Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Musim Mudik 2026, Jalur Pantura di Indramayu Dipenuhi Penyapu Uang

Musim Mudik 2026, Jalur Pantura di Indramayu Dipenuhi Penyapu Uang

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Fenomena warga yang menjadi penyapu uang kembali muncul saat musim mudik Lebaran 2026 di Jalur Pantura, tepatnya di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Indramayu dan Subang, Jawa Barat.

Seiring meningkatnya volume kendaraan pemudik yang melintas, ratusan warga terlihat memadati pinggir hingga badan jalan sambil membawa sapu lidi untuk mengais uang dari para pengendara.

Para penyapu uang tersebut berdiri berjajar menunggu pemudik yang melempar koin atau uang kertas dari dalam kendaraan. Ketika uang dilempar, mereka langsung berebut hingga ke tengah jalan untuk menyapunya menggunakan sapu lidi.

Fenomena ini tak hanya menjadi pemandangan rutin saat arus mudik, tetapi juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Salah seorang pemudik bernama Adi mengaku kondisi tersebut cukup mengganggu perjalanan, meskipun ia menilai praktik itu sudah seperti tradisi yang terjadi setiap tahun.

“Memang agak mengganggu. Tapi mungkin sudah jadi kebiasaan mereka,” kata Adi saat melintas di jalur tersebut.

Selain mengganggu arus lalu lintas, kebiasaan melempar uang dari kendaraan juga dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan.

Ketika uang dilempar ke jalan, para penyapu uang sering kali berlari hingga ke tengah jalur kendaraan untuk mengambilnya. Situasi ini dapat memicu kecelakaan karena kendaraan yang melaju tidak selalu bisa berhenti mendadak.

Adi pun mengaku memilih untuk tidak melempar uang karena khawatir membahayakan pengguna jalan lain.

“Kalau melempar uang juga bisa membahayakan pengendara lain yang ada di belakang,” ujarnya.

Di sepanjang jalur tersebut sebenarnya telah dipasang rambu larangan melempar koin demi menjaga keselamatan. Aparat juga beberapa kali melakukan imbauan dan penertiban.

Namun fenomena penyapu uang di Jalur Pantura tetap muncul hampir setiap musim mudik.

Bagi sebagian warga setempat, aktivitas ini menjadi cara untuk mendapatkan uang dari para pemudik yang melintas.

Salah seorang penyapu uang bernama Samsiah mengaku sadar akan risiko yang dihadapi, namun kondisi ekonomi membuatnya tetap nekat turun ke jalan.

“Takut sih takut, tapi bagaimana lagi. Namanya juga orang tidak punya,” ujarnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    Ekspor Mobil Toyota ke Timur Tengah Tertunda Akibat Konflik Iran dan AS

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran berdampak pada aktivitas ekspor mobil dari Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Salah satu yang terdampak adalah pengiriman kendaraan produksi Toyota dari pabrik di Indonesia. Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan proses produksi kendaraan untuk pasar ekspor masih berjalan normal sesuai pesanan […]

  • Minyak Murni dari Laut Jabar, Produksi Migas Nasional Kembali Menguat

    Minyak Murni dari Laut Jabar, Produksi Migas Nasional Kembali Menguat

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja produksi migas lepas pantai di utara Jawa Barat kembali menunjukkan peningkatan. PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mencatat awal produksi tinggi dari sumur pengembangan LLA-6 di Platform LLA dengan capaian 1.321 barel minyak per hari (BOPD) dan gas sebesar 2 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Menariknya, […]

  • Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

    Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gejolak politik yang terjadi di Jepang, Prancis, dan Amerika Serikat mengguncang ekonomi global pada awal pekan ini. Melansir Reuters, Selasa (6/10/2025), bursa saham Jepang menguat setelah Sanae Takaichi terpilih sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP), yang berpeluang besar menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang. Indeks Nikkei 225 naik 0,62% ke level 48.250 pada […]

  • Bounou Ukir Rekor Abadi: Raja Penyelamat Penalti Piala Dunia

    Bounou Ukir Rekor Abadi: Raja Penyelamat Penalti Piala Dunia

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Yassine Bounou kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah tampil di Piala Dunia. Penjaga gawang Timnas Maroko itu kembali menorehkan sejarah dengan mencatatkan rekor yang belum pernah dicapai kiper mana pun di panggung Piala Dunia. Rekor bersejarah tersebut tercipta saat Maroko menghadapi Prancis pada laga perempat final Piala Dunia 2026, […]

  • Temui Investor, Airlangga Tegaskan Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia

    Temui Investor, Airlangga Tegaskan Arah Kebijakan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas kebijakan ekonomi nasional di hadapan para investor institusional. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menekankan bahwa pemerintah terus mengambil langkah-langkah terukur guna menjaga stabilitas pasar di tengah dinamika global dan perkembangan sektor […]

  • Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    Melemah 1 Poin, Kini Rupiah Rp16.695 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.695 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu sentimen negatif dari data ekonomi Amerika Serikat serta meningkatnya ketidakpastian global. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik […]

expand_less