Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Kepala BGN Minta Tambahan Anggaran Rp28,6 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2025

Kepala BGN Minta Tambahan Anggaran Rp28,6 Triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan perlunya tambahan anggaran dan peningkatan produksi pangan untuk menjamin keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2025. Dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Dadan mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp28,63 triliun untuk menutup kekurangan dana dan memperluas jangkauan program.

“Total kebutuhan tambahan yang kami ajukan ke Kementerian Keuangan sebesar Rp28,63 triliun. Dengan itu, kebutuhan anggaran MBG tahun 2025 mencapai sekitar Rp99 triliun,” ujar Dadan di Jakarta, Kamis (13/11).

Saat ini, serapan anggaran MBG telah mencapai Rp36,23 triliun dari alokasi Rp51,2 triliun, dengan perkiraan kebutuhan tambahan mencapai Rp29,5 triliun hingga akhir tahun. Dadan mengingatkan potensi kekurangan pasokan pangan, khususnya telur ayam dan sayuran, jika tidak ada tambahan peternak baru di tahun depan. Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan MBG, Indonesia membutuhkan sedikitnya 6 juta peternak ayam baru.

“Kalau tidak ada peternak baru minimal 6 juta orang, kita akan mengalami shortage tahun depan. Itu baru untuk dua kali seminggu pemberian telur,” katanya.

Selain anggaran tambahan, BGN juga tengah menyiapkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 8.000 titik daerah terpencil.
Program ini membutuhkan tambahan dana sekitar Rp14,1 triliun, termasuk untuk pembangunan peternakan, kebun pisang, dan kolam ikan lele sebagai pasokan pangan lokal.

“Kami ingin pasokan berbasis lokal. Nanti Danantara akan membantu pembiayaan agar masyarakat sekitar SPPG juga ikut sejahtera,” jelas Dadan.

Setiap SPPG nantinya diproyeksikan memiliki empat kandang ayam petelur, sembilan kandang ayam pedaging, 1,5 hektare kebun pisang, dan 32 kolam lele untuk mendukung keberlanjutan program gizi nasional. Dadan menegaskan bahwa arah kebijakan MBG ke depan adalah berbasis produksi lokal, agar program ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah melalui pemberdayaan petani dan peternak.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

    Geliat Kerajinan Bongsang di Sumedang Meningkat Jelang Idul Adha, Produksi Tembus Ratusan Ribu

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas perajin bongsang di Sumedang kembali menggeliat menjelang Idul Adha. Di sejumlah dusun seperti Andir, Kecamatan Sumedang Utara, suara anyaman bambu terdengar sejak pagi, menandai meningkatnya permintaan wadah tradisional ramah lingkungan tersebut. Bongsang, wadah berbahan dasar bambu yang dianyam secara manual, telah lama digunakan masyarakat sebagai tempat pembungkus daging kurban. Tradisi ini kini […]

  • Emas Antam Kembali Tergelincir, Segini Harga Buyback Hari Ini

    Emas Antam Kembali Tergelincir, Segini Harga Buyback Hari Ini

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Senin (18/5/2026). Setelah sempat bergerak fluktuatif dalam beberapa hari terakhir, harga logam mulia kini turun Rp5.000 per gram. Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas Antam dibanderol Rp2.764.000 per gram. Angka tersebut lebih rendah dibanding perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.769.000 per gram. Tak […]

  • Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya gejala resentralisasi fiskal di Indonesia. Dalam rancangan APBN 2026, pagu TKD hanya mencapai Rp699 triliun, turun signifikan dari outlook 2025 sebesar Rp864 triliun. Padahal, […]

  • Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Terbesar se-ASEAN Milik Lotte Chemical di Cilegon

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pabrik petrokimia terbesar se-Asia Tenggara milik PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025). Fasilitas modern ini menjadi proyek strategis yang menandai penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea Selatan. Pabrik yang dibangun di atas lahan seluas 107,8 hektare atau sekitar 1,08 juta […]

  • Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    Dari Jambi untuk Indonesia: Cikmas Hadi Salasa Siap Berkontribusi di Dewas BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam perjalanan di Bandara Sultan Thaha Jambi, tim awak media tanpa sengaja bertemu dengan Cikmas Hadi Salasa, salah satu peserta seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk melakukan wawancara singkat mengenai motivasi serta rencana kerja yang akan dibawanya apabila dipercaya menjadi bagian dari Dewas BPJS Ketenagakerjaan. Cikmas, yang dikenal […]

expand_less