Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026).

Dikutip dari Antara, rupiah turun 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, terutama meningkatnya premi risiko global akibat ketegangan geopolitik dan sikap hawkish dari pejabat bank sentral AS, The Fed, yang memberikan sinyal penundaan pemangkasan suku bunga.

Pengamat komoditas dan mata uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah ditutup melemah pada rentang Rp16.750-Rp16.780 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Ibrahim menjelaskan pasar mengamati dengan saksama perkembangan diplomatik saat para pejabat AS dan Iran bersiap untuk bertemu di Jenewa untuk membahas kembali program nuklir Teheran.

Kemudian, pasar menilai dampak dari Tarif Trump yang baru diumumkan setelah putusan Mahkamah Agung AS baru-baru ini yang mengubah kerangka hukum untuk beberapa langkah perdagangan. Pengenalan bea masuk global baru hingga 15% telah menambah ketidakpastian atas prospek perdagangan global.

Selain itu, pasar telah mengurangi ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga Federal Reserve (Fed) dalam waktu dekat, karena para pembuat kebijakan terus menyampaikan kekhawatiran atas tekanan inflasi yang terus berlanjut.

Dari dalam negeri, pasar menilai positif tentang putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat (MA AS) yang membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump langsung direspons Pemerintah Indonesia. Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya mengkaji seluruh potensi risiko pasca-keputusan tersebut, terutama terhadap implementasi perjanjian dagang Indonesia–AS.

Pemerintah memastikan, meski ada perubahan dalam kebijakan tarif Trump, perjanjian dagang Indonesia–AS tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati. Hal ini karena perjanjian bilateral memiliki mekanisme tersendiri.

Namun, pemerintah menilai kebijakan tarif 10% yang berlaku sementara selama 150 hari relatif lebih baik dibandingkan skenario sebelumnya. Selain itu, akan ada pembedaan perlakuan antara negara yang telah menandatangani perjanjian dan yang belum menandatangani perjanjian.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kaji Program Work from Mall, Dorong Gig Economy dan Aktivitas Ekonomi Pusat Perbelanjaan

    Pemerintah Kaji Program Work from Mall, Dorong Gig Economy dan Aktivitas Ekonomi Pusat Perbelanjaan

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah mengkaji penerapan program Work from Mall (WFM) sebagai bagian dari kebijakan Work from Anywhere (WFA). Program ini diarahkan untuk mengakomodasi tren kerja fleksibel, khususnya di kalangan anak muda dan pelaku gig economy, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan. Wacana tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau persiapan […]

  • Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Amerika Serikat (AS) memberikan pengecualian tarif impor untuk komoditas minyak sawit Indonesia, seperti yang telah diterima oleh Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan persaingan ekspor yang setara antara kedua negara di pasar global. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan proses pembahasan pengecualian tarif tersebut masih […]

  • FM Emas Fatikh Juara Open Turnamen Catur Bupati Cup Tanjung Jabung Barat 2025, Ramses Hasibuan Jadi Bintang Pecatur Daerah

    FM Emas Fatikh Juara Open Turnamen Catur Bupati Cup Tanjung Jabung Barat 2025, Ramses Hasibuan Jadi Bintang Pecatur Daerah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia catur Indonesia kembali bergemuruh! Kejutan besar datang dari pecatur muda asal Banten, FM Emas Fatikh Flazgozz, yang tampil luar biasa dan sukses menjuarai Open Turnamen Catur Bupati Cup Tanjung Jabung Barat 2025. Turnamen bergengsi ini digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, 19 – 21 Oktober 2025 dan […]

  • Target PSR Jambi 2026 Capai 7.800 Hektare, Dana Peremajaan Sawit Rp60 Juta per Hektare

    Target PSR Jambi 2026 Capai 7.800 Hektare, Dana Peremajaan Sawit Rp60 Juta per Hektare

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menargetkan pelaksanaan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 7.800 hektare sepanjang 2026. Program yang dibiayai melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kebun sawit rakyat yang telah memasuki usia tidak produktif. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, mengatakan proses validasi calon penerima masih berlangsung. […]

  • BMKG: Hujan Ringan Melanda Sebagian Besar Wilayah Provinsi Jambi

    BMKG: Hujan Ringan Melanda Sebagian Besar Wilayah Provinsi Jambi

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini, Senin, 3 November 2025, akan didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan ringan di hampir seluruh kabupaten dan kota. Beberapa wilayah juga berpotensi mengalami hujan disertai petir dan udara kabur pada siang hingga malam hari. Secara umum, suhu udara […]

  • Bahaya Minuman Bersoda saat Idul Fitri: Risiko Diabetes hingga Obesitas

    Bahaya Minuman Bersoda saat Idul Fitri: Risiko Diabetes hingga Obesitas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perayaan Idul Fitri identik dengan berbagai hidangan lezat dan minuman manis, termasuk minuman bersoda atau minuman bergas. Meski terasa menyegarkan, konsumsi minuman bersoda secara berlebihan saat Lebaran dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Minuman bersoda umumnya mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi serta zat asam yang jika dikonsumsi terus-menerus dapat memicu berbagai masalah […]

expand_less