Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Stok Beras Nasional 4,5 Juta Ton, Andi Amran Sulaiman Pastikan Aman

Stok Beras Nasional 4,5 Juta Ton, Andi Amran Sulaiman Pastikan Aman

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi aman dan stabil, meski di tengah ketidakpastian global akibat gejolak di Timur Tengah.

Menurut Amran, stok beras nasional yang dikelola oleh Perum Bulog kini mencapai sekitar 4,5 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Stok beras pemerintah sekarang kurang lebih 4,5 juta ton. Ini tertinggi selama republik ini berdiri, jadi tidak perlu diragukan,” ujar Amran saat meninjau gudang Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan stok beras tersebut merupakan hasil dari berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong peningkatan produksi dalam waktu singkat.

Beberapa kebijakan tersebut antara lain kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram, penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, serta penerapan transformasi pertanian modern.

Amran menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain itu, kondisi stok beras saat ini bahkan telah melampaui kapasitas gudang yang tersedia. Pemerintah pun terpaksa menyewa tambahan gudang untuk menampung kelebihan stok.

“Kapasitas gudang kita sekitar 3 juta ton, sementara stok sudah 4,5 juta ton. Artinya kita harus menyewa gudang tambahan, bahkan ke depan akan ditambah lagi,” kata Amran.

Ia memperkirakan dalam waktu 10 hingga 20 hari ke depan, stok beras nasional bisa menembus 5 juta ton. Bahkan, dalam dua bulan ke depan, jumlah tersebut berpotensi meningkat hingga 6 juta ton.

Di tingkat daerah, peningkatan stok juga terlihat signifikan. Di Sulawesi Selatan, misalnya, stok beras saat ini mencapai sekitar 761 ribu ton, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Amran memastikan kondisi stok tersebut telah diverifikasi langsung melalui pengecekan lapangan di sejumlah gudang Bulog.

Dengan kondisi stok yang melimpah, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga dalam jangka panjang.

Ia menambahkan, jika memperhitungkan stok yang ada, cadangan di sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka), serta potensi panen yang masih berlangsung, maka ketersediaan beras nasional dipastikan aman hingga 11 bulan ke depan.

“Artinya, stok untuk masyarakat Indonesia aman untuk 11 bulan ke depan,” ujarnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Suntik Insentif Rp36,38 Triliun untuk Pembiayaan Hijau

    BI Suntik Insentif Rp36,38 Triliun untuk Pembiayaan Hijau

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menebar insentif makroprudensial sebesar Rp36,38 triliun hingga 1 November 2025 kepada bank-bank yang membiayai sektor-sektor berkelanjutan. Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan insentif makroprudensial tersebut merupakan kebijakan untuk mendorong pembiayaan hijau, selain upaya-upaya lainnya untuk mengimbangi emisi yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi. “Seluruh kebijakan dan inisiatif ini kami susun […]

  • Rupiah Tak Berdaya! Dolar AS Dekati Rp18.000

    Rupiah Tak Berdaya! Dolar AS Dekati Rp18.000

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan Senin (5/10/2026). Mengutip Antara, rupiah melemah 21 poin atau 0,12 persen menjadi Rp17.903 per dolar AS. Posisi tersebut merosot dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.882 per dolar […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Tajam

    Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Tajam

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok tajam hari ini. Dipantau dari laman Logam Mulia, Senin (9/3/2026), harga emas Antam ambrol Rp55.000 ke level Rp3.004.000 per gram. Sebelumnya, harga emas Antam pada hari Jumat (6/3/2026) sempat melejit Rp35.000 ke level Rp3.059.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam kini turun menjadi Rp2.757.000 […]

  • Perak Antam Melejit! Harga Tembus Rp50 Ribu per Gram Hari Ini

    Perak Antam Melejit! Harga Tembus Rp50 Ribu per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilau logam mulia tak hanya datang dari emas. Harga perak murni produksi Antam kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Berdasarkan data yang diperoleh jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini melonjak Rp900 dan kini bertengger di level Rp50.050 per gram. Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa minat pasar […]

  • Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerbitan surat utang masih jadi alternatif jitu bagi perbankan dalam mencari sumber likuiditas. Ini tercermin dari ramainya bank yang telah memberikan mandat pada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk menerbitkan surat utang. Berdasarkan data Pefindo per 30 September, setidaknya ada lima bank yang berencana menerbitkan surat utang. Di mana, nilainya mencapai Rp 11,7 […]

  • Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

    Terkendala Free Float, SUPR Siap Go Private dan Delisting dari BEI

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten menara telekomunikasi, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), mengumumkan rencana untuk mengubah status perusahaan dari terbuka menjadi tertutup (go private) sekaligus melakukan penghapusan pencatatan saham (delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas kendala pemenuhan ketentuan minimum free float yang dipersyaratkan oleh BEI. Sejak April 2025, saham […]

expand_less