Jumat, 7 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Musim Mudik 2026, Jalur Pantura di Indramayu Dipenuhi Penyapu Uang

Musim Mudik 2026, Jalur Pantura di Indramayu Dipenuhi Penyapu Uang

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Fenomena warga yang menjadi penyapu uang kembali muncul saat musim mudik Lebaran 2026 di Jalur Pantura, tepatnya di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Indramayu dan Subang, Jawa Barat.

Seiring meningkatnya volume kendaraan pemudik yang melintas, ratusan warga terlihat memadati pinggir hingga badan jalan sambil membawa sapu lidi untuk mengais uang dari para pengendara.

Para penyapu uang tersebut berdiri berjajar menunggu pemudik yang melempar koin atau uang kertas dari dalam kendaraan. Ketika uang dilempar, mereka langsung berebut hingga ke tengah jalan untuk menyapunya menggunakan sapu lidi.

Fenomena ini tak hanya menjadi pemandangan rutin saat arus mudik, tetapi juga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Salah seorang pemudik bernama Adi mengaku kondisi tersebut cukup mengganggu perjalanan, meskipun ia menilai praktik itu sudah seperti tradisi yang terjadi setiap tahun.

“Memang agak mengganggu. Tapi mungkin sudah jadi kebiasaan mereka,” kata Adi saat melintas di jalur tersebut.

Selain mengganggu arus lalu lintas, kebiasaan melempar uang dari kendaraan juga dinilai berisiko tinggi bagi keselamatan.

Ketika uang dilempar ke jalan, para penyapu uang sering kali berlari hingga ke tengah jalur kendaraan untuk mengambilnya. Situasi ini dapat memicu kecelakaan karena kendaraan yang melaju tidak selalu bisa berhenti mendadak.

Adi pun mengaku memilih untuk tidak melempar uang karena khawatir membahayakan pengguna jalan lain.

“Kalau melempar uang juga bisa membahayakan pengendara lain yang ada di belakang,” ujarnya.

Di sepanjang jalur tersebut sebenarnya telah dipasang rambu larangan melempar koin demi menjaga keselamatan. Aparat juga beberapa kali melakukan imbauan dan penertiban.

Namun fenomena penyapu uang di Jalur Pantura tetap muncul hampir setiap musim mudik.

Bagi sebagian warga setempat, aktivitas ini menjadi cara untuk mendapatkan uang dari para pemudik yang melintas.

Salah seorang penyapu uang bernama Samsiah mengaku sadar akan risiko yang dihadapi, namun kondisi ekonomi membuatnya tetap nekat turun ke jalan.

“Takut sih takut, tapi bagaimana lagi. Namanya juga orang tidak punya,” ujarnya.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan

    Seskab: Prabowo Minta Harga Pangan di Daerah Bencana Tetap Terjangkau Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta agar harga kebutuhan pokok, khususnya di daerah terdampak bencana, tetap terjangkau menjelang Ramadan 2026. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden ingin memastikan ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan penting lainnya aman serta tidak memberatkan masyarakat. “Saat ini kita sudah berada satu minggu menjelang bulan Ramadan. Bapak Presiden ingin memastikan […]

  • BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Cenderung Berawan

    BMKG: Cuaca Jambi Hari Ini Cenderung Berawan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi pada hari ini, Kamis (6/11/2025), akan didominasi oleh cuaca berawan dan hujan ringan. Suhu udara di berbagai wilayah berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembapan tinggi mencapai 99 persen, menandakan potensi hujan lokal dan udara […]

  • Dua Pendiri DCI Indonesia Masuk 10 Orang Terkaya RI 2025, Kekayaan Melonjak Berkat Saham DCII

    Dua Pendiri DCI Indonesia Masuk 10 Orang Terkaya RI 2025, Kekayaan Melonjak Berkat Saham DCII

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forbes kembali merilis daftar 50 orang terkaya di Indonesia tahun 2025. Dalam daftar tersebut, dua pendiri PT DCI Indonesia Tbk (DCII), yakni Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman, untuk pertama kalinya berhasil menembus 10 besar orang terkaya Indonesia. Lonjakan kekayaan keduanya dipicu oleh meningkatnya permintaan layanan pusat data (data center) dan kenaikan signifikan […]

  • Zona Hijau, IHSG Dibuka Pagi Ini Menguat ke Level 8.392

    Zona Hijau, IHSG Dibuka Pagi Ini Menguat ke Level 8.392

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (12/11/2025). IHSG dibuka menguat pada posisi 8.392,28 atau naik 0,25%. Berdasarkan data RTI, IHSG sempat bergerak pada rentang 8.379-8.397 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 274 saham menguat, 151 saham melemah, dan 202 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar IHSG […]

  • Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau ngomongin kuliner khas Palembang, kebanyakan orang langsung ingat pempek. Padahal, ada satu hidangan tradisional yang nggak kalah lezat dan sarat makna, yaitu burgo. Makanan khas Palembang ini punya cita rasa gurih dengan kuah santan putih yang lembut dan bikin nagih, apalagi disantap saat sarapan atau berbuka puasa. Sejarah Burgo, Warisan Kuliner Palembang […]

  • BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

    BI Diprediksi Pangkas Suku Bunga Jadi 4,5 Persen, Ekonom Optimistis Dorong Pertumbuhan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 4,5 persen dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini. Pemangkasan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang mulai mereda. Berdasarkan konsensus ekonom yang dihimpun Bloomberg, 29 dari 37 ekonom […]

expand_less