasi, Cetak Generasi Muda Cerdas Finansial

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya memperluas literasi keuangan di kalangan generasi muda terus digencarkan. Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Jambi menggelar kegiatan “KSPM Insight Room: Spesial Nobar Capital Market and Summit Expo 2025” di Paviliun Jambi Business Center, Jumat (17/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Peringatan 48 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, yang diselenggarakan […]

  • Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

    Rupiah Tumbang Lagi! Kurs Nyaris Sentuh Rp18.000

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Memasuki perdagangan awal pekan, Senin (6/7/2026) nilai tukar rupiah kehilangan tenaga di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini membuat rupiah kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, kurs rupiah dibuka melemah 29 poin atau tergerus 0,16 persen ke posisi RpRp17.992 per dolar AS. […]

expand_less