Selasa, 22 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Wamenaker: Industri Harus Jadi “Laboratorium Pencetak Ahli”

Wamenaker: Industri Harus Jadi “Laboratorium Pencetak Ahli”

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya peran industri sebagai “laboratorium pencetak ahli” guna menjembatani kesenjangan antara teori pendidikan dan kebutuhan riil dunia kerja. Menurut dia, industri tidak lagi cukup hanya menjadi pengguna tenaga kerja, tetapi harus mengambil peran aktif dalam membentuk kompetensi sumber daya manusia (SDM) sejak masa pelatihan.

“Industri bukan lagi sekadar pemakai tenaga kerja, tetapi harus menjadi laboratorium pencetak ahli,” ujar Afriansyah dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai peninjauan Program Magang Nasional atau MagangHub di Plant 1 PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang, Jawa Barat.

Afriansyah menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menekan kesenjangan kompetensi lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri manufaktur.

Ia mencontohkan ekosistem pengembangan SDM di TMMIN yang dinilai telah berjalan sistematis, mulai dari program vokasi, internship, hingga praktik kerja lapangan (PKL). Secara keseluruhan, perusahaan tersebut mampu menjangkau sekitar 250 peserta pelatihan setiap tahun.

Pada Program Magang Nasional 2026, sebanyak 21 peserta mengikuti pelatihan intensif di fasilitas produksi perusahaan tersebut.

“Kami ingin standar pelatihan seperti ini dapat direplikasi oleh perusahaan manufaktur lain agar kualitas tenaga kerja Indonesia merata secara nasional,” kata dia.

Selain mendorong peran aktif industri, Kementerian Ketenagakerjaan juga melakukan penyesuaian uang saku peserta Magang Nasional 2026 seiring dengan kenaikan Upah Minimum (UM) di masing-masing daerah.

Penyesuaian tersebut, kata Afriansyah, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus meningkatkan kesejahteraan peserta magang. Uang saku dalam program ini berfungsi sebagai dukungan biaya hidup selama peserta mengikuti pelatihan dan praktik kerja di perusahaan atau institusi mitra.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bulan pertamanya menjabat sebagai bendahara negara penuh dengan tantangan besar, namun ia memastikan situasi keuangan Indonesia masih dalam kondisi terkendali. Langkah-langkah awal yang ia ambil bahkan mulai menunjukkan arah baru dalam kebijakan fiskal nasional. “Kesannya (jadi Menkeu) menarik. Penuh tantangan, tapi pasti bisa kami kendalikan,” ujar […]

  • Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

    Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat dengan laba bersih yang tumbuh sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026. Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, mengatakan pertumbuhan laba ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by […]

  • BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen! Jaga Rupiah dan Tekan Inflasi

    BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen! Jaga Rupiah dan Tekan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21–22 Juli 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global yang masih membayangi. Selain menahan BI-Rate, bank sentral juga mempertahankan struktur suku bunga operasionalnya. Suku bunga […]

  • Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

    Perkuat Aviasi dan Pariwisata Berkelanjutan, InJourney Targetkan Tekan Emisi 4.000 Ton CO₂e

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, menegaskan komitmennya terhadap transformasi hijau dengan menargetkan penurunan emisi karbon hingga 4.000 ton CO₂e. Target tersebut sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta dukungan terhadap agenda Net Zero Emission Pemerintah Indonesia. Memasuki tahun keempat perjalanan bisnisnya, InJourney […]

  • Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 milik jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah (Bank) Jambi. Seluruh laporan yang disampaikan pada 26–29 Januari 2026 tersebut telah berstatus verifikasi administratif lengkap. Dari lima direksi yang melaporkan harta kekayaannya, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjadi […]

  • Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

    Harga Emas Antam Anjlok Rp50.000 Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali anjlok. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia pada Rabu (22/4/2026), harga emas hari ini anjlok sebesar Rp50.000 per gram. Penurunan signifikan ini membawa harga emas Antam dari posisi sebelumnya Rp2.880.000 menjadi Rp2.830.000 per gram. Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali (buyback) juga mengalami koreksi sebesar […]

expand_less