Selasa, 26 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali terpukul Kamis (9/4/2026) pagi ini. Pelemahan ini terjadi karena tertekan sentimen global di tengah ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran dan arah kebijakan suku bunga The Fed.

Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp17.030 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan sebelumnya di level Rp17.012 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,07% ke level 99,06.

Dikutip dari TradingView, indeks dolar AS kembali ke level 99 seiring gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran membuat sentimen investor tetap berhati-hati.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi pelanggaran kesepakatan gencatan senjata oleh Israel yang menyerang Lebanon.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran Rp17.020 – Rp17.080 dipengaruhi oleh meningkatnya kembali tekanan eksternal setelah klaim Iran terhadap pelanggaran kesepakatan gencatan senjata terkait serangan Israel ke Lebanon, sehingga memicu harga minyak naik,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, sebelumnya AS telah menerima proposal berisi 10 poin sebagai dasar yang dapat dijalankan untuk negosiasi dengan tujuan untuk mengakhiri perang.

Salah satu poin yang tercantum ialah penghentian permusuhan di semua garda depan, termasuk di Lebanon.

Namun, Israel kembali melancarkan serangan udara besar-besaran di daerah Dahiyeh, sebelah selatan Beirut, Lebanon. Tentara Israel sebelumnya menyatakan telah menyerang lebih dari 100 lokasi dalam waktu 10 menit di Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon selatan, dengan total wafat 254 orang.

Bahkan, sebagaimana dilaporkan Sputnik, Wakil Presiden AS JD Vance pada Rabu (8/4) kemudian mengatakan penghentian permusuhan di Lebanon bukan bagian dari kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dan menyebut isu tersebut sebagai “kesalahpahaman”.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa penghentian konflik di Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan karena keterlibatan kelompok Hizbullah. Trump menilai situasi di negara itu merupakan bagian dari “bentrokan terpisah.”

Melihat sentimen domestik, rilis cadangan devisa yang mengalami penurunan sebesar 3,7 miliar dolar AS menjadi 148,2 miliar dolar AS pada akhir Maret 2026 dan surplus perdagangan yang di bawah harapan pelaku pasar tak memberikan efek terhadap pergerakan rupiah.

“Konsensus pasar surplus perdagangan 1,5 miliar dolar AS, tapi realisasi 1,2 miliar dolar AS,” ungkap dia.(*)

 

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Larang Pelajar Dikerahkan Sambut Kunjungan Presiden

    Prabowo Larang Pelajar Dikerahkan Sambut Kunjungan Presiden

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kepala daerah agar tidak lagi mengerahkan pelajar dalam prosesi penyambutan dirinya saat melakukan kunjungan kerja. Instruksi itu disampaikan Prabowo saat menutup pidatonya pada peresmian Jembatan Kabanaran di Yogyakarta, Rabu (19/11), setelah melihat langsung kondisi para pelajar yang berdiri menunggu kedatangannya. “Jadi, ini saya mohon para bupati untuk […]

  • rilis BPS Provinsi Jambi Play Button

    Ekonomi Jambi Triwulan III 2025 Tumbuh 4,77 Persen, Ini Kabupaten dengan Kontribusi Pertumbuhan Tertinggi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi pada triwulan III 2025 tumbuh 4,77 persen. Angka itu disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo pada rilis bersama Berita Resmi Statistik Rabu (5/11). Menurut Agus, meski tumbuh 4,77 persen (yoy), walakin angka ini melambat dibanding pertumbuhan pada triwulan II tahun 2025. “Triwulan lalu pertumbuhan di angka 4,99 persen. […]

  • Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi memberlakukan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk impor benang kapas, sebagai langkah melindungi industri dalam negeri dari kerugian akibat lonjakan impor. Keputusan ini mencakup 27 nomor HS sesuai Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022. Pengenaan BMTP berlaku selama tiga tahun, mulai 30 Oktober 2025 hingga 29 Oktober 2028. “Industri dalam negeri […]

  • BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    BPJPH Apresiasi Dukungan DPR dalam Penguatan Jaminan Produk Halal Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten DPR RI, khususnya Komisi VIII, dalam memperkuat penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan atau Babe Hasan, dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI yang membahas pelaksanaan dan rencana program halal nasional. […]

  • Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

    Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta PT Agrinas Pangan Nusantara membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil niaga dari India. Said menilai rencana tersebut berpotensi melemahkan industri otomotif nasional dan tidak sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian domestik. Apalagi, pembelian kendaraan itu disebut akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan […]

  • Lama Tak Terdengar Soal Meikarta, Menteri PKP Minta ada Unit Subsidi di Meikarta

    Lama Tak Terdengar Soal Meikarta, Menteri PKP Minta ada Unit Subsidi di Meikarta

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Proyek Meikarta yang sempat menyita perhatian khalayak beberapa tahun lalu ternyata tak telantar begirtu saja. Bahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait sudah meninjau proyek di Cikarang ini dan menyebut bukan proyek mangkrak. “Ada 400 hektar yang infrastrukturnya juga sudah selesai dan saya lihat itu bukan proyek yang mangkrak ya,” ujarnya […]

expand_less